digoNEWS

Mahasiswa BEM PTNU Jabar Desak Dugaan Skandal Jampidsus Diusut, Gelar Aksi di Kejati Jabar

Sabtu, 25 Juli 2026 pukul 17.47 WIB
26 views
Mahasiswa BEM PTNU Jabar Desak Dugaan Skandal Jampidsus Diusut, Gelar Aksi di Kejati Jabar

Bagikan artikel:

DigoID,- Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) Jawa Barat menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat, Jumat (24/7/2026). Mereka mendesak Kejaksaan Agung mengusut tuntas dugaan skandal yang menyeret Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febri Adriansyah.

Dalam aksi tersebut, massa membawa spanduk dan menyampaikan kritik terhadap kinerja penegakan hukum yang dinilai tidak tegas dalam menangani dugaan pelanggaran yang melibatkan pejabat internal Kejaksaan. Mereka juga menyerahkan pernyataan sikap berisi lima tuntutan kepada perwakilan Kejati Jabar.

Koordinator Wilayah BEM PTNU Jawa Barat, Muhamad Juharno, menilai penegakan hukum tidak boleh memberikan perlakuan istimewa kepada siapa pun.

"Ketika hukum sudah bisa dibeli dan penegak hukum kehilangan keberaniannya, maka rakyat dan mahasiswa wajib membawa keadilan itu ke jalanan," kata Juharno dalam orasinya.

Melalui pernyataan sikap yang dibacakan di lokasi aksi, BEM PTNU Jabar menuntut Kejaksaan Agung segera mengusut dugaan keterlibatan Jampidsus Febri Adriansyah secara transparan. Mereka juga meminta audit independen terhadap dugaan aliran dana di internal Kejaksaan serta mendesak pembentukan mekanisme pengawasan eksternal yang independen.

Selain itu, massa aksi turut menyinggung dugaan adanya perlindungan politik terhadap pihak yang mereka sebut berinisial "SS". Namun, mereka tidak menyampaikan bukti maupun identitas pihak yang dimaksud dalam aksi tersebut.

Juharno menyatakan pihaknya tidak lagi menaruh kepercayaan pada mekanisme pengawasan internal Kejaksaan. Menurut dia, penanganan dugaan kasus tersebut berjalan lambat dan berpotensi menimbulkan konflik kepentingan.

"Kami menuntut pembentukan tim pencari fakta independen dan penanganan perkara yang terbuka. Jika Kejaksaan Agung tidak berani membersihkan institusinya sendiri, mahasiswa akan terus mengawal persoalan ini melalui aksi-aksi lanjutan," ujarnya.

Aksi berlangsung dengan mimbar bebas dan pembacaan puisi sebelum perwakilan mahasiswa menyerahkan dokumen tuntutan kepada pihak Kejati Jawa Barat.

BEM PTNU Jawa Barat menyatakan demonstrasi tersebut merupakan langkah awal untuk mengawal proses penanganan dugaan kasus yang mereka soroti. Organisasi itu berencana mengonsolidasikan elemen mahasiswa dan masyarakat sipil di Jawa Barat guna mengawal tuntutan tersebut.