Kelompok Kancarabu FISIP Unpad Lakukan Pemberdayaan WRSE
Senin, 02 Januari 2023 17:00
Reporter : Fitri Sekar Putri
Dok unpad.ac.id.
BANDUNG -- Mahasiswa Program Studi Kesejahteraan Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Padjajaran memberikan edukasi kepada Wanita Rentan Sosial Ekonomi (WRSE) di Dusun Sukawening, Kabupaten Sumedang pada 7-17 Desember 2022.
Salah satu perwakilan mahasiswa yang terlibat dalam program tersebut, Febriani Jenz menjelaskan jika program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas ibu-ibu di Dusun Sukawening sebagai kekuatan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.
"Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas Ibu-Ibu agar mereka dapat melihat dirinya sebagai kekuatan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya serta keluarganya,” ucap Febriani.
Sebagai informasi, kelompok mahasiswa ini bernama "Kancarabu" atau "Kancah Diajar Ibu-Ibu" yang dalam bahasa Indonesia berarti tempat belajar ibu-ibu.
Lebih lanjut, dosen FISIP Unpad, Hery Wibowo menyampaikan jika tujuan dari program ini ialah untuk meningkatkan produktivitas ibu-ibu sebagai bentuk tanggapan dari adanya isu WRSE.
“Secara umum, kelompok berusaha memberikan edukasi positif dan konstruktif bagi WSRE agar mampu lebih optimis menatap kehidupan ke depan dan lebih percaya diri dengan segala potensi yang dimiliki” ujar Hery.
Untuk meningkatkan produdktivitas tersebut, program ini dilakukan menjadi tiga tahap.
Tahap pertama para WRSE diberikan video dan game interaktif tentang pemahaman konsep produktivitas.
Kemudian di tahap kedua diadakan kegiatan diagram sehari dan games manajemen untuk menambah pemahaman para WRSE soal manajemen waktu.
Lalu di tahap ketiga merupakan rangkaian untuk meningkatkan kepercayaan diri para WRSE. Di tahap ini para peserta diwajibkan untuk menuliskan pandangan diri mereka sendiri dan pandangan orang lain tetang mereka.
Hal tersebut dilakukan guna memberikan pemahaman terkait pentingnya percaya diri dan menanamkan keyakinan untuk sukses dalam mengerjakan tugas-tugasnya sesuai dengan kompetensi yang dimiliki dirinya.
Sebagai tambahan informasi, program ini merupakan impelementasi dari mata kuliah Kewirausahaan Sosial. Di mana mahasiswa perlu melakukan sejumlah proyek sosial kepada masyarakat untuk menekankan pentingnya penguasaan kemampuan sosial dan soft skill.
Salah seorang dosen pengampu mata kuliah Kewirausahaan Sosial, Maulana Irfan menyatakan lewat mata kuliah tersebut, mahasiswa diharapkan dapat menampilkan kinerja kreativitas serta inovasi sosial terbaiknya. Hingga nantinya dapat menyasar isu masalah sosial di masyarakat.
"Proyek dimulai dari assessment kondisi dan permasalahan sosial. Untuk mahasiswa dapat mendeskripsikan secara jelas kondisi, keterbatasan, potensi, kekuatan, motivasi serta sistem sumber yang ada di sekitar klien atau unit masyarakat sasaran” jelas Maulana Irfan.