digoNEWS

Ribuan Orang Tewas akibat Gelombang Panas, Spanyol Catat Rekor Kematian Tertinggi Sepanjang Juni

Jumat, 3 Juli 2026 pukul 09.00 WIB
35 views
Ribuan Orang Tewas akibat Gelombang Panas, Spanyol Catat Rekor Kematian Tertinggi Sepanjang Juni

Bagikan artikel:

DigoID, - Gelombang panas ekstrem yang menyelimuti Spanyol sepanjang Juni memicu lonjakan korban jiwa. Lebih dari 1.000 orang dilaporkan meninggal akibat suhu tinggi, menjadikan Juni 2026 sebagai bulan Juni paling mematikan sejak sistem pemantauan kematian terkait panas diberlakukan pada 2015.

Data Kementerian Kesehatan Spanyol yang dirilis Rabu mencatat 1.028 kematian terkait suhu panas selama Juni. Angka itu melampaui rekor sebelumnya, yakni sekitar 1.000 kematian pada Juni 2017.

Lonjakan korban mulai terlihat sejak 21 Juni, ketika gelombang panas dengan suhu ekstrem menyapu berbagai wilayah Spanyol. Hingga akhir bulan, angka kematian terus bertambah seiring panas yang tak kunjung mereda.

Korban didominasi kelompok lanjut usia. Sebanyak 1.022 korban berusia 65 tahun ke atas, termasuk 720 orang berusia lebih dari 85 tahun. Sementara itu, satu korban tercatat berasal dari kelompok usia di bawah 15 tahun.

Wilayah Catalonia menjadi daerah dengan jumlah korban terbanyak, mencapai 218 kematian, disusul Basque Country dengan 147 kematian. Ironisnya, kawasan Mediterania dan utara Spanyol yang umumnya lebih sejuk justru menjadi wilayah paling terdampak karena penduduknya dinilai kurang terbiasa menghadapi panas ekstrem berkepanjangan.

Angka kematian tersebut dihitung menggunakan metode kelebihan kematian (excess mortality), yakni membandingkan jumlah kematian aktual dengan angka kematian yang diperkirakan terjadi pada kondisi normal. Artinya, data ini bukan hasil sertifikat medis yang secara langsung menyebut panas sebagai penyebab kematian.

Di sisi lain, badan meteorologi Spanyol, AEMET, menyebut Juni tahun ini sebagai Juni terpanas kedua sejak pencatatan dimulai pada 1961. Suhu rata-rata tercatat 3,2 derajat Celsius lebih tinggi dibandingkan rata-rata periode 1991–2020. Hanya Juni 2025 yang memiliki suhu lebih tinggi.

AEMET juga mengungkap seluruh 13 bulan Juni terpanas sejak 1961 terjadi pada abad ke-21, memperkuat tren kenaikan suhu jangka panjang yang dikaitkan dengan pemanasan global.

Meski mencetak rekor untuk bulan Juni, periode ini belum menjadi yang paling mematikan akibat panas di Spanyol. Rekor tertinggi masih terjadi pada Juli 2022 dengan 2.217 kematian, disusul Agustus tahun lalu sebanyak 2.184 kematian.

Ancaman belum berakhir. Setelah jeda singkat, AEMET memperingatkan massa udara sangat panas kembali bergerak menuju Spanyol dalam beberapa hari ke depan. Gelombang panas baru diperkirakan mulai akhir pekan ini dengan suhu siang dan malam yang kembali berada di level ekstrem, sehingga risiko bertambahnya korban jiwa masih terbuka.