Sapi Merah Untuk Sambut Messiah Sebagai Tanda Kiamat, Muslim Dilarang Meyakini

Senin, 25 Maret 2024 21:45

Reporter : Tim Digo.id

top-news

Ilustrasi Teori Upaya Zionis Runtuhkan Al Aqsa dan Diganti Jadi Bait Suci Mulai Terlihat Jelas/TimDigo.id

 

Jakarta, DigoID-Ada cerita yang lagi hangat dibahas, guys! Jadi, menurut keyakinan umat Yahudi, keberadaan sapi merah itu kayak pertanda akhir zaman atau kiamat, loh. Sekarang, ada lima sapi merah jenis Red Angus yang sudah sampai di Israel dari Texas, Amerika Serikat, jaraknya nyampe 11.256 km!

Sapi Merah Menurut Yahudi

Nah, menurut para Yahudi, kalo udah ada sapi merah, artinya impian mereka bangun kuil ketiga di Yerusalem bakal segera terwujud. Tapi, ada catch-nya, guys. Mereka harus ngebongkar dulu Masjid Al Aqsa yang ada di sana. Trus, rencananya, Kuil Solomon ketiga itu bakal dibangun di atas tempat Masjid Al Aqsa. Trus, abis itu, katanya Mesias bakal turun, jadi tanda akhir zaman gitu deh menurut keyakinan mereka.

Sejarah Bait Suci Yahudi

Ada netizen di sosial media X yang lagi ngebahas masalah ini dengan serius, loh. Menurut teori dari akun @glasescrown, Senin, 25 Maret 2024, di agama Yahudi, mereka punya kuil utama yang disebut Bait Suci. Sejarahnya tuh ada dua Bait Suci. Yang pertama dibangun pas zaman nabi Sulaiman AS, tapi dihancurkan pasukan Babilonia di bawah pimpinan Raja Nebukadnezar tahun 586 SM. Nah, abis itu dibangun lagi yang kedua oleh Raja Yahudi bernama Herodes. Kuil kedua ini bertahan sampe tahun 70 M, tapi akhirnya dihancurkan lagi oleh pasukan Romawi.

Jadi, semenjak itu sampe sekarang, bangsa Yahudi masih belum punya Bait Suci yang baru. Tapi, di ajaran mereka ada nubuat yang bilang kalo di akhir zaman nanti mereka bakal bisa bangun lagi Bait Suci yang ketiga, dan kalo itu kejadian, artinya Messiah mereka bakal dateng dekat. Selama 2000 tahun, orang-orang Yahudi selalu berdoa dan berharap kalo Bait Ketiga bakal dibangun di masa mereka. Ini bener-bener jadi bagian penting dan serius banget buat bangsa Yahudi, guys. Ritual ibadah dan qurban mereka juga tergantung banget sama Bait Suci ini.

Rencana Membangun Lagi Bait Suci

Sejak negara Israel berdiri, bahkan dari tahun 1967, kaum Yahudi zionis udah ngelakuin proyek-proyek buat persiapan bangun Bait Suci ini, loh! Ini buktinya mereka udah ngebet banget, guys, buat benerin Bait Suci yang katanya bakal jadi pusat peribadatan lagi.

Tapi, yang lebih bikin heboh lagi, si @glasescrown (Ara) juga cerita kalo rencana pembangunan kuil ini udah dipersiapkan dari dulu banget, sampe puluhan tahun! Semuanya mereka persiapkan dengan matang, guys. Jadi, bisa dibayangkan deh, gimana seriusnya mereka ngelakuin proyek ini.

Perayaan Shabbat of the Red Heifer Bentar Lagi?

Gak cuma itu, Ara juga cerita kalau sejak tahun 2022 kemarin, mereka udah temuin lima ekor sapi merah, guys! Di sebuah peternakan di Texas, loh. Gak nyangka, kan? Dan yang lebih bikin kaget, semua sapi itu dibeli sama pihak zionis. Sekarang, sapi-sapi merah itu udah nyampe di Israel, dan mereka diternak di lokasi super rahasia di Tepi Barat. Gimana gak bikin penasaran, sih?Trus, sekarang ini, para sapi merah ini udah di usia yang tepat untuk dipake, guys! Tapi, nih, zionis Israel harus bener-bener cepat, loh. Soalnya, menurut aturan kriterianya, cuma sisa waktu 9 bulan lagi sebelum sapi merahnya gak termasuk kriteria lagi. Udah gitu, waktu buat melaksanakan ritualnya juga udah deket banget, guys! Mamo, salah satu zionis yang ditugaskan buat ngurus sapi-sapi ini, ngomong kalo mereka udah siap, dan ritualnya bisa dilakukan dalam hitungan hari di bulan Maret ini.

Dan lo tau gak? Ternyata ada hari raya khusus untuk ritual sapi merah, guys! Perayaan itu diberi nama Shabbat Parah atau Shabbat of the Red Heifer, dan waktunya tinggal 4 hari lagi, loh! Yap, tanggal 29 Maret 2024. Kaget banget kan?

Pandangan Islam Bagaimana?

Nah, kalo dari pandangan Islam, ada ulama Buya Yahya, yang bilang kalo sapi merah itu nggak ada hubungannya sama Islam. “Tanda-tanda kiamat besar tidak ada sapi merah. Tapi ada keyakinan Yahudi bukan keyakinan Islam. Maka jangan dibawa, ini keyakinan Yahudi,” tuturnya seperti dikutip dari YouTube Al Bahjah TV, Senin, 25 Maret, 2024.

Lebih lanjut, menurut ajaran Islam, kiamat itu ada dua jenis, kecil dan besar. Yang besar itu ditandai dengan berbagai macam tanda-tanda, tapi sapi merah nggak masuk dalam daftarnya. Tapi, kayak yang dituturkan Buya Yahya, ini lebih ke keyakinan Yahudi, bukan Islam. “Alamat tanda kiamat yang diajarkan Nabi Isa adalah sama seperti yang diajarkan Nabi Muhammad. Tanda-tanda kiamat yang diajarkan Nabi Musa sama, karena Nabi Musa itu hanya bersumber dari ajaran Allah yang harus kita yakini,” ucapnya.

Cuma Alasan Buat Serbu Al Aqsa, Muslim Dilarang Meyakini!

Lanjut dari Buya Yahya, katanya para Yahudi meyakini kalo nggak bisa bangun kuilnya kalo sapi merah belum lahir. Dan ini dimanfaatin sama beberapa ekstremis Yahudi buat serbu Masjid Al Aqsa di Palestina, guys! “Kalau sudah keluar sapi merah, harus kita rebut Palestina, kita hancurkan, kita bangun kembali Haikal Sulaiman yang pernah ada dikembalikan lagi untuk menyiapkan raja yang akan datang, ini bisa berbahaya,” tutur Buya Yahya.

Trus, menurut Buya Yahya lagi, buat seorang Muslim, nggak boleh deh ngeyakinin sapi merah itu tanda kiamat. Dan menurut keyakinan Yahudi yang non zionis juga sama kayak Islam, guys. Jadi, ada sedikit mirip-miripnya gitu.

Nggak semua Yahudi punya pandangan yang sama tentang ini, loh. Ini lebih ke keyakinan sekte Yahudi tentang kiamat dan bangunnya kembali kuil mereka. “Tapi yang tidak semua Yahudi satu paham dalam hal ini, jadi itu salah satu keyakinan sekte Yahudi tentang tanda-tanda kiamat dan tanda akan dibangunnya kembali Haikal mereka, itu saja bukan urusan dengan Islam, tidak ada,” ujar Buya Yahya. (wd)

 

 

Redaktur : seno

TOP NEWS

Berita Terkait


pusat-data-nasional-kena-sabotase-netizen-peringatkan-rencana-teror

Pusat Data Nasional Kena Sabotase, Netizen Peringatkan Rencana Teror!

Alfons Tanujaya bilang kalau Kemenkominfo sama BSSN tuh harusnya dipimpin sama orang yang bener-bene...

kapolda-sumbar-bantah-afif-meninggal-dianiaya-polisi-pihak-yang-viralkan-langsung-dicari

Kapolda Sumbar Bantah Afif Meninggal Dianiaya Polisi, Pihak Yang Viralkan Langsung Dicari!

Kapolda Sumbar, Irjen Suharyono, membantah jika Afif Maulana (13), seorang siswa SMP meninggal karen...

hbd-jokowi-kepuasan-publik-sebesar-756-persen-jadi-kado-spesial

HBD Jokowi! Kepuasan Publik Sebesar 75,6 Persen Jadi Kado Spesial

Hari ini ada yang spesial banget nih, Presiden Jokowi ulang tahun yang ke-63

misi-putin-satukan-aliansi-sampai-ke-vietnam-amerika-serikat-dan-nato-meradang

Misi Putin Satukan Aliansi Sampai ke Vietnam, Amerika Serikat dan NATO Meradang!

Vladimir Putin, baru aja mendarat di Vietnam sekaligus jadi destinasi terakhir dalam tur Asia-nya

dicecar-habis-oleh-kpk-hingga-minta-ganti-penyidik-kusnadi-mengaku-pernah-bertemu-harun-masiku

Dicecar Habis Oleh KPK Hingga Minta Ganti Penyidik, Kusnadi Mengaku Pernah Bertemu Harun Masiku

Sudah lebih dari seminggu setelah KPK bilang telah tahu posisi Harun Masiku, staf Hasto dicecar oleh...

ketua-pbnu-jawab-kritik-cak-imin-soal-fasilitas-jamaah-haji-dari-indonesia

Ketua PBNU Jawab Kritik Cak Imin Soal Fasilitas Jamaah Haji Dari Indonesia

Gus Fahrur bilang kalau pelayanan haji 2024 oleh Kementerian Agama udah lebih bagus dan juga angka k...

ada-kelompok-masyarakat-miskin-baru-karena-judi-online-mereka-berhak-dapat-bansos

Ada Kelompok Masyarakat Miskin Baru Karena Judi Online, Mereka Berhak Dapat Bansos?

Menteri PMK, Muhadjir Effendy memasukkan nama-nama korban judi online ke dalam Data Terpadu Kesejaht...

setidaknya-sudah-ada-37202-nyawa-menghilang-akibat-agresi-israel-pbb-bilang-ini-salah-hamas

Setidaknya Sudah Ada 37.202 Nyawa Menghilang Akibat Agresi Israel, PBB Bilang Ini Salah Hamas

COI anggap Israel berupaya memusnahkan Gaza dengan korban 37.202 nyawa telah menghilang namun PBB be...

nadiem-makarim-minta-kenaikan-anggaran-sebesar-25-triliun-dpr-pertanyakan-dana-daerah-untuk-apa

Nadiem Makarim Minta Kenaikan Anggaran Sebesar 25 Triliun, DPR Pertanyakan Dana Daerah Untuk Apa?

Kemendikbudristek meminta tambahan anggaran sebesar RP 25 triliun ke DPR setelah sebelumnya disepaka...