800 Ribu Hektare Mangrove Rusak, Menteri LH Ajak Semua Pihak Turun Tangan Pulihkan Pesisir

Bagikan artikel:
DigoID, - Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Moh Jumhur Hidayat mengungkap kondisi serius hutan mangrove di Indonesia. Dari sekitar 3,4 juta hektare mangrove yang dimiliki Indonesia, hampir 800 ribu hektare di antaranya mengalami kerusakan dan membutuhkan rehabilitasi.
Pernyataan itu disampaikan Jumhur saat memimpin Gerakan Brebes ASRI dan penanaman mangrove di Pantai Randusanga Kulon, Kabupaten Brebes. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat pemulihan ekosistem pesisir sekaligus menghadapi dampak perubahan iklim.
"Hampir 800.000 hektare mangrove di Indonesia rusak dan harus dipulihkan. Saya mengajak semua kelompok bergotong royong menanam mangrove maupun tumbuhan lain untuk menghijaukan bumi," kata Jumhur.
Menurutnya, kerusakan mangrove bukan hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga meningkatkan risiko abrasi, banjir rob, hingga memperburuk ancaman perubahan iklim akibat berkurangnya kemampuan alam menyerap karbon.
Jumhur menegaskan, rehabilitasi mangrove harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang.
"Tidak ada tekad yang mampu menyatukan berbagai kekuatan selain tekad memuliakan bumi. Lintas usia, lintas agama, lintas profesi, hingga lintas budaya bisa bersatu untuk tujuan yang sama," ujarnya.
Ia menilai keberhasilan rehabilitasi tidak diukur dari banyaknya bibit yang ditanam dalam satu kegiatan, melainkan dari jumlah pohon yang benar-benar tumbuh dan memberi manfaat bagi masyarakat pesisir.
"Menanam hari ini bukan sekadar menumbuhkan pohon. Kita sedang menumbuhkan perlindungan, kesejahteraan, dan harapan bagi generasi mendatang," tegasnya.
Wakil Bupati Brebes Wurja menyebut kehadiran Menteri Lingkungan Hidup menjadi suntikan semangat bagi pemerintah daerah dan warga untuk terus menjaga kawasan pesisir melalui budidaya mangrove.
Sementara itu, Rektor Universitas Harkat Negeri Sudirman Said menyatakan pihaknya siap mendukung Gerakan Penanaman 2 Miliar Pohon sekaligus memperkuat rehabilitasi mangrove di wilayah pesisir Jawa Tengah.
"Kami ingin ikut berpartisipasi dalam gerakan menanam 2 miliar pohon dan mendukung penguatan kawasan pesisir melalui mangrove. Gerakan ini bisa melibatkan semua unsur, mulai pemerintah, kampus, hingga masyarakat," ujar Sudirman.
Melalui Gerakan Brebes ASRI, KLH/BPLH mendorong pemerintah daerah, perguruan tinggi, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat memperkuat kolaborasi memulihkan ekosistem pesisir. Langkah itu diharapkan mampu meningkatkan ketahanan wilayah pantai terhadap perubahan iklim sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan bagi generasi berikutnya.
Sumber : Kementerian Lingkungan Hidup / Badan Pengendalian Lingkungan Hidup
Artikel Terkait
Baca juga artikel menarik lainnya






