digoNEWS

KPK OTT Lima ASN BPK, Diduga Terkait Suap Audit Pengadaan Smart Board di Muara Enim

Kamis, 11 Juni 2026 pukul 07.30 WIB
7.7K views
KPK OTT Lima ASN BPK, Diduga Terkait Suap Audit Pengadaan Smart Board di Muara Enim

Bagikan artikel:

DigoID, - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan lima aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan suap audit di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim, Sumatera Selatan.

Kelima ASN tersebut telah dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan intensif. Kasus ini disebut merupakan pengembangan dari OTT yang sebelumnya menjerat Bupati Muara Enim, Edison.

"Saat ini pihak-pihak yang diamankan masih dilakukan pemeriksaan secara intensif," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan, Rabu (10/6/2026).

KPK mengungkapkan, hasil gelar perkara yang dilakukan penyidik memutuskan untuk menaikkan penanganan kasus tersebut dari tahap penyelidikan ke penyidikan. Dengan status baru itu, lembaga antirasuah segera menetapkan pihak-pihak yang bertanggung jawab sebagai tersangka.

"Siang tadi sudah dilakukan ekspos dan diputuskan atas penyelidikan tertutup ini diputuskan untuk naik ke tahap penyidikan, berdasarkan bukti permulaan yang cukup dan sah," ujar Budi.

Ia menambahkan, penyidik tengah mendalami peran masing-masing pihak yang diduga terlibat dalam perkara tersebut.

"Selanjutnya, nanti penyidik akan menetapkan pihak-pihak yang kemudian ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan suap di Pemkab Muara Enim, Sumatera Selatan, kepada oknum di Badan Pemeriksa Keuangan," katanya.

Menurut KPK, sebagian pihak yang kini diperiksa telah diamankan sejak Selasa (9/6/2026). Penangkapan dilakukan di sejumlah lokasi berbeda, baik di Jakarta maupun Sumatera Selatan.

"Ada yang diamankan juga baik di wilayah Jakarta maupun di Sumatera Selatan," ujar Budi.

Dugaan suap ini disebut berkaitan dengan upaya menutupi temuan hasil audit BPK terhadap sejumlah pengadaan di lingkungan Pemkab Muara Enim. Salah satu proyek yang menjadi sorotan adalah pengadaan smart board atau papan pintar.

"Sejauh ini berkaitan dengan untuk menutup temuan-temuan BPK berkaitan dengan pengadaan yang ada di Pemkab Muara Enim, salah satunya pengadaan smart TV tersebut," kata Budi.

Kasus ini memperpanjang daftar dugaan praktik suap yang menyasar proses pengawasan dan pemeriksaan keuangan negara. Jika terbukti, suap kepada auditor berpotensi merusak fungsi pengawasan yang seharusnya menjadi benteng pencegahan korupsi.

Hingga Rabu malam, KPK belum mengumumkan identitas pihak-pihak yang telah diamankan maupun jumlah uang yang diduga terkait dalam perkara tersebut. Penyidik masih melakukan pemeriksaan maraton sebelum mengumumkan penetapan tersangka secara resmi.