Duel Maut di Tempat Hiburan Malam Palembang! Pratu Tewas Ditembak, Oknum TNI Jadi Tersangka
Selasa, 19 Mei 2026 11:33
Reporter : Tim Digo.id
Duel Maut di Tempat Hiburan Malam Palembang! Pratu Tewas Ditembak, Oknum TNI Jadi Tersangka
DigoID - Tragedi berdarah pecah di sebuah lokasi hiburan malam di Palembang. Seorang prajurit muda, Pratu F (23), tewas setelah peluru menembus perutnya usai terlibat cekcok dengan sesama anggota TNI. Kini, kasus yang sempat penuh misteri itu mulai menemukan titik terang.
Denpom II Sriwijaya resmi menetapkan Sertu MRR sebagai tersangka dalam kasus penembakan yang terjadi pada Sabtu (16/5/2026) dini hari tersebut.
Korban sempat mengalami pendarahan hebat akibat luka tembak di bagian perut sebelum akhirnya meninggal dunia.
Kapendam II Sriwijaya Letkol Inf Yordania mengungkapkan, insiden maut itu bermula dari adu mulut yang dipicu persoalan pribadi. Ketegangan di antara keduanya memanas hingga berubah menjadi perkelahian brutal di lokasi hiburan malam.
Dalam situasi ricuh itulah, Sertu MRR diduga mengeluarkan senjata api rakitan lalu melepaskan tembakan ke arah korban.
“Dalam kondisi terpojok, Sertu MRR mengeluarkan senjata api rakitan dan melepaskan tembakan yang mengenai Pratu F,” ujar Yordania, Minggu (17/5/2026).
Fakta mengejutkan lainnya terungkap dari hasil pemeriksaan sementara. Korban dan tersangka ternyata tidak saling mengenal sebelumnya.
Mereka baru pertama kali bertemu di lokasi kejadian sebelum kesalahpahaman berubah menjadi tragedi mematikan.
“Kalau saling kenal mungkin tidak terjadi kejadian ini,” kata Yordania.
Penyidik juga memastikan hanya ada satu kali tembakan yang dilepaskan pelaku. Peluru tersebut menghantam bagian kanan bawah perut korban dan menyebabkan luka fatal.
Hasil autopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang memperkuat temuan tersebut.
Dari pemeriksaan medis, luka tembak menjadi penyebab utama kematian Pratu F akibat pendarahan serius.
Kasus ini kini masih terus didalami Denpom II Sriwijaya, termasuk terkait asal-usul senjata api rakitan yang digunakan tersangka dalam insiden berdarah tersebut.
Sumber : merdeka.com
