Garuda ‘AI’ BRIN Picu Amarah Publik, Hari Lahir Pancasila Berujung Polemik hingga Minta Maaf

Rabu, 03 Juni 2026 07:00

Reporter : Tim Digo.id

top-news

DigoID – Niat memperingati Hari Lahir Pancasila justru berubah menjadi bumerang bagi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Unggahan resmi lembaga negara itu menuai gelombang kritik setelah ilustrasi Garuda Pancasila yang ditampilkan diduga dibuat menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan dinilai tidak sesuai dengan kaidah lambang negara.

Sorotan publik meledak di media sosial. Warganet mempertanyakan bagaimana simbol negara yang sakral bisa ditampilkan dalam bentuk yang dianggap tidak akurat oleh lembaga yang menjadi garda depan riset dan inovasi nasional. Kritik pun bermunculan, mulai dari soal penggunaan AI hingga dugaan kurangnya verifikasi sebelum konten dipublikasikan.

Di tengah derasnya kecaman, BRIN akhirnya angkat bicara dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka melalui akun resmi X, @brin_indonesia.

“BRIN Indonesia menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kesalahan dalam tayangan konten peringatan Hari Lahir Pancasila yang telah kami bagikan,” tulis BRIN dalam pernyataan resminya, Selasa (2/6/2026).

Polemik ini menjadi perhatian karena menyangkut Garuda Pancasila, lambang resmi negara yang memiliki aturan bentuk, warna, dan filosofi yang tidak boleh diubah sembarangan. Karena itu, banyak pihak menilai kesalahan tersebut bukan sekadar persoalan desain visual, melainkan menyentuh aspek penghormatan terhadap simbol kebangsaan.

BRIN mengakui insiden tersebut menjadi bahan evaluasi internal. Lembaga itu berjanji akan memperketat proses produksi dan distribusi konten agar kejadian serupa tidak terulang.

“Hal ini menjadi pelajaran bagi kami untuk lebih teliti, cermat, dan berhati-hati dalam proses pembuatan serta penyebaran konten di masa mendatang,” lanjut pernyataan tersebut.

Sebagai langkah korektif, BRIN menyatakan telah memperbaiki konten yang dipermasalahkan. Lembaga itu juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang aktif memberikan kritik dan masukan.

“Kami menghaturkan terima kasih atas perhatian, masukan, dan kontrol dari seluruh lapisan masyarakat kepada BRIN,” tulisnya.

Kasus ini kembali menegaskan bahwa penggunaan teknologi AI dalam produksi konten publik masih menyimpan tantangan besar. Di satu sisi AI menawarkan kecepatan dan efisiensi, namun di sisi lain kesalahan pada simbol-simbol negara dapat memicu kontroversi dan menggerus kepercayaan publik. Bagi BRIN, polemik Garuda AI ini menjadi pengingat bahwa inovasi harus tetap berjalan beriringan dengan ketelitian dan penghormatan terhadap identitas bangsa.

Redaktur : Admin
iklan

Berita Terkait


wo-marwah-catering-tumbang-pasutri-pemilik-resmi-jadi-tersangka-56-pernikahan-gagal-digelar-kerugian-tembus-miliaran-rupiah

WO Marwah Catering Tumbang! Pasutri Pemilik Resmi Jadi Tersangka, 56 Pernikahan Gagal Digelar, Kerugian Tembus Miliaran Rupiah

Polisi menjerat keduanya dengan Pasal 492 KUHP tentang perbuatan curang dan Pasal 486 KUHP tentang p...

garuda-ai-brin-picu-amarah-publik-hari-lahir-pancasila-berujung-polemik-hingga-minta-maaf

Garuda ‘AI’ BRIN Picu Amarah Publik, Hari Lahir Pancasila Berujung Polemik hingga Minta Maaf

Polemik ini menjadi perhatian karena menyangkut Garuda Pancasila, lambang resmi negara yang memiliki...

kabupaten-bandung-siapkan-gebrakan-besar-di-pkjb-2026-emma-jangan-hanya-ciwidey-dan-pangalengan-yang-terkenal

Kabupaten Bandung Siapkan Gebrakan Besar di PKJB 2026, Emma: Jangan Hanya Ciwidey dan Pangalengan yang Terkenal!

Kabupaten Bandung tak ingin sekadar menjadi peserta dalam Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB) 2026. De...

bgn-berganti-nahkoda-bagaimana-nasib-mbg-yang-sempat-dihantam-berbagai-polemik

BGN Berganti Nahkoda, Bagaimana Nasib MBG yang Sempat Dihantam Berbagai Polemik?

Sejumlah kasus yang mencuat selama kepemimpinan Dadan menjadi sorotan tajam. Mulai dari rentetan kas...

bukan-cuma-dadan-dua-wakil-kepala-bgn-ikut-tergusur-dari-jabatannya

Bukan Cuma Dadan, Dua Wakil Kepala BGN Ikut Tergusur dari Jabatannya

Pergantian tiga pucuk pimpinan sekaligus ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tengah melakukan p...

dari-wartawati-hingga-orang-kepercayaan-prabowo-nanik-deyang-kini-pegang-kendali-program-makan-bergizi-gratis

Dari Wartawati hingga Orang Kepercayaan Prabowo, Nanik Deyang Kini Pegang Kendali Program Makan Bergizi Gratis

Penunjukan Nanik bukan sekadar pergantian pejabat biasa. Ia kini memegang kendali atas salah satu pr...

dari-ilmuwan-kelas-dunia-hingga-dicopot-prabowo-ini-rekam-jejak-dadan-hindayana-yang-kini-jadi-sorotan

Dari Ilmuwan Kelas Dunia hingga Dicopot Prabowo, Ini Rekam Jejak Dadan Hindayana yang Kini Jadi Sorotan

Dadan Hindayana dikenal sebagai akademisi dengan rekam jejak pendidikan yang kuat. Ia merupakan lulu...

prabowo-copot-kepala-bgn-dadan-hindayana-publik-bertanya-ada-apa-dengan-program-makan-bergizi-gratis

Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Publik Bertanya: Ada Apa dengan Program Makan Bergizi Gratis?

Sebagai kepala lembaga yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan MBG, Dadan memiliki peran sentral...

prabowo-copot-kepala-bgn-dadan-hindayana-istana-ungkap-alasan-di-balik-pergantian-mendadak

Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Istana Ungkap Alasan di Balik Pergantian Mendadak

Pergantian pucuk pimpinan BGN ini menjadi sorotan karena lembaga tersebut memegang peran strategis d...