Berangkat Kuliah, Mahasiswi Telkom University Hilang Tanpa Jejak; Ponsel Mati Dua Jam Kemudian

Bagikan artikel:
DigoID, – Keberadaan Nadira Az-Zahra (21), mahasiswi Telkom University, masih menjadi misteri. Setelah berpamitan berangkat kuliah pada Selasa (30/6/2026), Nadira tak pernah kembali ke rumah. Hingga Jumat (3/7/2026), pencarian yang dilakukan keluarga, pihak kampus, dan kepolisian belum membuahkan hasil.
Nadira merupakan mahasiswi Program Studi Sistem Informasi Kota Cerdas (SIKC), Fakultas Ilmu Terapan (FIT) Telkom University angkatan 2025. Ia tinggal di Perumahan Jingga Residence Blok B-1, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung.
Berdasarkan keterangan keluarga, Nadira meninggalkan rumah sekitar pukul 10.00 WIB untuk mengikuti perkuliahan di kampus Telkom University, Dayeuhkolot. Ia menggunakan jasa ojek online sebagai moda transportasi menuju kampus.
Namun, sekitar dua jam setelah berangkat, telepon seluler Nadira tidak lagi bisa dihubungi. Sejak saat itu, keluarga kehilangan kontak dan hingga kini belum mengetahui keberadaannya.
Head of Secretary and Public Relations Telkom University, Roosdiana Noor Rochmah, membenarkan bahwa Nadira merupakan mahasiswi aktif di kampus tersebut.
"Nadira Az-Zahra merupakan mahasiswa aktif Program Studi Sistem Informasi Kota Cerdas, Fakultas Ilmu Terapan. Sejak Selasa, 30 Juni 2026, kami menerima informasi bahwa yang bersangkutan belum diketahui keberadaannya," ujar Roosdiana, Jumat (3/7/2026).
Menurutnya, Telkom University langsung menjalin komunikasi dengan keluarga begitu mendapat kabar tersebut. Kampus juga melakukan koordinasi dengan unit terkait untuk membantu proses pencarian.
"Kami berupaya memberikan dukungan kepada keluarga melalui koordinasi dan penelusuran informasi yang dapat membantu proses pencarian. Kami berharap Nadira dapat segera ditemukan," katanya.
Orang tua Nadira juga telah mendatangi kampus pada Kamis (2/7/2026) untuk berkoordinasi dengan Direktorat Kemahasiswaan, Karier, dan Alumni.
Pertemuan tersebut dilakukan guna mengumpulkan informasi yang mungkin dapat menjadi petunjuk mengenai aktivitas Nadira sebelum dinyatakan hilang.
Roosdiana mengimbau masyarakat agar turut membantu pencarian dengan memberikan informasi yang valid apabila mengetahui keberadaan Nadira.
"Kami mengajak masyarakat untuk membantu apabila memiliki informasi. Di sisi lain, kami berharap semua pihak bijak dan tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya," ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Rancasari Kompol Herman Junaidi mengatakan laporan hilangnya Nadira telah diterima dan kini sedang ditindaklanjuti.
"Laporan sudah kami terima. Saat ini kami melakukan pendalaman terhadap informasi yang ada sebagai bagian dari proses penyelidikan," kata Herman.
Berdasarkan informasi yang disampaikan keluarga, saat terakhir terlihat Nadira mengenakan kemeja putih lengan panjang, celana jeans hitam, kerudung krem, dan membawa tas ransel warna krem berisi laptop serta tablet.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi mengenai lokasi terakhir Nadira maupun penyebab hilangnya mahasiswi berusia 21 tahun tersebut.
Keluarga berharap siapa pun yang mengetahui keberadaan Nadira segera menghubungi nomor 0811-2331-205 atau melapor kepada kantor kepolisian terdekat. Setiap informasi, sekecil apa pun, diharapkan dapat membantu mengungkap keberadaan Nadira yang hingga kini belum diketahui.
Artikel Terkait
Baca juga artikel menarik lainnya






