digoNEWS

Wanita Hilang Sejak 2023 Ditemukan di Cinunuk, Diduga Disekap dan Dianiaya Berbulan-bulan

Sabtu, 13 Juni 2026 pukul 17.04 WIB
38 views
Wanita Hilang Sejak 2023 Ditemukan di Cinunuk, Diduga Disekap dan Dianiaya Berbulan-bulan

Bagikan artikel:

DigoID,- Misteri hilangnya seorang perempuan berinisial Y, warga Antapani, Kota Bandung, sejak 2023 akhirnya terungkap. Korban ditemukan dalam kondisi luka parah di sebuah rumah kost di kawasan Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Sabtu (13/6/2026) dini hari.

Penemuan itu membuka dugaan adanya praktik penyekapan dan penganiayaan berat yang diduga dilakukan oleh pria yang disebut sebagai pasangan korban.

Kasus ini terungkap saat pria tersebut diduga panik melihat kondisi Y yang semakin memburuk. Berdasarkan keterangan saksi, yakni penjaga kost, pria itu meminta bantuan untuk membawa korban ke rumah sakit dengan alasan Y mengalami luka akibat terjatuh di kamar mandi sekitar sebulan lalu.

Namun, kondisi korban saat itu memunculkan kecurigaan.

Wajah Y ditutupi masker, sementara tubuhnya dibalut jaket hoodie tebal saat hendak dibawa menggunakan taksi daring menuju RSUD Ujung Berung. Penjaga kost yang merasa kasihan kemudian ikut mendampingi perjalanan korban.

Di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Ujung Berung, kejanggalan mulai terungkap. Saat tim medis membersihkan luka di bagian wajah dan kepala korban, ditemukan cedera serius yang dinilai tidak sesuai dengan keterangan bahwa korban hanya terjatuh di kamar mandi.

Karena kondisi korban kritis, Y kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung untuk penanganan lanjutan.

Di RSHS, dugaan penganiayaan semakin menguat hingga melibatkan tim forensik. Dalam proses itu, korban akhirnya mengungkap apa yang dialaminya setelah didampingi oleh pihak keluarga.

Menurut saksi, pria yang mendampingi korban sempat berupaya menyembunyikan identitasnya. Ia bahkan meminta penjaga kost untuk mengaku sebagai saudara korban, bukan sebagai istrinya atau pihak yang memiliki hubungan dekat dengan Y.

Ketegangan pun sempat terjadi di rumah sakit antara pria tersebut, tenaga medis, dan saksi yang mendampingi korban.

Situasi semakin memanas setelah pria itu diduga mendatangi kembali rumah kost di Cinunuk sambil membawa senjata tajam jenis golok. Ia disebut melakukan aksi perusakan yang membuat penjaga kost terpaksa mengungsi ke rumah orang tuanya demi keselamatan.

Pihak keluarga korban akhirnya berhasil dipertemukan dengan saksi kunci setelah dilakukan penelusuran melalui rekaman CCTV dan koordinasi dengan sejumlah pihak.

Proses pemeriksaan terhadap saksi telah dilakukan hingga Sabtu subuh di Polda Jawa Barat.

Sementara itu, kondisi kamar kost yang diduga menjadi lokasi penyekapan disebut sangat memprihatinkan. Saksi mata mengaku mencium bau amis yang menyengat dari dalam ruangan. Di lokasi juga ditemukan banyak tisu bekas darah yang berserakan.

Temuan tersebut memperkuat dugaan bahwa korban telah mengalami kekerasan dalam kurun waktu yang tidak singkat.

Hingga kini, aparat kepolisian masih mendalami kasus tersebut untuk mengungkap motif di balik dugaan penyekapan dan penganiayaan yang dialami Y. Polisi juga tengah memburu terduga pelaku yang dilaporkan melarikan diri setelah diduga melakukan pengancaman menggunakan senjata tajam.

Kasus ini menjadi sorotan karena korban diketahui telah dinyatakan hilang selama hampir tiga tahun sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi kritis. Pertanyaan mengenai apa yang sebenarnya terjadi selama masa hilangnya Y kini menjadi fokus penyelidikan aparat.