digoNEWS

Korban Gempa Venezuela Naik Jadi 164 Orang, PBB Wanti-wanti Krisis Kemanusiaan Memburuk

Jumat, 26 Juni 2026 pukul 06.00 WIB
17 views
Korban Gempa Venezuela Naik Jadi 164 Orang, PBB Wanti-wanti Krisis Kemanusiaan Memburuk

Bagikan artikel:

DigoID, - Jumlah korban tewas akibat gempa besar yang mengguncang Venezuela terus bertambah. Hingga Kamis (25/6/2026), pemerintah setempat mencatat 164 orang meninggal dunia dan 971 lainnya mengalami luka-luka.

Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodríguez, mengatakan tim penyelamat masih bekerja di sejumlah wilayah terdampak. Situasi diperumit oleh 30 gempa susulan yang terjadi setelah dua gempa utama berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 mengguncang negara tersebut.

"Dana sebesar US$200 juta telah disalurkan untuk membantu pembangunan kembali infrastruktur dan rumah warga yang rusak," kata Rodríguez dalam siaran televisi pemerintah.

Gempa kembar itu menyebabkan kerusakan luas pada permukiman, fasilitas umum, dan jaringan infrastruktur. Pemerintah kini berupaya mempercepat proses evakuasi sekaligus memastikan kebutuhan dasar warga terdampak tetap terpenuhi.

Di tengah kondisi darurat, bantuan internasional mulai berdatangan. Palang Merah dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah mengerahkan dukungan kemanusiaan ke wilayah terdampak.

Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC) menyebut kebutuhan paling mendesak saat ini adalah operasi pencarian korban, penyelamatan, layanan kesehatan, serta penyediaan tempat penampungan darurat.

Selain itu, kebutuhan air bersih, sanitasi, dan perlengkapan rumah tangga diperkirakan menjadi prioritas dalam beberapa hari ke depan.

Wakil Sekretaris Jenderal PBB untuk Urusan Kemanusiaan, Tom Fletcher, mengatakan tim tanggap cepat sedang disiapkan untuk memperkuat personel PBB yang sudah berada di Venezuela.

Menurut Fletcher, dampak gempa berpotensi memperburuk krisis kemanusiaan yang sudah berlangsung sebelum bencana terjadi.

"Delapan juta orang sudah membutuhkan bantuan kemanusiaan sebelum gempa ini. Dibutuhkan upaya kolektif dalam skala besar untuk mendukung penanganan yang dipimpin pemerintah," ujarnya.

Sebelumnya, Lembaga Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) melaporkan gempa pertama berkekuatan magnitudo 7,2 terjadi pukul 18.04 waktu setempat dengan pusat gempa berada di dekat Kota San Felipe, sekitar 280 kilometer di barat Caracas.

Tak lama kemudian, gempa susulan yang lebih kuat dengan magnitudo 7,5 mengguncang kawasan dekat Yumare.

USGS memperingatkan dampak bencana masih bisa bertambah. Lembaga itu memperkirakan terdapat peluang 44 persen jumlah korban jiwa akhirnya menembus angka 10.000 orang.

"Bencana ini kemungkinan meluas," tulis USGS, seraya memperingatkan potensi gempa susulan kuat, tanah longsor, dan likuifaksi yang dapat memperparah kerusakan di wilayah terdampak.