digoNEWS

Pertamina Ungkap Alasan Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter

Rabu, 10 Juni 2026 pukul 07.23 WIB
44 views
Pertamina Ungkap Alasan Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter

Bagikan artikel:

DigoID, - PT Pertamina Patra Niaga menjelaskan alasan di balik kenaikan harga BBM non-subsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green yang mulai berlaku Rabu (10/6/2026). Penyesuaian harga dilakukan karena mempertimbangkan formula harga yang ditetapkan pemerintah serta perkembangan harga minyak dunia.

Mulai 10 Juni 2026, harga Pertamax (RON 92) naik dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter. Sementara Pertamax Green (RON 95) meningkat dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter.

Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Roberth, mengatakan keputusan tersebut bukan diambil secara sepihak oleh perusahaan. Kenaikan harga telah melalui evaluasi dan koordinasi dengan pemerintah sebagai regulator sektor energi.

"Penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green dilakukan setelah melalui proses evaluasi sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah," kata Roberth dalam keterangan pers, Selasa (9/6).

Ia menjelaskan, perubahan harga BBM non-subsidi dilakukan dengan memperhatikan dinamika pasar energi global, terutama pergerakan harga minyak mentah yang menjadi salah satu komponen dalam perhitungan harga jual BBM.\

"Harga jual tersebut diputuskan dengan tetap dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator, dan menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan penyediaan energi dan distribusi BBM berkualitas bagi masyarakat terus berjalan optimal," ujarnya.

Dengan kata lain, Pertamina menilai kenaikan harga diperlukan agar pasokan BBM non-subsidi tetap terjaga di tengah meningkatnya biaya pengadaan akibat fluktuasi harga minyak dunia.

Meski menaikkan harga Pertamax dan Pertamax Green, Pertamina memastikan distribusi BBM tetap berjalan normal di seluruh SPBU.

"Kami memastikan pasokan Pertamax dan Pertamax Green tetap aman serta tersedia di jaringan SPBU Pertamina," kata Roberth.

Di sisi lain, Pertamina tidak mengubah harga sejumlah produk BBM lainnya. Pertamax Turbo tetap dijual Rp20.750 per liter, Dexlite Rp23.000 per liter, dan Pertamina Dex Rp24.800 per liter.

Adapun BBM bersubsidi juga tidak mengalami perubahan harga. Pertalite masih dibanderol Rp10.000 per liter, sedangkan Solar subsidi tetap Rp6.800 per liter.

Kenaikan harga Pertamax ini diperkirakan akan berdampak langsung pada pengeluaran konsumen pengguna BBM non-subsidi. Namun, Pertamina menegaskan langkah tersebut merupakan konsekuensi dari mekanisme penyesuaian harga yang mengikuti formula pemerintah dan kondisi pasar energi global.