Polemik Berakhir, Farhan Minta Bandung Menatap ke Depan dan Tinggalkan Kegaduhan

Rabu, 03 Juni 2026 10:30

Reporter : Tim Digo.id

top-news

DigoID - Polemik hukum yang sempat menyeret nama Wakil Wali Kota Bandung akhirnya memasuki babak baru. Setelah Kejaksaan Negeri Kota Bandung memutuskan menghentikan proses hukum, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan langsung menegaskan satu hal penting: pemerintahan tidak boleh tersandera oleh kegaduhan politik maupun hukum.

Di tengah sorotan publik yang masih menghangat, Farhan menekankan bahwa fokus utama Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung saat ini bukan lagi pada polemik, melainkan memastikan pelayanan publik, pembangunan kota, dan penyelesaian berbagai persoalan warga tetap berjalan tanpa hambatan.

“Yang terpenting adalah adanya kepastian hukum. Dengan adanya keputusan ini, saya berharap seluruh pihak dapat menghormati proses yang telah berjalan dan bersama-sama menatap ke depan,” tegas Farhan.

Pernyataan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa Pemkot Bandung ingin segera menutup lembaran kontroversi dan mengalihkan perhatian pada tantangan nyata yang sedang dihadapi Kota Kembang.

Farhan menegaskan, sejak awal Pemkot Bandung berkomitmen menghormati seluruh proses hukum yang berlangsung. Namun di saat yang sama, roda pemerintahan tidak boleh berhenti hanya karena adanya dinamika hukum yang berkembang.

Menurutnya, Kota Bandung saat ini menghadapi berbagai persoalan krusial yang membutuhkan perhatian serius, mulai dari pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, penanganan lingkungan, hingga berbagai kebutuhan masyarakat yang harus segera ditangani.

“Yang paling penting bagi kami adalah memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan yang baik, pembangunan terus berjalan dan berbagai persoalan kota dapat ditangani secara optimal. Kepentingan warga harus selalu menjadi prioritas utama,” ujarnya.

Pernyataan Farhan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa kepentingan masyarakat berada di atas segala dinamika politik maupun persoalan yang sempat menjadi perhatian publik.

Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi Kota Bandung, Farhan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meninggalkan perdebatan yang tidak produktif dan fokus pada upaya membangun kota secara bersama-sama.

Ia memastikan Pemkot Bandung akan tetap bekerja secara profesional, menjaga stabilitas pemerintahan, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta mengawal seluruh program prioritas agar berjalan efektif.

Dengan adanya kepastian hukum atas perkara yang sempat menjadi sorotan tersebut, Farhan berharap energi pemerintah dan masyarakat kini dapat diarahkan sepenuhnya untuk menjawab berbagai persoalan kota yang lebih mendesak.

“Bandung membutuhkan kerja sama semua pihak. Fokus kami tetap sama, yaitu menghadirkan pelayanan terbaik dan memastikan pembangunan kota terus bergerak demi kesejahteraan warga,” pungkasnya.

Redaktur : Admin

Berita Terkait


gaji-ke-13-pppk-paruh-waktu-kota-bandung-cair-8-juni-masa-kerja-belum-setahun-tetap-dapat

Gaji ke-13 PPPK Paruh Waktu Kota Bandung Cair 8 Juni, Masa Kerja Belum Setahun Tetap Dapat

Pemberian gaji ke-13 bagi PPPK Paruh Waktu mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2026 tent...

usai-kasus-erwin-dihentikan-farhan-pilih-fokus-urus-bandung-yang-utama-kepentingan-warga

Usai Kasus Erwin Dihentikan, Farhan Pilih Fokus Urus Bandung: “Yang Utama Kepentingan Warga”

Bandung masih dihadapkan pada berbagai persoalan mulai dari pelayanan publik, pembangunan infrastruk...

jepang-buka-pintu-lebar-lebar-warga-kabupaten-bandung-kini-bisa-kerja-di-negeri-sakura-tanpa-keluar-biaya

Jepang Buka Pintu Lebar-Lebar! Warga Kabupaten Bandung Kini Bisa Kerja di Negeri Sakura Tanpa Keluar Biaya

KDS bahkan membuka peluang kerja sama yang lebih luas jika kebutuhan tenaga kerja dari Jepang terus...

wamen-imipas-silmy-karim-serahkan-diri-ke-kpk-skandal-izin-tinggal-wna-mencuat-mobil-emas-hingga-valas-disita

Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Skandal Izin Tinggal WNA Mencuat! Mobil, Emas hingga Valas Disita

Kasus ini tidak hanya menyeret nama pejabat tinggi negara, tetapi juga membuka dugaan praktik jual b...

445-jemaah-haji-kloter-1-kota-bandung-tiba-di-kertajati-kondisi-sehat-dan-utuh

445 Jemaah Haji Kloter 1 Kota Bandung Tiba di Kertajati, Kondisi Sehat dan Utuh

Jemaah haji Kloter 1 Kota Bandung atau Kloter 2 Embarkasi Kertajati atau KJT tiba di Tanah Air melal...

apa-saja-yang-diduga-dikorupsi-eks-pimpinan-bgn-dari-dapur-mbg-hingga-tv-jumbo-jaksa-bongkar-dugaan-skandal-triliunan-rupiah

Apa Saja yang Diduga Dikorupsi Eks Pimpinan BGN? Dari Dapur MBG hingga TV Jumbo, Jaksa Bongkar Dugaan Skandal Triliunan Rupiah

Dugaan penyimpangan tidak hanya terjadi pada pengelolaan dapur penyedia makanan bergizi. Penyidik me...

setelah-kembali-menggunung-sampah-tps-pasar-baleendah-akhirnya-diangkut-lagi

Setelah Kembali Menggunung, Sampah TPS Pasar Baleendah Akhirnya Diangkut Lagi

aru sebulan sejak dibersihkan besar-besaran, TPS Pasar Baleendah kembali dipenuhi tumpukan sampah. B...

dana-umrah-diduga-dipakai-bayar-influencer-bos-hanania-travel-jadi-tersangka-kerugian-tembus-rp12-miliar

Dana Umrah Diduga Dipakai Bayar Influencer, Bos Hanania Travel Jadi Tersangka, Kerugian Tembus Rp12 Miliar

Penyidik menduga persoalan yang terjadi bukan sekadar keterlambatan keberangkatan, melainkan berkait...

sp3-terbit-status-tersangka-wakil-wali-kota-bandung-dan-anggota-dprd-gugur-kejari-tak-ditemukan-aliran-dana

SP3 Terbit! Status Tersangka Wakil Wali Kota Bandung dan Anggota DPRD Gugur, Kejari: Tak Ditemukan Aliran Dana

Dengan keluarnya SP3, status tersangka yang sebelumnya melekat pada Erwin dan Rendiana otomatis gugu...