One Village One University, Cara Pemkab Kulon Progo Dampingi Desa Miskin Ekstrem

Senin, 20 Februari 2023 15:18

Reporter : Antara

top-news

Gotong royong membangun rumah warga kurang mampu di Kabupaten Kulon Progo, DIY. (FOTO ANTARA/HO-Humas Pemkab Kulon Progo)

KULON PROGO — Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), melakukan pendampingan khusus terhadap 10 desa/kelurahan dengan angka kemiskinan ekstrem tertinggi dibandingkan dengan 88 desa/kelurahan lain yang melibatkan lebih dari 10 perguruan tinggi.



Pelaksanaan Tugas Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kulon Progo Eka Pranyata mengatakan pendampingan khusus untuk lokus 10 desa penanganan kemiskinan ekstrem dengan pengabdian dan riset dari perguruan tinggi.


"Kami melibatkan 10 perguruan tinggi untuk percepatan penangan kemiskinan ekstrem dengan memfokuskan di 10 desa/kalurahan dengan tingkat kemiskinan paling banyak," katanya, di Kulon Progo, Senin, 20 Februari 2023.


Adapun lokasi penanganan kemiskinan ekstrem di Kulon Progo, di empat kecamatan dengan slogan "One Village One University". 


Pertama, Kapanewon/Kecamatan Pengasih meliputi dua desa, yakni Sendangsari yang mendampingi Universitas Islam Indonesia (UII) dan Desa Sidomulyo didampingi STIE Nusa Megarkencana.


Kedua, Kapanewon Sentolo di dua desa, yakni Desa Demangrejo didampingi Istek Mulia Yogyakarta dan Desa Kaliagung didampingi Poltekkes TNI AU Adisutjipto.


Selanjutnya, Kapanewon Kokap di tiga desa, yakni Desa Kalirejo didampingi Institut Teknologi Yogyakarta (ITY), Desa Hargowilis didampingi STIA AAN, dan Desa Hargotirto didampingi AKPY Stiper CV Perkebunan.


Kemudian, di Kapanewon Samigaluh ada tiga desa, yakni Desa Purwoharjo didampingi STIM YKPN, Desa Kebonharjo didampingi Institut Teknologi Nasional Yogyakarta/ITNY dan Desa Banjarsari didampingi IST Akprind.


"Pemkab berusaha juga melakukan pendampingan sumber lain misal Baznas, CSR dan sumber lain yang tidak mengikat. Kepengurusan dan peraturan bupati dalam proses," katanya.


Sementara itu, anggota DPRD Kulon Progo Priyo Santoso mengatakan angka kemiskinan di wilayah ini ada kecenderungan naik, dan sulit untuk diturunkan.


Perda Nomor 19 Tahun 2015 tentang Penanggulangan Kemiskinan yang sudah berumur 7 tahun, tapi ditingkat pelaksanaan belum optimal. Sesuai dengan ketentuan regulasi bisa dilakukan kajian ulang.


"Untuk itu, kami mendorong perubahan perda lebih bisa aplikatif untuk Kulon Progo dan punya program khusus untuk penanggulangan kemiskinan. Sehingga perda nantinya lebih terukur dalam penanggulangan kemiskinan, baik di tingkat pendataan, program dan sinergitas di masing-masing OPD," demikia Priyo Santoso.



Redaktur : Dinni Kamilani
iklan

Berita Terkait


pengelolaan-anggaran-tanpa-cela-polresta-bandung-sabet-penghargaan-ikpa-100

Pengelolaan Anggaran Tanpa Cela, Polresta Bandung Sabet Penghargaan IKPA 100

Pengelolaan anggaran yang baik merupakan salah satu fondasi penting dalam mendukung pelaksanaan tuga...

kds-tak-mau-terjebak-status-darurat-sampah-kabupaten-bandung-kejar-solusi-600-ton-per-hari

KDS Tak Mau Terjebak Status Darurat Sampah, Kabupaten Bandung Kejar Solusi 600 Ton per Hari

Kabupaten Bandung tidak ingin terus bergantung pada Tempat Pembuangan dan Pengolahan Akhir Sampah (T...

kds-pastikan-penanganan-banjir-tegalluar-berjalan-infrastruktur-dan-normalisasi-sungai-dipercepat

KDS Pastikan Penanganan Banjir Tegalluar Berjalan, Infrastruktur dan Normalisasi Sungai Dipercepat

KDS mengaku sengaja turun langsung memimpin rapat karena berbagai pembahasan dan koordinasi yang dil...

mbg-di-kabupaten-bandung-bertambah-ali-syakieb-yakin-stunting-turun-anak-anak-nanti-bisa-setinggi-saya

MBG di Kabupaten Bandung Bertambah, Ali Syakieb Yakin Stunting Turun: “Anak-anak Nanti Bisa Setinggi Saya”

Manfaat MBG tidak berhenti pada anak-anak penerima makanan bergizi. Program ini juga menggerakkan ro...

ayep-zaki-didemo-rt-dan-rw-fenomena-langka-yang-mengguncang-kota-sukabumi

Ayep Zaki Didemo RT dan RW, Fenomena Langka yang Mengguncang Kota Sukabumi

Demonstrasi yang melibatkan RT dan RW dalam jumlah besar bukanlah peristiwa yang lazim terjadi. Kare...

ali-syakieb-tak-mau-lagi-tunggu-bola-150-ribu-umkm-kabupaten-bandung-diburu-untuk-sertifikasi-halal

Ali Syakieb Tak Mau Lagi Tunggu Bola, 150 Ribu UMKM Kabupaten Bandung Diburu untuk Sertifikasi Halal

Persoalan utama yang selama ini dihadapi bukan hanya soal biaya atau prosedur, melainkan minimnya in...

kds-tancap-gas-atasi-banjir-tegalluar-sungai-dikeruk-dan-danau-retensi-15-hektare-segera-dibangun

KDS Tancap Gas Atasi Banjir Tegalluar, Sungai Dikeruk dan Danau Retensi 1,5 Hektare Segera Dibangun

Di tengah keluhan warga yang kerap menghadapi genangan saat hujan deras, Pemkab Bandung mulai menjal...

viral-lagu-mas-bahlil-ganteng-bahlil-minta-raffi-ahmad-buru-penciptanya-mau-diundang-dan-dikasih-apresiasi

Viral Lagu 'Mas Bahlil Ganteng', Bahlil Minta Raffi Ahmad Buru Penciptanya: Mau Diundang dan Dikasih Apresiasi

Fenomena lagu viral "MBG (Mas Bahlil Ganteng)" rupanya tak luput dari perhatian Menteri Energi dan S...

gunungan-sampah-pasar-baleendah-muncul-lagi-sebulan-setelah-sidak-sekda-jabar

Gunungan Sampah Pasar Baleendah Muncul Lagi, Sebulan Setelah Sidak Sekda Jabar

Tumpukan sampah yang sebagian besar berasal dari aktivitas pasar itu kini kembali meluber hingga ke...