Arsenal Menang “Miskin Gol”, Tapi Kaya Tekanan! Sundulan Havertz Bikin Burnley Tamat dan City Ketar-ketir
Senin, 18 Mei 2026 05:35
Reporter : Tim Digo.id
DigoID - Arsenal terus menekan Manchester City dalam perebutan gelar Premier League 2025/2026. Di tengah laga yang menegangkan dan penuh tekanan, The Gunners sukses menumbangkan Burnley 1-0 di Emirates Stadium, Selasa (19/5/2026) dini hari WIB.
Gol tunggal Kai Havertz bukan sekadar penentu kemenangan. Sundulan kerasnya di babak pertama menjadi “peluru emas” yang membuat Arsenal semakin dekat dengan trofi liga, sekaligus mengirim Burnley resmi tenggelam ke jurang degradasi.
Kemenangan ini terasa seperti alarm bahaya bagi Manchester City. Arsenal kini kokoh di puncak klasemen dengan 82 poin dari 37 laga, unggul lima angka dari City yang belum memainkan pertandingan. Tekanan kini sepenuhnya berada di kubu rival utama mereka.
Sejak menit awal, Arsenal langsung tampil menggila. Tekanan tanpa henti membuat Burnley nyaris tak diberi ruang bernapas. Gabriel membuka ancaman di menit ke-11, namun sepakannya masih melebar.
Tiga menit kemudian, Emirates nyaris meledak. Kai Havertz lolos menerima umpan matang Leandro Trossard, tetapi penyelesaiannya tipis menyamping dari gawang.
Burnley yang sudah dipastikan degradasi sempat mencoba melawan. Hannibal Mejbri mendapat peluang di menit ke-27, namun tendangannya jauh dari sasaran dan tak cukup membuat Arsenal panik.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-37. Berawal dari sepak pojok Bukayo Saka, Havertz melompat paling tinggi dan menghantam bola dengan sundulan keras yang tak mampu dibendung kiper Burnley.
Gol itu langsung membakar atmosfer Emirates Stadium. Arsenal semakin percaya diri, sementara Burnley terlihat kehilangan arah.
Menjelang turun minum, Saka hampir menggandakan keunggulan lewat tembakan jarak jauh. Namun bola hanya melintas tipis di samping gawang.
Di babak kedua, Burnley mencoba tampil lebih berani. Jaidon Anthony sempat mengancam lewat sepakan jarak jauh pada menit ke-51, tetapi bola melambung tinggi.
Arsenal hampir “membunuh” pertandingan di menit ke-54. Eberechi Eze melepaskan tembakan keras yang membentur mistar gawang. Stadion sempat terdiam sebelum akhirnya penonton kembali memberi dukungan penuh.
Burnley terus berusaha mencuri peluang lewat Hannibal Mejbri, namun rapatnya pertahanan Arsenal membuat semua serangan mentah.
Menit-menit akhir berlangsung penuh ketegangan. Leandro Trossard mendapat peluang emas pada menit ke-89 untuk memastikan kemenangan lebih nyaman, tetapi sepakannya melebar.
Meski hanya menang satu gol, hasil ini terasa sangat mahal bagi Arsenal. Satu langkah lagi menuju gelar, sementara Burnley harus menerima kenyataan pahit: mereka resmi hancur di papan bawah dan kembali terdegradasi.
