digoNEWS

Rajiv Tambah Bantuan Rp20 Juta per Rumah untuk 17 Penerima BSPS, Siapkan Program Desa Tematik

Minggu, 26 Juli 2026 pukul 11.33 WIB
34 views
Rajiv Tambah Bantuan Rp20 Juta per Rumah untuk 17 Penerima BSPS, Siapkan Program Desa Tematik

Bagikan artikel:

DigoID, - Anggota DPR RI Rajiv memastikan akan menambah bantuan sebesar Rp20 juta untuk masing-masing dari 17 rumah penerima program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di daerah pemilihannya. Tambahan anggaran tersebut diberikan untuk menutupi kebutuhan pembangunan rumah yang dinilai belum tercukupi hanya dengan dana BSPS dari pemerintah pusat.

Komitmen itu disampaikan Rajiv saat meninjau langsung pelaksanaan program pembangunan di desa setempat. Menurutnya, besaran bantuan BSPS sebesar Rp20 juta masih belum memadai karena pembangunan rumah dilakukan dengan mekanisme swadaya masyarakat.

"Ini kan anggaran dari Presiden Rp20 juta. Kerjanya swadaya. Kita sama-sama tahu Rp20 juta, swadaya pun pasti kurang maksimal. Di desa ini ada 17 rumah yang dapat BSPS permohonan saya, nanti saya tambah Rp20 juta lagi untuk masing-masing rumah," kata Rajiv di hadapan warga dan perangkat desa, Sabtu (25/7/2026).

Dengan tambahan tersebut, setiap penerima BSPS akan memperoleh dukungan dana lebih besar agar pembangunan rumah dapat diselesaikan sesuai kebutuhan. Rajiv mengatakan koordinasi teknis penyaluran bantuan lanjutan akan segera dilakukan melalui timnya bersama pemerintah desa dan pemerintah daerah.

Selain mendorong peningkatan kualitas hunian, Rajiv juga menyiapkan program pengembangan desa tematik sebagai upaya memperkuat perekonomian masyarakat. Program itu akan diintegrasikan dengan dukungan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Menurut Rajiv, desa perlu didorong menjadi lebih mandiri melalui pengembangan potensi lokal, sehingga tidak hanya bergantung pada bantuan sosial.

"Nanti Pak Kades dan Pak Bupati ketemu saya. Saya kasih program desa tematik dari KKP sehingga desa ini bisa mandiri dan membantu masyarakat di sini. Ini memang tidak membuat kaya, tetapi setidaknya bisa mengurangi lapar kita," ujarnya.

Ia berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pemerintah desa dapat mempercepat pelaksanaan program kerakyatan, baik di sektor perumahan maupun pemberdayaan ekonomi, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat pedesaan.