digoNEWS

27 Kecamatan di Kabupaten Bandung Dilanda Kekeringan, Pemkab Kirim Bantuan Air dan Siapkan Toren

Kamis, 16 Juli 2026 pukul 12.00 WIB
36 views
27 Kecamatan di Kabupaten Bandung Dilanda Kekeringan, Pemkab Kirim Bantuan Air dan Siapkan Toren

Bagikan artikel:

DigoID, - Musim kemarau panjang menyebabkan kekeringan melanda sebagian besar wilayah Kabupaten Bandung. Berdasarkan data terbaru, sebanyak 27 dari 31 kecamatan di Kabupaten Bandung terdampak kekeringan.

Pemerintah Kabupaten Bandung bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan air bersih dan menyiapkan langkah lanjutan untuk penanganan.

Wakil Bupati Bandung, Ali Syakieb, menyampaikan keprihatinan Pemkab atas kondisi yang terjadi.

“Yang pertama yang jelas pemerintah Kabupaten Bandung prihatin ya atas kekeringan yang dilanda oleh Kabupaten Bandung. Karena sesuai data juga saya melihat ada sekitar 27 kecamatan dari 31 kecamatan yang terlanda kekeringan,” ujar Ali Syakieb.

Terkait status penanganan, Ali menyebut saat ini Kabupaten Bandung telah menetapkan status siaga darurat kekeringan. “Saya tadi tanya kepada BPBD dan juga Bupati ini kita lagi siaga darurat untuk kekeringan dan mudah-mudahan kita berupaya agar masyarakat tidak terhambat dari aktivitas yang lain,” katanya.

Upaya yang sudah dilakukan Pemkab Bandung saat ini adalah mendistribusikan bantuan air bersih.

“Upaya-upaya sudah dilakukan pemerintah Kabupaten Bandung adalah salah satunya yaitu dengan mengirim bantuan-bantuan mobil air. Yang dilakukan secara pentahelix oleh PDAM, oleh kecamatan, dan desa-desa yang memang dibutuhkan,” jelasnya.

Selain itu, Pemkab juga sudah mengajukan usulan bantuan infrastruktur air ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat. “Tadi juga saya sudah menanyakan ke BPBD. Itu sudah diajukan surat kepada Pak Bupati juga dan akan disundul ke provinsi agar bantuan kayak toren mungkin di setiap kecamatan itu bisa dikirim dua,” ungkap Ali.

Penyaluran bantuan toren tersebut nantinya akan diprioritaskan. “Kita akan cek juga ini kecamatan-kecamatan ataupun desa-desa mana yang benar-benar jadi prioritas. Karena mungkin ada beberapa kecamatan ataupun desa yang memang terlanda kekeringan tapi masih bisa dikatakan cukup mudah untuk mendapatkan akses air,” tambahnya.

Ali juga akan berkoordinasi lebih lanjut dengan PDAM untuk mencari solusi jangka panjang. “Mungkin habis ini saya akan berkoordinasi juga dengan PDAM ini kendalanya apa ataupun aksi-aksi ataupun tindakan-tindakan apa yang kedepannya harus kita lakukan agar ini bisa meminimalisir yang namanya kekeringan air.”

Ali Syakieb mengimbau seluruh masyarakat untuk bijak dalam menggunakan air di tengah musim kemarau yang sudah berlangsung lebih dari satu bulan.

“Saya menghimbau untuk seluruh masyarakat gunakan air sebijak mungkin, jangan boros-boros. Dan kalau misalkan memang ada alat apapun itu yang bisa menampung air, kalau bisa ditampung air untuk stok. Karena posisinya memang sekarang bulan-bulan kemarau. Mungkin kita sudah hampir satu bulan lebih, mungkin kita sudah hampir tidak ada hujan,” pungkasnya.

Pemkab Bandung berharap kolaborasi antara pemerintah, PDAM, kecamatan, desa, dan masyarakat dapat meminimalisir dampak kekeringan hingga musim hujan tiba.