digoNEWS

KDM Alihkan Uang Sayembara Rp250 Juta ke Korban Penyiksaan Pacar di Bandung

Jumat, 26 Juni 2026 pukul 08.08 WIB
13 views
KDM Alihkan Uang Sayembara Rp250 Juta ke Korban Penyiksaan Pacar di Bandung

Bagikan artikel:

DigoID, - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memutuskan uang sayembara Rp250 juta untuk menangkap Taufik Hidayat (30), tersangka penyekapan dan penganiayaan terhadap pacarnya, YTR (29), tidak diberikan kepada pihak tertentu yang menemukan pelaku. Dana itu justru akan diserahkan kepada korban.

Keputusan itu diambil setelah Taufik berhasil ditangkap tim gabungan Polda Jawa Barat. Dengan berakhirnya proses pencarian pelaku, Dedi menilai dana sayembara lebih tepat dimanfaatkan untuk membantu korban.

"Kami sampaikan bahwa sayembara siapa yang menemukan pelaku kebiadaban terhadap Vita, yaitu Taufik Hidayat, akan diberikan uang Rp250 juta. Sayembara itu sudah berakhir dan pelaku kejahatan tersebut ditangkap oleh Polda Jabar," kata Dedi Mulyadi, Kamis, 25 Juni 2026.

Dedi mengatakan keputusan tersebut diambil setelah berkoordinasi dengan Kapolda Jawa Barat Irjen Rudi Setiawan. Menurutnya, karena penangkapan dilakukan aparat kepolisian melalui tim gabungan, dana sayembara tidak diberikan kepada individu tertentu.

Sebagai gantinya, uang Rp250 juta akan ditempatkan dalam bentuk deposito atas nama keluarga korban.

"Saya sudah berkoordinasi dengan Kapolda Jabar dan Kapolda menyarankan dana Rp250 juta itu diserahkan kepada keluarga korban. Dan saya menyerahkannya dan dibuatkan sertifikat deposito senilai Rp250 juta," ujarnya.

Langkah itu disebut sebagai bentuk dukungan jangka panjang bagi korban yang mengalami kekerasan dan penyekapan.

Rencananya, sertifikat deposito tersebut akan diserahkan langsung kepada keluarga korban pada 1 Juli 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Bhayangkara.

"Pada tanggal 1 Juli 2026, bersamaan dengan Hari Bhayangkara kami akan menyerahkan sertifikat deposito Bank Jabar senilai Rp250 juta," kata Dedi.

Kasus penyekapan dan penganiayaan yang dilakukan Taufik sebelumnya menjadi sorotan publik Jawa Barat. Desakan agar pelaku segera ditangkap memicu munculnya sayembara Rp250 juta yang diumumkan Dedi Mulyadi. Kini, setelah tersangka diamankan polisi, dana tersebut dipastikan menjadi bantuan bagi korban, bukan hadiah penangkapan.