Pembangunan Infrastruktur IKN Diklaim Sesuai Tahapan

Jumat, 10 Februari 2023 15:00

Reporter : Fadlan Aulia

top-news

Foto: ant

JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan pembangunan infrastruktur di Ibu Kota Nusantara (IKN), di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, sudah berjalan sesuai tahapan.


"Info dari Kasatgas progres pembangunannya sudah lima belas persen," kata Moeldoko saat meninjau pembangunan infrastruktur IKN bersama dengan Deputi I KSP Febry Calvin Tetelepta dan Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Nusantara Danis Sumadilaga, di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Kamis.


Sebagaimana siaran pers yang diterima di Jakarta, dalam kunjungan lapangan itu Moeldoko melihat langsung pembangunan infrastruktur pusat pemerintahan dari Gardu Pandang Istana yang meliputi Istana Kepresidenan dan kantor kementerian.


Moeldoko menyampaikan, meski terdapat sejumlah kendala terkait faktor cuaca, namun pembangunan infrastruktur IKN berjalan dengan baik dan sesuai tahapan yang ditetapkan.

Moeldoko menegaskan, Presiden Joko Widodo memiliki semangat luar biasa dalam pembangunan ibu kota negara baru di Kalimantan Timur, sehingga semua pihak harus memberikan dukungan agar pembangunan IKN bisa cepat terwujud.


"Pembangunan IKN ini akan jadi pengungkit tumbuhnya ekonomi dan sektor lainnya. Ini yang harus dipahami semua pihak. Jadi jangan ada yang memanfaatkan momentum ini untuk mengganggu proses pembangunan," ujarnya.


Selain melihat pembangunan infrastruktur pusat pemerintahan, Moeldoko juga berkeliling meninjau rumah tinggal untuk pekerja konstruksi dan Bendungan Sepaku Semoi.


"Rumah tinggal untuk pekerja sangat layak. Ini membuat saya semakin yakin pembangunan IKN bisa cepat selesai," ujarnya.


Sebagai informasi, pemerintah telah memiliki rencana pembangunan IKN di Kalimantan Timur mulai tahun 2022 hingga 2045 dengan yang dibagi dalam lima tahap pembangunan.

Tahap pertama pada 2022-2024 pembangunan akan difokuskan pada infrastruktur dasar mulai dari penyediaan air minum, tenaga listrik hingga pengelolaan limbah.


Tahap II pada 2025-2029, fokus pembangunan akan dipusatkan pada area inti seperti fasilitas transportasi umum baik primer maupun sekunder.


Pembangunan tahap III pada 2030-2034 meliputi pengembangan kawasan-kawasan industri dan sektor lainnya. Sementara tahap IV dan V yang menjadi tahap akhir, masing-masing dilakukan pada 2035-2039 dan 2040-2045.


"Di tahap akhir IKN mencapai net zero-carbon emission dan seratus persen energi terbarukan, pengembangan industri berkelanjutan, dan menjadi kota terdepan di dunia dalam hal daya saing," jelas Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Nusantara Danis Sumadilaga. (ant)

Redaktur : Fadlan Aulia
iklan

Berita Terkait


kejagung-geledah-kantor-bgn-sehari-setelah-bos-bosnya-dicopot-prabowo-ada-apa-di-balik-badan-gizi-nasional

Kejagung Geledah Kantor BGN Sehari Setelah Bos-Bosnya Dicopot Prabowo, Ada Apa di Balik Badan Gizi Nasional?

Gelombang guncangan di tubuh Badan Gizi Nasional (BGN) belum mereda. Sehari setelah Presiden Prabowo...

tangis-haru-pecah-di-jeddah-jemaah-haji-indonesia-mulai-pulang-menteri-warning-maskapai-jangan-sampai-delay-berganti-hari

Tangis Haru Pecah di Jeddah, Jemaah Haji Indonesia Mulai Pulang: Menteri Warning Maskapai, Jangan Sampai Delay Berganti Hari!

Pelepasan kloter pertama jemaah haji Indonesia dilakukan langsung oleh Menteri Haji dan Umrah RI, Mo...

wo-marwah-catering-tumbang-pasutri-pemilik-resmi-jadi-tersangka-56-pernikahan-gagal-digelar-kerugian-tembus-miliaran-rupiah

WO Marwah Catering Tumbang! Pasutri Pemilik Resmi Jadi Tersangka, 56 Pernikahan Gagal Digelar, Kerugian Tembus Miliaran Rupiah

Polisi menjerat keduanya dengan Pasal 492 KUHP tentang perbuatan curang dan Pasal 486 KUHP tentang p...

garuda-ai-brin-picu-amarah-publik-hari-lahir-pancasila-berujung-polemik-hingga-minta-maaf

Garuda ‘AI’ BRIN Picu Amarah Publik, Hari Lahir Pancasila Berujung Polemik hingga Minta Maaf

Polemik ini menjadi perhatian karena menyangkut Garuda Pancasila, lambang resmi negara yang memiliki...

kabupaten-bandung-siapkan-gebrakan-besar-di-pkjb-2026-emma-jangan-hanya-ciwidey-dan-pangalengan-yang-terkenal

Kabupaten Bandung Siapkan Gebrakan Besar di PKJB 2026, Emma: Jangan Hanya Ciwidey dan Pangalengan yang Terkenal!

Kabupaten Bandung tak ingin sekadar menjadi peserta dalam Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB) 2026. De...

bgn-berganti-nahkoda-bagaimana-nasib-mbg-yang-sempat-dihantam-berbagai-polemik

BGN Berganti Nahkoda, Bagaimana Nasib MBG yang Sempat Dihantam Berbagai Polemik?

Sejumlah kasus yang mencuat selama kepemimpinan Dadan menjadi sorotan tajam. Mulai dari rentetan kas...

bukan-cuma-dadan-dua-wakil-kepala-bgn-ikut-tergusur-dari-jabatannya

Bukan Cuma Dadan, Dua Wakil Kepala BGN Ikut Tergusur dari Jabatannya

Pergantian tiga pucuk pimpinan sekaligus ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tengah melakukan p...

dari-wartawati-hingga-orang-kepercayaan-prabowo-nanik-deyang-kini-pegang-kendali-program-makan-bergizi-gratis

Dari Wartawati hingga Orang Kepercayaan Prabowo, Nanik Deyang Kini Pegang Kendali Program Makan Bergizi Gratis

Penunjukan Nanik bukan sekadar pergantian pejabat biasa. Ia kini memegang kendali atas salah satu pr...

dari-ilmuwan-kelas-dunia-hingga-dicopot-prabowo-ini-rekam-jejak-dadan-hindayana-yang-kini-jadi-sorotan

Dari Ilmuwan Kelas Dunia hingga Dicopot Prabowo, Ini Rekam Jejak Dadan Hindayana yang Kini Jadi Sorotan

Dadan Hindayana dikenal sebagai akademisi dengan rekam jejak pendidikan yang kuat. Ia merupakan lulu...