digoNEWS

Viral Keranjang Langit Situ Gunung Tabrakan di Tengah Jalur, Pengelola Sebut Wisatawan Diduga Utak-Atik Penggerak

Kamis, 18 Juni 2026 pukul 09.00 WIB
35 views
Viral Keranjang Langit Situ Gunung Tabrakan di Tengah Jalur, Pengelola Sebut Wisatawan Diduga Utak-Atik Penggerak

Bagikan artikel:

DigoID, – Wahana Keranjang Langit di kawasan wisata Situ Gunung Suspension Bridge, Kabupaten Sukabumi, menjadi sorotan setelah video insiden dua keranjang bertabrakan di tengah lintasan viral di media sosial.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu, 14 Juni 2026. Dalam video yang beredar, satu keranjang yang membawa dua wisatawan terlihat berhenti di tengah jalur sebelum akhirnya tertabrak keranjang lain yang melaju dari belakang.

Video tersebut direkam oleh pengunjung bernama Abdul Rozak yang saat itu juga sedang menaiki wahana yang sama dari arah berlawanan.

"Saya naik Keranjang Langit dan saat sedang videoin terlihat ada satu keranjang yang berhenti di tengah-tengah. Selang beberapa menit dari belakang ada keranjang lain yang melaju dan akhirnya menabrak keranjang yang depan," kata Abdul, Kamis (18/6/2026).

Menurut Abdul, dirinya berada di jalur arah balik, sedangkan keranjang yang mengalami kendala berada di jalur keberangkatan. Ia mengaku tidak mengetahui pasti berapa lama keranjang tersebut berhenti, namun dua penumpang di dalamnya sempat terlihat panik.

"Agak panik," ujarnya.

Video itu langsung memicu beragam komentar warganet. Banyak yang mempertanyakan standar keselamatan wahana yang berada di salah satu destinasi wisata populer di Sukabumi tersebut.

Sebagai saksi kejadian, Abdul berharap pengelola melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan dan operasional wahana.

"Harus ada perbaikan untuk sistem pengamanan, terutama motor yang menjadi penggerak di atas harus di-maintenance. Tombol penggerak motor juga jangan ditempatkan dekat tangan kanan penumpang," katanya.

Menanggapi viralnya video tersebut, Manager Operasional Situ Gunung Suspension Bridge, Usep Suherlan, membenarkan adanya keranjang yang sempat berhenti di tengah lintasan. Namun, ia menduga gangguan terjadi karena wisatawan mengutak-atik komponen pengatur kecepatan atau potensio yang terpasang pada keranjang.

"Kalau dilihat dari hasil video sampai akhir, itu ada dimainkan potensio-nya. Kita tidak menginformasikan bahwa potensio itu harus dipegang atau dimainkan. Itu hanya kami yang tahu," kata Usep.

Ia menjelaskan, insiden terjadi ketika posisi keranjang sekitar 50 meter sebelum titik akhir perjalanan. Keranjang yang berhenti akhirnya bisa bergerak kembali setelah terdorong oleh keranjang lain yang datang dari belakang.

"Hanya kemarin itu bukan dengan petugas, tapi dengan pengunjung lagi yang menggunakan keranjang berikutnya. Kejadiannya sekitar 50 meter sebelum finish," ujarnya.

Usep menyebut Keranjang Langit merupakan wahana ekstrem dengan panjang lintasan sekitar 523 meter. Pada titik terdalam, ketinggian wahana dari permukaan sungai mencapai sekitar 160 meter.

Menurutnya, potensio berfungsi mengatur kecepatan keranjang yang digerakkan oleh baterai dan dinamo. Ke depan, pihak pengelola akan mengevaluasi sistem informasi serta prosedur operasional agar kejadian serupa tidak terulang.

"Ini memang harus dievaluasi. Segala bentuk apa pun, hal kecil maupun besar, semua harus dievaluasi untuk menuju lebih baik lagi," kata Usep.