Thoudy Badai Akhirnya Muncul di Istanbul Usai Ditahan Israel, Kesaksian Jurnalis Republika Ini Bikin Publik Merinding
Jumat, 22 Mei 2026 08:15
Reporter : Tim Digo.id
DigoID, — Wajah lelah namun tetap tegar terlihat dari jurnalis Republika, Thoudy Badai, saat tiba di Istanbul, Turki, Kamis (21/5/2026). Kemunculannya setelah beberapa hari ditahan pasukan Israel langsung menyita perhatian publik. Bukan hanya karena ia berhasil selamat, tetapi juga karena kisah mencekam di balik operasi penahanan terhadap rombongan misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla.
Thoudy terlihat turun dari pesawat Turkish Airlines dalam siaran langsung yang beredar luas di media sosial. Momen itu menjadi titik emosional bagi keluarga dan rekan-rekannya yang selama beberapa hari dihantui ketidakpastian nasib para peserta flotilla yang dicegat aparat Israel.
Jurnalis Republika tersebut sebelumnya ikut dalam misi kemanusiaan internasional menuju Palestina sebelum akhirnya ditahan bersama ratusan aktivis dan relawan lain. Pemerintah Turki bersama panitia Global Sumud Flotilla kemudian bergerak cepat mengevakuasi para peserta melalui proses deportasi dari Israel menuju Istanbul.
Di balik kepulangannya, tersimpan cerita yang membuat publik geram. Konsul Jenderal RI di Istanbul, Darianto Harsono, mengungkapkan sembilan WNI yang ditahan, termasuk peserta misi asal Indonesia, mengalami tekanan hingga penyiksaan fisik selama empat hingga lima hari penahanan.
Meski belum banyak bicara ke publik, kemunculan Thoudy di Istanbul menjadi simbol bahwa ancaman nyata terhadap jurnalis di wilayah konflik masih terjadi. Ia bukan sekadar saksi, tetapi juga korban dari panasnya konflik kemanusiaan yang kini menjadi sorotan dunia.
Pihak Konsulat RI memastikan seluruh WNI dalam kondisi selamat dan tengah dipersiapkan untuk segera dipulangkan ke Indonesia. Namun pengalaman yang dialami Thoudy Badai dan rombongan flotilla dipastikan meninggalkan trauma mendalam sekaligus membuka mata dunia tentang risiko besar di balik misi kemanusiaan ke Palestina.
