Suguhan Nuansa Alam di Ecopark Curugtilu dan MS Hotel
Sabtu, 31 Desember 2022 21:39
Reporter : Siti Ninu Nugraha
Dok Siti Ninu.
KABUPATEN BANDUNG -- Musim liburan akhir tahun sudah berada di puncaknya yaitu pada 31 Desember 2022. Banyak wisatawan baik dari masyarakat kota maupun warga lokal itu sendiri yang berlibur di tempat wisata dengan nuansa alam seperti di daerah Ciwidey dan Rancabali, Kabupaten Bandung.
Salah satu hal terpenting saat berlibur bagi wisatawan luar daerah adalah penginapan. Banyak jenis penginapan di daerah tempat wisata saat ini baik penginapan indoor maupun outdoor.
Salah satu penginapan sekaligus tempat wisata yang mengusung tema penginapan outdoor adalah Ecopark Curugtilu. Ecopark Curugtilu berlokasi di Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung.
Manajer Operational dan Marketing, Andri Sunendar mengatakan saat libur Natal belum ada peningkatan pengunjung atau wisatawan. Hal tersebut dikarenakan cuaca yang ekstrem membuat wisatawan berkurang.
“Kalau Natal kemarin karena memang cuaca di sini agak lumayan ekstrem. Jadi kalau peningkatan belum ada. Mudah-mudahan justru kita bikin event di sekarang pas malam Tahun Barun dari tanggal 31 Desember sampai 1 Januari dapat meningkatkan wisatawan,” ujar Andri.
Andri mengatakan, pada 31 Desember 2022 Ecopark Curugtilu menggelar sebuah event yang ditujukkan untuk menyambut tamu wisata dan tamu penginapan yang akan merayakan malam Tahun Baru. Menurutnya, saat ini untuk penginapan di Ecopark Curugtilu sudah full booking untuk malam Tahun Baru.
“Event ini untuk memfasilitasi wisatawan yang datang pagi sampai sore, stagenya di area pertama. Kedua, kita memfasilitasi buat yang menginap, karena kita kalau yang menginap sudah full. Tinggal kita narik buat di hari-H tanggal 31 Desember 2022,” lanjut Andri.
Lebih lanjut, acara ini pun bakalan menampilkan band lokal untuk menghibur tamu. Sebut saja Anjani Project, yang menjadi home band di Ecopark Curugtilu, kemudian aja juga untuk penampilan malam Tahun Baru yang diisi oleh XGD Band.
“Acaranya lebih ke entertain, doorprize, kalau entertainnya kita masih lokal band kebetulan saya dulu di entertain jadi ya temen-temen aja, yang penting ngisi aja di dua hari ini. Yang ngisinya ada dari Anjani Project itu orang lokal Banjaran, terus yang kedua homeband disini, untuk malamnya di atas ada XDG Band,” ujar Andri.
Pada awalnya lokasi Ecopark Curugtilu hanya untuk spot foto saja. Andri mengatakan, penginapan yang berada di Ecopark Curugtilu dibangun berdasarkan kebututuhan pengunjung yang datang ke lokasi tersebut.
“Fasilitas di Ecopark Curugtilu memang pada awalnya hanya untuk spot foto saja, terus kebutuhan pengunjung yang datang ke Bandung Selatan khususnya ke Rancabali ini ternyata banyak yang mau menginap,” lanjut Andri.
Menurut Andri ada tiga tipe penginapan di Ecopark Curugtilu, yaitu tipe mini camp, tipe family tent, dan yang terakhir untuk VIP, yaitu Bukit Pamidangan dengan fasilitas toilet di dalam.
“Kita bikin penginapan ada tiga tipe penginapan yang pertama ada mini camp ada 16 unit dengan kapasitas dua orang, yang berikutnya ada family tent itu ada 16 unit itu kapsitas empat orang, lalu yang terakhir karena banyak permintaan tamu minta toilet di dalam maka dibikin Bukit Pamidangan untuk high class-nya atau VIP-nya,” ujar Andri.
Untuk harga penginapan, Andri menjelaskan, mini camp pada weekday sebesar 450 ribu Rupiah dan akhir pekan mulai dari 550 ribu Rupiah. Harga tersebut sudah termasuk sarapan dan tiket masuk gratis.
Kemudian untuk tipe family tent, harga yang dipatok di weekday mulai 550 ribu Rupiah serta weekend 650 ribu Rupiah, dengan fasilitas yang sama. Lalu untuk Bukit Pamidangan harga di weekend mulai 1,2 juta Rupiah dan weekday 900 ribu Rupiah.
“Ada harga khusus untuk periode Natal dan Tahun Baru, kita naikkan 25 persen,” ujar Andri.
Buat para pengunjung yang ingin melakukan pemesanan, bisa menghubungi nomor yang tertera di Instagram Ecopark Curugtilu, yakni @ecoparkcurugtilu.official.
Selain itu, ada pula penginapan indoor juga masih banyak diminati. Salah satunya MS Hotel di Jalan Raya Ciwidey, Kabupaten Bandung.
Tempat menginap yang satu ini masih menjadi favorit para wisatawan. Tak heran, tingkat kunjungannya saat libur akhir tahun ini melonjak sebanyak 70 persen.
Room Division MS Hotel, Ayi, mengatakan pengunjung selama libur Natal dan Tahun Baru sejak 25 Desember 2022 meningkat sebesar 70 persen. Ayi berharap ada peningkatan sebesar 100 persen pada puncak libur Tahun Baru.
MS Hotel ini memiliki fasilitas wifi, televisi, hingga water heater. MS Hotel memiliki tiga tipe kamar, yaitu Superrior, Deluxe, dan Junior Suite.
“Untuk harga yang Superior kalau hari biasa kita mulai harga 400 ribu Rupiah, untuk yang Deluxe sekitar 500 ribu Rupiah, kemudian yang Junior Suite yang besar yang ada pantry dan lain-lain itu harganya 700 ribu Rupiah” ujar Ayi.
Menurutnya, lokasi MS Hotel cukup strategis dan lumayan dekat dengan berbagai tempat wisata seperti Kawah Putih dan Situ Patenggang. MS hotel memiliki 24 kamar secara keseluruhan.
Ayi mengatakan khusus untuk Libur Natal dan Tahun Baru ada kenaikan harga di setiap tipe kamarnya, yakni naik sebesar 100 ribu Rupiah setiap tipe kamarnya.