digoNEWS

Tenda Hajatan di Jalan Provinsi Dibongkar, Camat Solokanjeruk: Alhamdulillah Jalan Sudah Bisa Dilalui Kembali

Sabtu, 6 Juni 2026 pukul 05.16 WIB
22 views
Tenda Hajatan di Jalan Provinsi Dibongkar, Camat Solokanjeruk: Alhamdulillah Jalan Sudah Bisa Dilalui Kembali

Bagikan artikel:

DigoID, - Polemik penggunaan ruas jalan provinsi untuk hajatan di Desa Rancakasumba, Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, akhirnya berakhir. Setelah dilakukan koordinasi dan musyawarah bersama keluarga penyelenggara, tenda yang sempat berdiri di badan jalan telah dibongkar dan dipindahkan ke lokasi lain.

Camat Solokanjeruk Rahmatullah Mukti Prabowo mengatakan, pihaknya bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat terkait adanya tenda hajatan yang mengganggu akses jalan umum.

Menurut Prabowo, laporan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan turun ke lapangan dan melakukan komunikasi dengan pihak keluarga yang tengah menggelar hajatan di wilayah Desa Rancakasumba.

"Kami Forkopimcam Kecamatan Solokanjeruk menerima informasi dari masyarakat terkait adanya tenda hajatan yang menutupi jalan raya yang berada di wilayah Kecamatan Solokanjeruk, tepatnya di Desa Rancakasumba," kata Prabowo, Jumat (5/6/2026) malam.

Ia menjelaskan, pemerintah kecamatan bersama unsur TNI, Polri, pemerintah desa, dan pihak terkait lainnya memilih mengedepankan pendekatan persuasif untuk mencari solusi terbaik tanpa menimbulkan persoalan baru di tengah masyarakat.

Melalui dialog yang berlangsung secara kekeluargaan, pihak keluarga penyelenggara hajatan akhirnya memahami kondisi yang ada dan bersedia memindahkan seluruh fasilitas acara dari badan jalan.

"Alhamdulillah malam ini kami bersama Forkopimcam sudah berdialog dengan keluarga masyarakat yang melaksanakan hajatan tersebut," ujarnya.

Hasil pertemuan itu menghasilkan kesepakatan untuk membongkar tenda dan memindahkannya ke lokasi yang tidak mengganggu kepentingan publik maupun arus lalu lintas.

"Alhamdulillah, tenda sudah dibongkar dan dipindahkan ke tempat yang memang tidak mengganggu jalan umum," ungkap Prabowo.

Dengan selesainya proses pembongkaran, akses jalan yang sebelumnya terganggu kini telah kembali normal dan dapat digunakan masyarakat sebagaimana mestinya.

"Jadi alhamdulillah sekarang jalan sudah bisa dilalui kembali," katanya.

Rahmatullah juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga penyelenggara hajatan yang bersikap kooperatif dan bersedia mengikuti arahan dari pemerintah serta aparat kewilayahan. Menurutnya, penyelesaian persoalan melalui musyawarah menunjukkan bahwa komunikasi yang baik dapat menjadi solusi dalam menjaga ketertiban dan kepentingan bersama.

Ia berharap kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari. Masyarakat yang akan menyelenggarakan kegiatan dengan melibatkan fasilitas umum diminta berkoordinasi terlebih dahulu dengan pemerintah desa maupun aparat setempat agar tidak menimbulkan gangguan terhadap pelayanan publik dan aktivitas masyarakat.

Kasus ini sebelumnya menjadi perhatian luas setelah video tenda hajatan yang berdiri di ruas jalan provinsi viral di media sosial dan mendapat sorotan langsung dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Menindaklanjuti hal tersebut, jajaran Forkopimcam Solokanjeruk segera melakukan mediasi hingga akhirnya dicapai kesepakatan untuk memindahkan lokasi hajatan.

Kini, ruas jalan provinsi yang melintasi Desa Rancakasumba telah kembali berfungsi normal, sementara pelaksanaan hajatan tetap dapat berlangsung di lokasi baru yang telah disepakati bersama.