500 Pelari Ikut Bapenda Bedas Run, KDS: Pajak yang Dibayar Warga Kembali untuk Pembangunan

Bagikan artikel:
DigoID, - Pemerintah Kabupaten Bandung memilih cara yang tak biasa untuk mengampanyekan kesadaran membayar pajak. Sebanyak 500 pelari mengikuti Bapenda Bedas Run di Lapangan Upakarti, Soreang, Sabtu (13/6/2026), dengan mengusung tagline "Lunas Pajaknya, Happy Larinya."
Kegiatan yang dilepas langsung Bupati Bandung Dadang Supriatna itu menjadi bagian dari sosialisasi Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) kepada masyarakat.
Di hadapan peserta, Dadang Supriatna menegaskan bahwa pajak yang dibayarkan warga bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan sumber pembiayaan pembangunan daerah.
"Seluruh pajak yang dibayarkan masyarakat pada akhirnya kembali untuk pembangunan Kabupaten Bandung. Karena itu saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh wajib pajak yang telah melaksanakan kewajibannya," kata Dadang.
Menurutnya, tingkat kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak berpengaruh langsung terhadap kemampuan pemerintah daerah menjalankan berbagai program. Mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, hingga program-program yang bersentuhan dengan kebutuhan warga.
Di sisi lain, tantangan mengejar target pendapatan daerah masih cukup besar. Hingga pertengahan 2026, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bandung baru mencapai Rp631 miliar atau sekitar 31,25 persen dari target Rp2,01 triliun.
Angka itu menunjukkan masih perlunya upaya untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak dalam enam bulan ke depan.
Karena itu, Dadang meminta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bandung terus berinovasi, tidak hanya dalam mengoptimalkan penerimaan daerah, tetapi juga menghadirkan layanan yang lebih mudah diakses masyarakat.
"Saya berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang sebagai bagian dari edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya membayar pajak," ujarnya.
Selain mendorong kesadaran pajak melalui pendekatan yang lebih dekat dengan gaya hidup masyarakat, Bapenda juga terus memperluas penggunaan sistem pembayaran pajak secara digital atau non-tunai.
Pemkab Bandung berharap kombinasi antara edukasi publik, kemudahan layanan, dan peningkatan kepatuhan wajib pajak dapat membantu mengejar target PAD 2026.
Sebab, di balik slogan "happy larinya", ada target besar yang sedang dikejar: memastikan penerimaan daerah cukup kuat untuk membiayai pembangunan yang dampaknya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat Kabupaten Bandung.
Artikel Terkait
Baca juga artikel menarik lainnya





