digoNEWS

Prabowo Roasting Cak Imin, Dasco, dan Bahlil di Harlah PKB: "Kalau Tiga Kancil Kumpul, Repot Kita"

Jumat, 24 Juli 2026 pukul 07.00 WIB
33 views
Prabowo Roasting Cak Imin, Dasco, dan Bahlil di Harlah PKB: "Kalau Tiga Kancil Kumpul, Repot Kita"

Bagikan artikel:

DigoID, - Puncak Harlah ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jakarta Convention Center, Kamis (23/7/2026) malam, berubah jadi panggung roasting politik. Presiden Prabowo Subianto melempar candaan ke sejumlah elite partai, mulai dari Muhaimin Iskandar (Cak Imin), Sufmi Dasco Ahmad, hingga Bahlil Lahadalia.

Momen itu terjadi saat Prabowo naik ke podium dan melihat kader PKB mengenakan kaus bertuliskan "Prabowonomics". Ia mengaku sampai terharu, sambil menyindir partainya sendiri.

"Saya khawatir lama-lama di sini saya enggak tahan, saya bisa keluar air mata saya. Gerindra aja enggak pakai kaos itu, Co," kata Prabowo sambil menoleh ke Ketua Harian DPP Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad.

Prabowo lalu melanjutkan candaan yang langsung disambut gelak tawa hadirin.

"Coba Co, hati-hati Co. Lu mau jadi ketua harian lagi enggak lu?" ujarnya.

Tak berhenti di situ, Prabowo menyebut slogan "Prabowonomics" sebagai hasil "akal-akalan" Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. Ia kemudian memberi julukan "kancil" kepada Cak Imin dan Dasco, merujuk pada karakter yang dikenal cerdik.

"Memang di Indonesia ini ada dua pemimpin 'kancil', dua. Gus Imin dan Sufmi Dasco. Kalau Pak Dasco sekarang sudah jadi profesor, dulu provokator," kata Prabowo.

Ia juga mengungkit kedekatannya dengan Dasco.

"Co, kalau gw enggak narik lu, jangan-jangan lu enggak tahu ke mana sekarang ini," ucapnya disambut tawa para tamu undangan.

Nama Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, ikut terseret dalam candaan tersebut. Menurut Prabowo, Bahlil layak disebut sebagai "kancil" ketiga di lingkaran elite politik nasional.

"Kancil ketiga mungkin Ketua Umum Golkar itu. Itu kalau tiga orang itu berkumpul, waduh repot kita ini," ujar Prabowo.

Candaan Presiden menjadi salah satu sorotan dalam acara yang dihadiri sejumlah pimpinan partai politik dan pejabat negara itu. Di tengah dinamika politik nasional yang kerap memanas, momen tersebut memperlihatkan hubungan cair antarelite di panggung publik.

Menutup pidatonya, Prabowo menyampaikan apresiasi kepada PKB atas undangan yang diberikan. Ia mengaku tersentuh dengan sambutan yang diterimanya dalam perayaan hari lahir partai yang dipimpin Muhaimin Iskandar tersebut.