Jepang Buka Pintu Lebar-Lebar! Warga Kabupaten Bandung Kini Bisa Kerja di Negeri Sakura Tanpa Keluar Biaya

Kamis, 04 Juni 2026 06:06

Reporter : Tim Digo.id

top-news

DigoID - Kabar besar bagi pencari kerja di Kabupaten Bandung. Di tengah ketatnya persaingan lapangan pekerjaan, peluang emas justru datang dari Jepang. Yang mengejutkan, calon pekerja migran kini berkesempatan berangkat secara legal, aman, dan tanpa dibebani biaya rekrutmen.

Langkah strategis ini ditandai dengan penandatanganan Letter of Intent (LoI) antara Pemerintah Kabupaten Bandung dan Japan Platform for Migrant Workers toward Responsible and Inclusive Society (JP-MIRAI) di Rumah Dinas Bupati Bandung, Soreang, Rabu (3/6/2026). Kerja sama tersebut diyakini menjadi jalan baru bagi ribuan warga Kabupaten Bandung untuk menggapai pekerjaan berpenghasilan tinggi di Negeri Sakura.

Bupati Bandung Dadang Supriatna atau yang akrab disapa Kang DS (KDS) menyebut kerja sama ini sebagai peluang besar yang tidak boleh disia-siakan. Apalagi Jepang saat ini masih membutuhkan banyak tenaga kerja dari luar negeri untuk mengisi berbagai sektor industri.

“JP-MIRAI sudah cukup lama bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bandung. Tahun lalu kami juga melakukan kunjungan kerja ke Jepang dan melihat langsung pekerja asal Kabupaten Bandung. Alhamdulillah mereka bekerja dengan baik dan mendapat kepercayaan dari perusahaan di sana,” ujar KDS.

Yang membuat program ini semakin menarik adalah skema rekrutmen yang tidak membebani calon pekerja. Seluruh biaya perekrutan ditanggung oleh pihak pengguna atau pemberi kerja melalui prinsip Fair and Ethical Recruitment Initiative (FERI).

“Ini peluang luar biasa. Kami sangat berterima kasih karena masyarakat bisa mendapatkan kesempatan kerja tanpa terbebani biaya yang selama ini sering menjadi kendala,” tegas KDS.

Tak hanya itu, KDS bahkan membuka peluang kerja sama yang lebih luas jika kebutuhan tenaga kerja dari Jepang terus meningkat. Sebagai Ketua Harian Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), ia siap menjembatani kebutuhan tenaga kerja hingga ke berbagai daerah lain di Indonesia.

“Kalau kebutuhan SDM semakin besar, bisa kita komunikasikan bersama melalui APKASI. Ini bisa menjadi ruang kolaborasi yang lebih luas,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bandung, Dadang Komara atau Dakom, mengatakan kerja sama dengan JP-MIRAI merupakan bagian dari strategi Pemkab Bandung untuk mencapai target penciptaan 10.000 lapangan kerja baru setiap tahun.

Menurutnya, Jepang menjadi salah satu negara tujuan paling potensial karena selain membutuhkan tenaga kerja dalam jumlah besar, negara tersebut juga memberikan kesempatan peningkatan keterampilan, pengalaman kerja, hingga penghasilan yang kompetitif bagi para pekerja muda.

“Jepang adalah negara tujuan strategis. Mereka membutuhkan tenaga kerja, sementara masyarakat Kabupaten Bandung membutuhkan akses pekerjaan yang legal, aman, dan mampu meningkatkan kompetensi,” ujar Dakom.

Data Disnaker menunjukkan potensi tersebut bukan sekadar wacana. Pada 2025, sebanyak 161 warga Kabupaten Bandung berhasil bekerja di Jepang dari total 530 peserta pelatihan bahasa Jepang. Sementara sepanjang 2021 hingga 2025, tercatat 418 warga telah diberangkatkan ke Jepang dari total 840 peserta pelatihan yang disiapkan pemerintah daerah.

Dengan jumlah penduduk mencapai sekitar 3,8 juta jiwa, mayoritas berada pada usia produktif, perluasan akses kerja ke luar negeri menjadi salah satu solusi penting untuk menekan pengangguran sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Dakom menegaskan, Pemkab Bandung ingin memastikan setiap warga yang berangkat bekerja ke luar negeri mendapatkan pelatihan memadai, perlindungan hukum, serta hak-hak ketenagakerjaan yang terjamin.

“Kami ingin masyarakat berangkat melalui jalur yang benar, memiliki kompetensi yang cukup, dan memperoleh perlindungan selama bekerja di luar negeri,” katanya.

Kerja sama dengan JP-MIRAI diharapkan tidak hanya membuka ribuan peluang kerja baru, tetapi juga memperkuat kepercayaan perusahaan-perusahaan Jepang terhadap kualitas tenaga kerja asal Kabupaten Bandung.

Jika berjalan sesuai rencana, program ini bisa menjadi model nasional penempatan pekerja migran yang profesional, bebas pungutan rekrutmen, dan berdaya saing global sekaligus membawa semakin banyak warga Kabupaten Bandung mengubah nasib lewat peluang kerja di Negeri Sakura.

Redaktur : Admin

Berita Terkait


gaji-ke-13-pppk-paruh-waktu-kota-bandung-cair-8-juni-masa-kerja-belum-setahun-tetap-dapat

Gaji ke-13 PPPK Paruh Waktu Kota Bandung Cair 8 Juni, Masa Kerja Belum Setahun Tetap Dapat

Pemberian gaji ke-13 bagi PPPK Paruh Waktu mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2026 tent...

usai-kasus-erwin-dihentikan-farhan-pilih-fokus-urus-bandung-yang-utama-kepentingan-warga

Usai Kasus Erwin Dihentikan, Farhan Pilih Fokus Urus Bandung: “Yang Utama Kepentingan Warga”

Bandung masih dihadapkan pada berbagai persoalan mulai dari pelayanan publik, pembangunan infrastruk...

jepang-buka-pintu-lebar-lebar-warga-kabupaten-bandung-kini-bisa-kerja-di-negeri-sakura-tanpa-keluar-biaya

Jepang Buka Pintu Lebar-Lebar! Warga Kabupaten Bandung Kini Bisa Kerja di Negeri Sakura Tanpa Keluar Biaya

KDS bahkan membuka peluang kerja sama yang lebih luas jika kebutuhan tenaga kerja dari Jepang terus...

wamen-imipas-silmy-karim-serahkan-diri-ke-kpk-skandal-izin-tinggal-wna-mencuat-mobil-emas-hingga-valas-disita

Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Skandal Izin Tinggal WNA Mencuat! Mobil, Emas hingga Valas Disita

Kasus ini tidak hanya menyeret nama pejabat tinggi negara, tetapi juga membuka dugaan praktik jual b...

445-jemaah-haji-kloter-1-kota-bandung-tiba-di-kertajati-kondisi-sehat-dan-utuh

445 Jemaah Haji Kloter 1 Kota Bandung Tiba di Kertajati, Kondisi Sehat dan Utuh

Jemaah haji Kloter 1 Kota Bandung atau Kloter 2 Embarkasi Kertajati atau KJT tiba di Tanah Air melal...

apa-saja-yang-diduga-dikorupsi-eks-pimpinan-bgn-dari-dapur-mbg-hingga-tv-jumbo-jaksa-bongkar-dugaan-skandal-triliunan-rupiah

Apa Saja yang Diduga Dikorupsi Eks Pimpinan BGN? Dari Dapur MBG hingga TV Jumbo, Jaksa Bongkar Dugaan Skandal Triliunan Rupiah

Dugaan penyimpangan tidak hanya terjadi pada pengelolaan dapur penyedia makanan bergizi. Penyidik me...

setelah-kembali-menggunung-sampah-tps-pasar-baleendah-akhirnya-diangkut-lagi

Setelah Kembali Menggunung, Sampah TPS Pasar Baleendah Akhirnya Diangkut Lagi

aru sebulan sejak dibersihkan besar-besaran, TPS Pasar Baleendah kembali dipenuhi tumpukan sampah. B...

dana-umrah-diduga-dipakai-bayar-influencer-bos-hanania-travel-jadi-tersangka-kerugian-tembus-rp12-miliar

Dana Umrah Diduga Dipakai Bayar Influencer, Bos Hanania Travel Jadi Tersangka, Kerugian Tembus Rp12 Miliar

Penyidik menduga persoalan yang terjadi bukan sekadar keterlambatan keberangkatan, melainkan berkait...

sp3-terbit-status-tersangka-wakil-wali-kota-bandung-dan-anggota-dprd-gugur-kejari-tak-ditemukan-aliran-dana

SP3 Terbit! Status Tersangka Wakil Wali Kota Bandung dan Anggota DPRD Gugur, Kejari: Tak Ditemukan Aliran Dana

Dengan keluarnya SP3, status tersangka yang sebelumnya melekat pada Erwin dan Rendiana otomatis gugu...