digoNEWS

PLN Minta Maaf, Jawa Alami Pemadaman Bergilir: Dua Pembangkit Besar Terganggu, Pasokan Batu Bara Dikebut

Sabtu, 20 Juni 2026 pukul 19.05 WIB
14 views
PLN Minta Maaf, Jawa Alami Pemadaman Bergilir: Dua Pembangkit Besar Terganggu, Pasokan Batu Bara Dikebut

Bagikan artikel:

DigoID, - Pemadaman listrik bergilir melanda sejumlah wilayah di Pulau Jawa dan memicu gangguan aktivitas warga. PT PLN (Persero) akhirnya buka suara dan menyampaikan permohonan maaf terbuka atas kondisi yang terjadi.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengakui gangguan ini berdampak langsung pada masyarakat dan aktivitas ekonomi. Ia memastikan perusahaan sedang bekerja dalam mode percepatan untuk memulihkan sistem kelistrikan.

“PT PLN (Persero) ingin memohon maaf yang sebesar-besarnya karena Pulau Jawa mengalami pemadaman bergilir. Kami memahami kesulitan yang dihadapi oleh masyarakat dengan adanya peristiwa ini,” kata Darmawan dalam konferensi pers, Sabtu (20/6/2026).

Di balik pemadaman ini, PLN menghadapi masalah serius di sisi pembangkit. Dua pembangkit listrik besar yang dikelola Independent Power Producer (IPP) dilaporkan mengalami gangguan teknis dan keluar dari sistem Jawa.

PLN belum merinci lokasi dan penyebab detail gangguan tersebut. Namun kondisi ini membuat suplai listrik ke sistem Jawa ikut tertekan.

Untuk menutup celah pasokan, PLN mengalirkan batu bara kalori menengah (medium rank coal) ke sejumlah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Jawa, termasuk PLTU milik PLN dan mitra.

“Proses penyaluran medium rank coal mulai mengalir pada PLTU di seantero Pulau Jawa,” ujar Darmawan.

Distribusi batu bara itu mencakup wilayah Jawa Barat hingga Jawa Timur. Di barat, pasokan masuk ke PLTU Lontar, Labuan, Suralaya I–VIII, Jawa VII, Jawa IX–X, hingga Indramayu. Sementara di timur mengalir ke PLTU Paiton I dan II, Paiton IX, Rembang, Pacitan, dan Tanjung Awar-Awar.

Langkah ini disebut sebagai upaya cepat menjaga bahan bakar pembangkit tetap aman di tengah gangguan sistem.

PLN juga menurunkan tim teknis bersama mitra pengelola pembangkit untuk mempercepat perbaikan dua PLTU yang bermasalah.

“Tim PLN bersama mitra kami dikerahkan agar perbaikan bisa berjalan cepat dan pembangkit kembali masuk sistem,” kata Darmawan.

Selain itu, PLN mempercepat kontrak pasokan batu bara dengan pemasok yang sudah ditunjuk pemerintah, sambil terus berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Minerba Kementerian ESDM.

Di tengah situasi ini, PLN menegaskan dukungan pemerintah menjadi kunci pemulihan. Perusahaan berharap suplai batu bara dan perbaikan pembangkit bisa segera menstabilkan kembali sistem listrik Jawa yang saat ini masih dalam masa pemulihan.