CFD Perdana di Soreang Siap Digelar, Jalan Al Fathu Ditutup Empat Jam dan Arus Lalu Lintas Direkayasa

Bagikan artikel:
DigoID, – Warga yang biasa melintas di kawasan Jalan Al Fathu, Soreang, perlu bersiap menghadapi perubahan arus lalu lintas. Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung menyiapkan rekayasa jalan hingga kantong parkir menjelang pelaksanaan Car Free Day (CFD) perdana yang direncanakan berlangsung bulan ini.
Kepala Dishub Kabupaten Bandung Hilman Kadar mengatakan skema tersebut disusun untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan saat CFD berlangsung.
"Rencana pelaksanaan CFD masih dalam pembahasan. Dishub Kabupaten Bandung bersiap dalam hal rekayasa lalu lintas, kantong parkir, dan penempatan personel," kata Hilman, Selasa.
CFD direncanakan digelar dalam dua tahap. Tahap pertama berlangsung di kawasan Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Bandung. Sementara tahap kedua akan dilaksanakan di Jalan Al Fathu mulai 21 Juni 2026.
Pada pelaksanaan CFD di Jalan Al Fathu, ruas jalan akan ditutup untuk kendaraan bermotor mulai pukul 06.00 hingga 10.00 WIB. Penutupan berlaku dari simpang lampu lalu lintas Masjid Al Fathu.
Dishub juga menyiapkan sistem contraflow di salah satu jalur Jalan Al Fathu menuju arah Soreang-Cipatik untuk mengurai potensi antrean kendaraan di sekitar lokasi.
Selain itu, pengendara dari arah Pasar Sehat Soreang yang hendak menuju Jalan Raya Soreang-Cipatik tidak diperbolehkan berbelok ke Jalan Al Fathu.
"Dari arah Pasar Sehat Soreang yang hendak ke Jalan Raya Soreang-Cipatik tidak boleh belok ke Jalan Al Fathu. Pengendara harus melalui Jalan Gading Tutuka kemudian masuk ke Jalan Terusan Exit Tol Soroja," ujar Hilman.
Untuk mendukung kegiatan tersebut, Dishub menyiapkan dua kantong parkir, yakni di Gedong Budaya Soreang dan Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi dan UMKM Kabupaten Bandung.
Lokasi itu akan digunakan untuk menampung kendaraan milik ASN maupun masyarakat yang datang mengikuti CFD.
Khusus pelaksanaan CFD di kawasan perkantoran Pemkab Bandung, seluruh kendaraan bermotor tidak diperkenankan masuk ke area kantor pemerintahan selama kegiatan berlangsung.
Di sisi lain, rencana CFD ini muncul di tengah tingginya pertumbuhan kendaraan bermotor di Kabupaten Bandung. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat mencatat jumlah kendaraan bermotor di Kabupaten Bandung pada 2025 mencapai sekitar 1,16 juta unit. Dari jumlah tersebut, sekitar 1,15 juta unit merupakan sepeda motor.
Kepala Bapperida Kabupaten Bandung Marlan menyebut CFD menjadi salah satu upaya untuk mendorong pola hidup sehat sekaligus mengurangi dampak tingginya mobilitas kendaraan.
"Kami masih melakukan penyempurnaan rencana ini. Akan ada pembahasan lanjutan. Untuk sementara jadwal CFD yang direncanakan yakni Jumat di kompleks perkantoran mulai 12 Juni 2026 dan Minggu di Jalan Al Fathu mulai 21 Juni 2026," kata Marlan.
Jika seluruh skema disepakati, CFD di Soreang bukan hanya menjadi ruang olahraga dan aktivitas warga pada akhir pekan, tetapi juga ujian pertama bagi kesiapan pemerintah mengelola arus kendaraan di salah satu kawasan tersibuk di Kabupaten Bandung. Bagi pengguna jalan, perubahan rute sejak pagi hari menjadi hal yang perlu diantisipasi agar tidak terjebak kemacetan.
Artikel Terkait
Baca juga artikel menarik lainnya






