BPOM Temukan Produk Paracetamol Tercemar

Senin, 31 Oktober 2022 23:44

Reporter : Hartifiany Praisra

top-news

Dok. ant

JAKARTA -- Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Penny K. Lukito mengungkap produk Paracetamol yang diproduksi PT Afi Pharma tercemar senyawa perusak ginjal. Temuan itu diungkapkan Penny pada konferensi pers di Serang, Senin 31 Oktober 2022.

"Untuk produk Afi Pharma ini adalah produk Paracetamolnya. Ini akan dikembangkan lebih jauh lagi," kata Penny.

Penny mengatakan temuan itu didapat BPOM berdasarkan hasil uji sampling terhadap 102 daftar produk obat sirop yang disampaikan oleh Kementerian Kesehatan RI untuk uji kelayakan kandungan bahan baku di laboratorium BPOM RI karena diduga terkait dengan kasus gangguan ginjal akut di Indonesia.

Bahan cemaran perusak ginjal yang dimaksud adalah Propilen Glikol melebihi ambang batas keamanan sehingga memicu pencemaran Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG) pada produk.

Penny mengatakan BPOM telah menyelesaikan pengujian terhadap seluruh daftar produk obat sirop yang dilaporkan Kemenkes. Dari total 102 produk, ditemukan tiga produsen farmasi swasta dengan hasil kandungan pencemaran EG dan DEG.

Selain PT Afi Pharma, produsen lainnya adalah PT Universal Pharmaceutical Industries di Tanjung Mulia, Medan, Sumatera Utara.

Tim gabungan dari BPOM bersama Bareskrim Polri menyita ratusan ribu produk obat sirop bermerek dagang Unibebi untuk demam dan batuk yang diproduksi PT Universal.

"BPOM menyita 64 drum Propilen Glicol dari distributor bahan baku Dow Chemical Thailand Ltd dengan 12 nomor batch berbeda," kata Penny.

Selain dua produsen tersebut, BPOM juga melakukan uji sampel obat sirop pada sejumlah produsen yang dinilai tidak patuh pada prosedur cara pembuatan obat yang baik.

Hasilnya, ditemukan pelanggaran serupa oleh PT Yarindo Farmatama di fasilitas produksi Jalan Modern Industri IV Kav. 29, Cikande, Serang, Banten pada produk obat sirop bermerek dagang Flurin DMP yang tercemar Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG).

Oleh karena itu, total sudah tiga produsen obat sirop yang diproses secara pidana karena diduga lalai dalam memenuhi standar keamanan obat.

"Kami menekankan, bahwa ini adalah kejahatan kemanusiaan dan BPOM bersama Polri akan melakukan langkah dengan lebih tegas," kata Penny.

Ketiga produsen saat ini dijerat dengan Undang-Undang Nomor 36/2009 tentang Kesehatan, pasal 196, pasal 98 ayat 2 dan 3 dengan ancaman pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda Rp1 miliar.

Selain itu, produsen diduga memperdagangkan barang yang tidak memenuhi standar dan persyaratan pasal 62 ayat 1 pasal 18 dan UU RI Nomor 8 tentang Perlindungan Konsumen dengan ancaman pidana penjara maksimal lima tahun dan denda Rp2 miliar.

"Jika terbukti ada kaitan dengan kematian konsumen, akan ada ancaman pasal lain," kata Penny. (ant)
Redaktur : Hartifiany Praisra
iklan

Berita Terkait


bupati-bandung-desak-pemerintah-pusat-bertindak-jurnalis-asal-cicalengka-ditahan-israel-saat-misi-kemanusiaan-gaza

Bupati Bandung Desak Pemerintah Pusat Bertindak, Jurnalis Asal Cicalengka Ditahan Israel Saat Misi Kemanusiaan Gaza

Bupati Bandung Dadang Supriatna mengecam tindakan tentara Israel (IDF) yang mencegat kapal kemanusia...

dibongkar-tanpa-bentrok-pkl-cicadas-akhirnya-angkat-lapak-farhan-kalau-mau-menggusur-harus-ngobrol-dulu

Dibongkar Tanpa Bentrok! PKL Cicadas Akhirnya Angkat Lapak, Farhan: “Kalau Mau Menggusur, Harus Ngobrol Dulu”

Kunci keberhasilan penataan Cicadas bukan datang dari pendekatan keras, melainkan dari dialog panjan...

bupati-bandung-dadang-supriatna-bergerak-ke-jakarta-kabupaten-bandung-siapkan-langkah-cepat-hadapi-ancaman-kekeringan

Bupati Bandung Dadang Supriatna Bergerak ke Jakarta, Kabupaten Bandung Siapkan Langkah Cepat Hadapi Ancaman Kekeringan

Tantangan perubahan iklim harus direspons dengan langkah cepat agar produksi pangan tidak terganggu....

tak-banyak-yang-tahu-perjalanan-jumhur-hidayat-hingga-kini-jadi-menteri-ternyata-penuh-perjuangan

Tak Banyak yang Tahu, Perjalanan Jumhur Hidayat hingga Kini Jadi Menteri Ternyata Penuh Perjuangan

Lahir di Bandung pada 18 Februari 1968, Jumhur dikenal sebagai aktivis yang tumbuh dari jalan perjua...

igd-rsud-otista-soreang-penuh-saat-video-keluhan-pasien-viral-ini-penjelasan-dirut

IGD RSUD Otista Soreang Penuh Saat Video Keluhan Pasien Viral, Ini Penjelasan Dirut

Saat kejadian kondisi Instalasi Gawat Darurat (IGD) memang sedang penuh akibat lonjakan pasien yang...

jurnalis-muda-asal-kabupaten-bandung-hilang-kontak-di-laut-gaza-video-sos-jadi-pesan-terakhir-thoudy-badai

Jurnalis Muda Asal Kabupaten Bandung Hilang Kontak di Laut Gaza, Video SOS Jadi Pesan Terakhir Thoudy Badai

Sebelum komunikasi benar-benar terputus, Thoudy masih sempat mengirim video SOS dari atas kapal.

kick-off-spmb-2026-pemkab-bandung-fokus-perluas-akses-dan-tingkatkan-kualitas-pendidikan

Kick Off SPMB 2026, Pemkab Bandung Fokus Perluas Akses dan Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Pemkab Bandung, terus melakukan pembenahan agar seluruh anak usia sekolah mendapatkan layanan pendid...

duel-maut-di-tempat-hiburan-malam-palembang-pratu-tewas-ditembak-oknum-tni-jadi-tersangka

Duel Maut di Tempat Hiburan Malam Palembang! Pratu Tewas Ditembak, Oknum TNI Jadi Tersangka

Fakta mengejutkan lainnya terungkap dari hasil pemeriksaan sementara. Korban dan tersangka ternyata...

viral-pemuda-dibacok-dan-motor-dibawa-kabur-di-tambora-polisi-bongkar-fakta-mengejutkan-bukan-begal-diduga-tawuran-brutal

Viral Pemuda Dibacok dan Motor Dibawa Kabur di Tambora, Polisi Bongkar Fakta Mengejutkan: Bukan Begal, Diduga Tawuran Brutal

Aksi brutal menjelang subuh itu kini memicu keresahan warga Tambora dan Pekojan. Banyak warga khawat...