digoNEWS

Dua Bupati Kompak Minta HIPMI Cetak Pengusaha dan Pemimpin Masa Depan

Senin, 8 Juni 2026 pukul 05.38 WIB
8.9K views
Dua Bupati Kompak Minta HIPMI Cetak Pengusaha dan Pemimpin Masa Depan

Bagikan artikel:

DigoID, - Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) I BPC HIPMI Kabupaten Bandung tak hanya membahas pergantian kepengurusan. Forum yang digelar di Grand Sunshine Soreang, Minggu (7/6/2026), menjadi panggung seruan agar HIPMI lebih berperan mencetak pengusaha muda sekaligus calon pemimpin masa depan.

Bupati Bandung Dadang Supriatna dan Ketua Umum BPD HIPMI Jawa Barat Radityo Egi Pratama yang juga Bupati Lampung Selatan, sama-sama menegaskan bahwa HIPMI tidak boleh sekadar menjadi organisasi bisnis, tetapi harus mampu melahirkan wirausahawan baru dan kader pemimpin daerah.

Saat membuka Muscablub, Dadang menilai HIPMI memiliki posisi strategis dalam mendukung target pembangunan ekonomi Kabupaten Bandung, termasuk program penciptaan 10 ribu wirausaha muda dan perluasan lapangan kerja.

Menurutnya, kontribusi pelaku usaha turut mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bandung yang naik dari 5,04 persen menjadi 6,34 persen pada 2025.

“Peningkatan ini tentu tidak lepas dari kontribusi para pengusaha. Karena itu HIPMI harus terus tumbuh menjadi mitra strategis pemerintah daerah,” kata Dadang.

Dadang mengingatkan, peran HIPMI tidak berhenti pada urusan bisnis. Organisasi tersebut harus menjadi tempat pembinaan kader yang kelak mampu memimpin daerah maupun bangsa.

Mantan pengusaha yang memulai usaha sejak remaja itu mengatakan kesuksesan tidak hanya ditentukan modal, tetapi juga keberanian, kejujuran, dan tanggung jawab.

“HIPMI harus menggodok kader-kader yang dipersiapkan menjadi pemimpin. Tapi jangan dulu berpikir menjadi bupati kalau kebutuhan pribadi dan keluarga belum selesai. Sukseskan dulu diri sendiri, baru siap mengabdi kepada masyarakat,” ujarnya.

Pesan senada disampaikan Ketua Umum BPD HIPMI Jawa Barat Radityo Egi Pratama. Ia menilai Kabupaten Bandung memiliki potensi ekonomi besar yang perlu ditopang organisasi pengusaha muda yang aktif dan inovatif.

Egi mengingatkan HIPMI agar tidak terjebak menjadi organisasi yang hanya muncul ketika ada peluang proyek atau kepentingan bisnis.

“HIPMI jangan hanya menjadi organisasi yang datang meminta proyek. HIPMI harus menjadi mesin pencetak pengusaha, melahirkan program-program yang berdampak, dan membantu pengusaha kecil berkembang menjadi lebih besar,” kata Egi.

Menurutnya, besarnya potensi ekonomi Kabupaten Bandung dan dukungan pemerintah daerah menjadi peluang bagi HIPMI untuk mempercepat lahirnya pengusaha-pengusaha baru.

Ia berharap kepengurusan baru hasil Muscablub mampu menyelaraskan program organisasi dengan agenda pembangunan daerah sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Saya yakin di bawah kepemimpinan Pak Bupati, HIPMI Kabupaten Bandung bisa bertransformasi menjadi lebih Bedas dan ikut mempercepat kemajuan daerah,” ujarnya.

Muscablub I BPC HIPMI Kabupaten Bandung digelar untuk memilih kepengurusan baru sekaligus menyusun arah organisasi ke depan. Kegiatan tersebut dihadiri pengurus HIPMI, pelaku usaha, organisasi dunia usaha, dan unsur Pemerintah Kabupaten Bandung.