Sudah Ada 245 KDMP di Kabupaten Bandung, Bupati Minta Pemerintah Perkuat Edukasi

Bagikan artikel:
DigoID, - Di tengah percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di berbagai daerah, Bupati Bandung Dadang Supriatna mengakui masih banyak masyarakat yang belum memahami fungsi dan manfaat program tersebut.
Padahal, hingga pertengahan Juli 2026, Kabupaten Bandung telah membentuk 245 KDMP dari total 280 desa dan kelurahan. Sebanyak 45 koperasi di antaranya bahkan telah rampung secara fisik dan mulai mendapat dukungan operasional.
"Yang menjadi pekerjaan rumah sekarang bukan lagi pembentukan koperasinya, tetapi memastikan masyarakat memahami dan memanfaatkannya. Kalau pemahaman masyarakat belum merata, tujuan besar program ini tidak akan tercapai," kata Dadang Supriatna usai menghadiri Seminar Nasional KDMP bersama 10 Asosiasi Desa Indonesia di Gedung Sasana Kriya TMII, Jakarta, Rabu (15/7/2026).
Dadang mengatakan, capaian tersebut menempatkan Kabupaten Bandung sebagai salah satu daerah dengan progres tercepat dalam implementasi program prioritas Presiden Prabowo Subianto di tingkat desa.
Menurut dia, 45 koperasi yang telah selesai dibangun juga mulai ditopang sarana penunjang, termasuk kendaraan operasional untuk mendukung aktivitas distribusi dan layanan ekonomi masyarakat.
Meski demikian, Dadang menilai keberhasilan program tidak bisa diukur hanya dari jumlah koperasi yang berdiri. Pemerintah pusat, kata dia, perlu memperkuat edukasi dan sosialisasi hingga ke tingkat desa agar tidak muncul kesalahpahaman di masyarakat.
"Jangan sampai koperasi sudah berdiri, tetapi masyarakat belum tahu apa yang bisa mereka dapatkan. Sosialisasi harus lebih masif dan menyentuh langsung warga di desa-desa," ujarnya.
Ia menambahkan, KDMP diproyeksikan menjadi instrumen penguatan ekonomi lokal sekaligus alternatif bagi masyarakat yang selama ini terjebak pinjaman berbunga tinggi dan praktik rentenir.
"Kalau koperasi ini berjalan efektif, masyarakat punya pilihan lain selain pinjaman online, bank emok, atau praktik ekonomi yang justru membebani mereka," kata Dadang.
Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sendiri berjalan berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan KDMP. Pemerintah menargetkan koperasi tersebut menjadi pusat layanan ekonomi desa, mulai dari distribusi kebutuhan pokok hingga penguatan usaha masyarakat.
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto mengatakan pemerintah terus menggandeng 10 asosiasi desa untuk mempercepat implementasi program di lapangan.
Sementara Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyebut KDMP akan menjadi simpul distribusi kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat kedaulatan ekonomi di tingkat desa. Pemerintah, kata dia, menyiapkan kolaborasi lintas sektor untuk memastikan koperasi yang telah terbentuk dapat beroperasi secara berkelanjutan.
Data Pemerintah Kabupaten Bandung menunjukkan, masih terdapat 35 desa dan kelurahan yang tengah menyelesaikan proses pembentukan koperasi. Dengan capaian saat ini, Kabupaten Bandung tinggal selangkah lagi menuntaskan target pembentukan KDMP di seluruh wilayahnya.
Artikel Terkait
Baca juga artikel menarik lainnya






