Prabowo Perintahkan Bandara Husein Aktif Lagi, Bandung Bersiap Sambut Kembalinya 3,8 Juta Penumpang
Sabtu, 30 Mei 2026 10:35
Reporter : Tim Digo.id
DigoID – Kabar yang ditunggu-tunggu warga Bandung akhirnya datang. Setelah sempat kehilangan denyut penerbangan komersial skala besar, Bandara Husein Sastranegara kini berada di ambang kebangkitan.
Instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto untuk mengaktifkan kembali Bandara Husein menjadi sinyal kuat bahwa gerbang udara Kota Bandung akan kembali ramai oleh pesawat berbadan besar dan jutaan penumpang.
Jika terealisasi, langkah ini berpotensi mengubah peta transportasi sekaligus menggerakkan roda ekonomi Kota Kembang yang sempat kehilangan salah satu urat nadinya.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengaku bersyukur setelah mendapat kabar bahwa Presiden memberikan instruksi reaktivasi Bandara Husein Sastranegara bersamaan dengan Bandara Adi Sucipto di Yogyakarta.
"Saya bersyukur sekali. Setelah Presiden berkunjung ke Kota Bandung pada 25 Mei lalu, sorenya saya mendapatkan kabar Presiden memberikan instruksi agar reaktivasi Bandara Husein bersama-sama dengan Bandara Adi Sucipto," kata Farhan.
Menurut Farhan, Presiden telah memerintahkan Bappenas dan Kementerian Pertahanan untuk melakukan kajian menyeluruh. Hasil kajian tersebut menunjukkan potensi besar sektor penerbangan di Bandung untuk kembali tumbuh dan menjadi salah satu motor penggerak ekonomi daerah.
Sebelum aktivitas penerbangan komersial besar dipindahkan, Bandara Husein pernah mencatat lalu lintas penumpang hingga 3,8 juta orang dalam setahun. Angka itu terdiri dari sekitar 3 juta penumpang domestik dan 800 ribu penumpang internasional.
"Kita ingin mengembalikan kejayaan Bandara Husein yang di tahun 2019 traffic-nya sekitar 3,8 juta orang, 3 juta penerbangan domestik dan 800 ribu penerbangan internasional," ujar Farhan.
Menyambut rencana tersebut, Pemkot Bandung mulai bersiap. Sejumlah proyek infrastruktur pendukung disiapkan agar bandara tidak kembali terjebak persoalan klasik berupa kemacetan dan akses yang terbatas.
Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah memperbaiki akses masuk dan keluar bandara, termasuk membuka jalur baru dari arah Tol Pasteur melalui kawasan PT Dirgantara Indonesia dan kompleks TNI AU. Tujuannya agar mobilitas penumpang menuju bandara menjadi lebih cepat dan lancar.
Tak hanya itu, penyelesaian Jalan Layang Nurtanio juga dianggap menjadi kunci penting untuk memperkuat konektivitas menuju Bandara Husein dari berbagai penjuru Kota Bandung.
Meski demikian, Farhan mengaku belum menerima informasi pasti mengenai kapan reaktivasi penerbangan komersial tersebut akan dimulai. Namun satu hal yang jelas, Pemkot Bandung tidak ingin terlambat bersiap.
Pembenahan sarana, prasarana, hingga akses pendukung mulai dipetakan dari sekarang, bahkan pemerintah kota berharap kebutuhan anggarannya bisa masuk dalam APBD 2027.
Jika seluruh rencana berjalan mulus, Bandung bukan hanya mendapatkan kembali bandara komersialnya. Kota ini juga berpeluang merebut kembali status sebagai salah satu simpul transportasi udara tersibuk di Indonesia yang sempat meredup dalam beberapa tahun terakhir.
