digoNEWS

KAC Percepat Konsolidasi Organisasi, Muscab Kabupaten Bandung Bentuk Pengurus Baru hingga 2031

Jumat, 26 Juni 2026 pukul 15.59 WIB
61 views
KAC Percepat Konsolidasi Organisasi, Muscab Kabupaten Bandung Bentuk Pengurus Baru hingga 2031

Bagikan artikel:

DigoID,- Majelis Pimpinan Keluarga Alumni Cipasung (KAC) mulai mengonsolidasikan organisasi di seluruh daerah setelah kepengurusan pusat resmi terbentuk. Kabupaten Bandung menjadi salah satu daerah yang menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) untuk memilih kepengurusan baru yang akan menjalankan roda organisasi hingga 2031.

Sekretaris Jenderal Majelis Pimpinan Pusat (MPP) KAC, Acep Sumarna, mengatakan Muscab di Kabupaten Bandung merupakan bagian dari agenda nasional menyusul pelantikan Ketua Umum KAC H. Cucun Ahmad Syamsurijal beserta jajaran pengurus pusat beberapa waktu lalu di Pondok Pesantren Cipasung.

"Setelah pelantikan pengurus pusat, agenda besar kami adalah menata organisasi. Caranya dengan membentuk kembali kepengurusan di tingkat wilayah dan cabang. Hari ini Kabupaten Bandung melaksanakan Muscab untuk membentuk kepengurusan baru sampai tahun 2031," kata Acep.

Ia mengatakan konsolidasi serupa akan berlangsung di seluruh Indonesia. Dalam beberapa hari ke depan, pengurus pusat dijadwalkan menghadiri Muscab di Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Tangerang, Banten, hingga daerah lainnya.

"Semua kabupaten dan kota akan melaksanakan Muscab. Pengurus pusat dibagi ke sejumlah wilayah agar proses pembentukan kepengurusan berjalan lebih cepat," ujarnya.

Selain memperkuat struktur organisasi, KAC tengah fokus membangun basis data alumni Pondok Pesantren Cipasung. Pendataan dilakukan sebagai bagian dari persiapan menuju peringatan satu abad pesantren.

Menurut Acep, jumlah alumni Cipasung diperkirakan telah mencapai ratusan ribu orang. Namun, organisasi ingin memastikan seluruh data alumni tersusun secara akurat dan terintegrasi.

Pendataan dilakukan melalui tiga jalur, yakni verifikasi langsung dalam setiap pertemuan alumni, pengisian formulir digital berbasis Google Form, serta pengumpulan data dari database alumni jenjang SMP, SMA, dan perguruan tinggi.

"Seluruh data itu akan kami olah melalui sistem sehingga menghasilkan database yang valid. Target kami pada road to satu abad Cipasung adalah 100 ribu alumni terdokumentasi dan terpetakan," katanya.

Ia menambahkan, Ketua Umum KAC H. Cucun Ahmad Syamsurijal juga menginstruksikan agar silaturahmi alumni tidak hanya dilakukan melalui kegiatan berskala besar. Pertemuan-pertemuan kecil di tingkat kecamatan dinilai penting untuk memperkuat komunikasi dan rasa kekeluargaan di antara alumni.

"Kalau komunikasi terbangun dari bawah, mulai tingkat kecamatan, maka hubungan antarsesama alumni akan semakin kuat dan manfaatnya bisa dirasakan lebih luas," ucap Acep.

Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Cipasung KH Ubaidillah berharap Muscab KAC Kabupaten Bandung tidak sekadar menjadi forum pembentukan kepengurusan, tetapi juga mampu memperkuat kontribusi alumni bagi pesantren dan masyarakat.

"Atas nama pimpinan Pondok Pesantren Cipasung, kami menyambut baik pelaksanaan Muscab ini. Semoga membawa manfaat bagi pesantren, bagi alumni, serta memberikan kontribusi positif untuk bangsa dan negara," kata KH Ubaidillah.