digoNEWS

Viral Tahanan Kabur di Sukabumi, Polisi: Statusnya Masih Saksi

Minggu, 14 Juni 2026 pukul 19.52 WIB
19 views
Viral Tahanan Kabur di Sukabumi, Polisi: Statusnya Masih Saksi

Bagikan artikel:

DigoID, - Kabar dugaan tahanan kabur dari Polsek Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi, viral di media sosial. Namun, Polres Sukabumi membantah informasi tersebut dan menegaskan bahwa pria yang melarikan diri itu belum berstatus sebagai tahanan maupun tersangka.

Kasi Humas Polres Sukabumi Iptu Ilham Sapta Permadi mengatakan, pria bernama Agus Hermawan saat itu masih berstatus saksi terlapor dalam perkara yang masih berada pada tahap penyelidikan.

"Perlu kami sampaikan bahwa yang bersangkutan bukan tahanan. Saat kejadian, statusnya masih saksi terlapor dan perkara yang ditangani masih berada pada tahap penyelidikan. Oleh karena itu, informasi yang menyebutkan adanya tahanan kabur tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya," kata Ilham, Minggu, 14 Juni 2026.

Peristiwa itu bermula pada Rabu, 10 Juni 2026 sekitar pukul 09.00 WIB. Agus diserahkan warga ke Polsek Jampang Tengah karena diduga terlibat dalam pencurian satu dus obat di sebuah grosir di Desa Jampang Tengah.

Dari hasil pemeriksaan, polisi juga mendalami dugaan keterlibatan Agus dalam kasus pencurian telepon genggam milik seorang pedagang bakso yang terjadi pada 22 April 2026 di Kampung Bojong Lopang, Desa Jampang Tengah.

Kapolsek Jampang Tengah AKP Asep Jenal Abidin menjelaskan, pemeriksaan lanjutan terhadap Agus dilakukan pada Kamis, 11 Juni 2026. Namun, saat petugas sedang melengkapi administrasi penyelidikan, Agus diduga memanfaatkan kelengahan petugas untuk melarikan diri.

"Pada sekitar pukul 10.40 WIB, datang seorang anggota keluarga yang menyerahkan barang bukti berupa tas yang diduga digunakan saat membawa hasil kejahatan. Saat petugas pemeriksa keluar ruangan untuk menerima barang bukti tersebut, terdengar suara mencurigakan dari ruang pemeriksaan. Ketika petugas kembali masuk, yang bersangkutan sudah tidak berada di tempat dan diduga melarikan diri melalui jendela belakang ruangan," ujar Asep.

Insiden itu langsung memicu pencarian oleh aparat kepolisian. Polisi mengaku telah menyisir sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat pelarian Agus.

"Kami langsung berkoordinasi dengan pihak keluarga, melakukan pencarian berdasarkan arah yang diduga dilalui yang bersangkutan, memetakan keluarga dan teman-temannya, serta mendatangi kediaman orang tuanya untuk memperoleh informasi terkait keberadaannya," kata Asep.

Hingga Minggu, 14 Juni 2026, Agus masih dalam pencarian. Polisi juga meminta keterangan dari pihak keluarga guna membantu proses penyelidikan dan penyelesaian kerugian yang dialami para korban.

Di tengah derasnya arus informasi di media sosial, Polres Sukabumi meminta masyarakat tidak terburu-buru mempercayai narasi yang belum terverifikasi.