digoNEWS

Bakso Berisi Sabu Dilempar ke Dalam Lapas Sukabumi, Pelaku Masih Diburu

Selasa, 23 Juni 2026 pukul 18.25 WIB
19 views
Bakso Berisi Sabu Dilempar ke Dalam Lapas Sukabumi, Pelaku Masih Diburu

Bagikan artikel:

DigoID, - Upaya penyelundupan narkoba ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sukabumi kembali terjadi. Sebungkus sabu seberat 1 gram yang disembunyikan di dalam bakso dilempar dari luar tembok lapas pada Senin (22/6/2026) dini hari. Hingga kini, pelaku pelemparan masih belum teridentifikasi.

Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono, mengatakan barang tersebut masuk ke area lapas sekitar pukul 04.23 WIB dan baru ditemukan petugas jaga sekitar 15 menit kemudian.

"Terpantau di CCTV adanya plastik hitam berbentuk bola dilempar dari luar dan masuk ke dalam lapas. Ketemu oleh petugas kami sekitar pukul 04.38 WIB," kata Budi, Selasa (23/6/2026).

Benda mencurigakan itu ditemukan menggelinding di sisi lapangan utama lapas. Petugas yang sedang berpatroli langsung mengamankan barang tersebut karena sebelumnya lokasi itu dalam kondisi bersih.

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan narkotika jenis sabu yang dibungkus plastik klip dan disembunyikan di dalam bakso. Barang bukti kemudian diserahkan kepada Satresnarkoba Polres Sukabumi Kota untuk penyelidikan lebih lanjut.

Menurut Budi, bakso berisi sabu itu dilempar dari arah Jalan Lettu Bakrie dan berhasil melampaui tembok lapas setinggi sekitar 6 hingga 8 meter.

Meski aksi pelemparan terekam kamera pengawas, identitas pelaku belum diketahui. Kondisi gelap saat subuh serta keberadaan pohon besar di sisi kanan lapas diduga menghalangi kamera CCTV menangkap pelaku secara jelas.

"Kita melihat ada barang masuk dari luar, tetapi pergerakan pelemparnya tidak terlihat. Kemungkinan karena masih gelap dan ada pohon besar yang menghalangi pandangan CCTV," ujarnya.

Saat kejadian, seluruh warga binaan dipastikan masih berada di dalam kamar masing-masing. Karena itu, pihak lapas belum dapat memastikan apakah barang haram tersebut ditujukan kepada narapidana tertentu.

Namun, Budi menegaskan pihaknya akan menindak tegas jika hasil penyelidikan menemukan adanya keterlibatan warga binaan dalam upaya penyelundupan tersebut.

"Kalau nanti ditemukan ada warga binaan yang memesan atau terlibat, tentu akan diproses hukum. Statusnya bisa menjadi masih ada perkara atau perkara baru," tegasnya.

Kasus ini bukan yang pertama. Dalam kurun sekitar satu tahun terakhir, Lapas Kelas IIB Sukabumi sedikitnya empat kali menggagalkan upaya penyelundupan narkoba dan barang terlarang lainnya dari luar lapas.

Budi menyebut kejadian tersebut menjadi evaluasi bagi jajarannya untuk memperketat pengamanan, terutama di titik-titik rawan yang berpotensi dimanfaatkan pelaku melempar barang ke dalam area lapas.

Seluruh barang bukti berupa bakso, lakban hitam, dan sabu seberat 1 gram kini berada di tangan penyidik Satresnarkoba Polres Sukabumi Kota. Polisi masih memburu pelaku sekaligus menelusuri kemungkinan adanya jaringan yang memasok narkoba ke dalam lapas.