Kasus Penggelapan Uang sampai Aksi Penganiayaan KPPS Mencederai Pemilu 2024

Senin, 19 Februari 2024 20:48

Reporter : Ekadyana N. Fauzi

top-news

Ilustrasi Aksi Kriminalitas Pemilu 2024/TimDigo.id

 

Jakarta, DigoID-Kejadian yang bikin geger di Kelurahan Batu Piring, Kecamatan Paringin Selatan, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan. Jadi gini ceritanya, honor anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) senilai Rp 115 juta tiba-tiba hilang ditelan bumi! Lu pada penasaran, kan? Nah, ternyata pelakunya adalah si MH, yang notabene adalah bendahara dari Panitia Pemungutan Suara (PPS) di kelurahan tersebut.

Honor KPPS Ratusan Juta Lenyap

Bayangin aja, dari duit ratusan juta itu, tinggal sisa Rp 17 juta aja, guys! Benar-benar bikin miris. Kasus ini dibeberin sama Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Balangan, Iptu Galuh Restu. Katanya, MH ini sebenernya udah nyicil duit buat honor Linmas dan KPPS. Tapi anehnya, cuma honor Linmas yang dibayar, sisanya buat anggota KPPS yang berjumlah 126 orang, ditunda pembayarannya. Kalo gitu, wajar aja kalo anggota KPPS pada protes, kan? Itu hak mereka!

Lalu, apa yang terjadi selanjutnya? Uang yang seharusnya dipakai untuk honor KPPS itu malah di-transfer sama MH ke rekening pribadinya sendiri! Dan lo bakal kaget, guys, tau gak apa yang dia lakuin dengan uang itu? Dia gunain buat main judi online! Sungguh tidak bertanggung jawab!

Akibat Judi Online Hak Ratusan Anggota KPPS Lenyap

Nah, akibat ulahnya ini, duitnya habis manis tinggal sisa Rp 17 juta aja, trus MH kabur ke Kecamatan Tanjung, Tabalong. Beruntungnya, polisi berhasil menangkap MH di sebuah penginapan di sana pada Jumat kemarin. Trus, pas polisi geledah, betapa terkejutnya mereka karena ketemu uang tunai sebesar Rp 17 juta!

"Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan uang tunai sebesar Rp 17 juta," ujar Galuh, dilansir kompas, Sabtu, 17 Februari 2024.

Tentunya, MH ngakuin perbuatannya, guys, dan sekarang dia ditahan di Markas Polres Balangan. Selesai cerita? Belum dong, guys! Anggota KPPS pada geram banget, mereka langsung dateng ke kantor kelurahan buat tanya soal honor mereka sebagai petugas penyelenggara Pemilu 2024.

Salah satu anggota KPPS, Ahmad, sampe ngomong kalo mereka kecewa banget karena pembayaran hak mereka itu telat banget, padahal udah sesuai edaran dari KPU RI yang nyebutin paling lambat harus dibayar tanggal 15 Februari kemarin. Hmmm kasihan mereka ya.

"Tentunya kami sangat kecewa dengan adanya keterlambatan pembayaran ini, karena sesuai edaran dari KPU RI, hak kami paling lambat dibayar pada 15 Februari kemarin,” ucap salah satu anggota KPPS Kelurahan Batu Piring, Ahmad, Jumat.

Intinya, semoga aja ada solusi yang adil buat semua pihak yang terdampak. Ini pengingat betapa pentingnya integritas dan kepercayaan dalam menjalankan tugas, guys. Jangan sampai kejadian kayak gini terulang lagi di masa depan!

Ngeri! Linmas Bacok KPPS

Ada juga kejadian yang bikin geger di TPS 27 Kelurahan 30 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II Palembang, Sumatera Selatan. Nah, jadi ceritanya, ada Rio Verlanda alias RV (34), petugas Linmas di situ, yang nekat bawa parang dan bacok Osa (30), yang notabene adalah ketua Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di tempat itu.

Nah, akibat perbuatannya, Rio udah ditetapkan jadi tersangka dan ditahan di Polrestabes Palembang. Cerita dimulai dari permintaan Rio ke Osa, untuk didahulukan adik iparnya buat nyoblos di TPS tempat Osa bertugas. Alasannya, istri Rio dateng bersama adik iparnya yang lagi hamil sembilan bulan. Maka dari itu, Rio minta tolong buat Osa biar adik iparnya bisa cepet pulang.

Akibat Engga Diduluin Pas Nyoblos Korban Pasang Muka Sinis

Tapi, malah permintaan Rio itu diacuhkan sama Osa. Bahkan, menurut Rio, Osa malah nunjukkin muka sinis, yang bikin Rio sakit hati. Kesalnya Rio makin memuncak waktu magrib, pas Rio lagi jaga di TPS, dan minta penghitungan surat suara dihentikan sebentar buat shalat. Tapi lagi-lagi, Osa cuek aja. Nah, dalam keadaan kesal itu, Rio ngambil parang dan serang Osa waktu dia lagi ngitung surat suara.

Nah, Rio sendiri akui kalo dia salah udah gitu nyesel banget udah kebawa emosi sampe ngebacok Osa. Dia juga minta maaf ke Osa atas perbuatannya.

Sementara itu, Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihhartono, nambahin kalo penganiayaan yang dilakuin Rio ke Osa itu ada dua motif. Pertama, karena adik iparnya nggak didahulukan buat nyoblos, dan kedua, karena Osa nunjukkin muka sinis.

"Awalnya mereka sempat cekcok mulut karena pelaku minta adik iparnya didahulukan mencoblos karena sedang menamani istri pelaku yang sedang hamil. Dari sana, pelaku dendam dan ketika itu pelaku langsung memasang muka sini,” jelas Kapolres. 

Atas perbuatannya, tersangka Rio yang tercatat sebagai warga Jalan Talang Kerangga, Lorong Lebak Malang, Kecamatan Ilir Barat II Palembang dikenai Pasal 351 Ayat 2 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman penjara lima tahun.

Akibat kejadian itu, Osa harus dirawat di RS AK Gani Palembang gara-gara luka bacokan di kepala.

 

Redaktur : seno

Berita Terkait


demo-di-depan-gedung-mk-prabowo-minta-dibatalin-sampai-berujung-saling-lempar

Demo di Depan Gedung MK Prabowo Minta Dibatalin sampai Berujung Saling Lempar

Nah, tiba-tiba aja mulai ada lemparan-lemparan barang dari kedua pihak, dari botol air sampe batu.

breaking-news-israel-serang-iran-rudal-menghantam-salah-satu-pangkalan-militer-dan-proyek-nuklir-iran

Breaking News! Israel Serang Iran, Rudal Menghantam Salah Satu Pangkalan Militer dan Proyek Nuklir Iran

Akibat serangan ini, baru aja ada pengumuman kalo semua penerbangan ke Teheran, Isfahan, dan Shiraz...

banjir-dubai-dan-curah-hujan-terbesar-dalam-sejarah-75-tahun-terakhir

Banjir Dubai dan Curah Hujan Terbesar Dalam Sejarah 75 Tahun Terakhir

Guys! bencana Ini bener-bener nunjukin kesusahan yang dihadepin sama pemerintah setempat buat bersih...

lebih-dari-92-ribu-nik-dki-jakarta-bakal-kena-suspend-cek-punya-kalian-sekarang

Lebih Dari 92 Ribu NIK DKI Jakarta Bakal Kena Suspend, Cek Punya Kalian Sekarang!

Nah Tapi cek ini, ada prioritas nih buat penonaktifannya. Tahap awalnya, NIK yang bakal disuspend it...

mengejak-soal-zakat-25-dan-salat-pendeta-gilbert-dipolisikan

Mengejak Soal Zakat 2,5% dan Salat Pendeta Gilbert Dipolisikan

Nah, Gilber Lumoindong sendiri, dia bilang kalo dia belum tau soal laporan itu. Tapi, dia minta maaf...

waduh-saling-balas-dendam-antara-iran-dan-israel-akankah-perang-dunia-iii-segera-meletus

Waduh! Saling Balas Dendam Antara Iran dan Israel Akankah Perang Dunia III Segera Meletus?

Nah Gak cuma itu aja, juru bicara militer Israel, Laksamana Muda Daniel Hagari, juga kasih pernyataa...

jadi-pionir-asn-25-kementerian-ini-siap-angkat-koper-ke-ikn

Jadi Pionir! ASN 25 Kementerian Ini Siap Angkat Koper ke IKN

Nih, cerita langsung dari Menteri PANRB, Abdullah Azwar Anas, yang lagi nemenin Presiden di acara to...

wfh-skip-dulu-halal-bihalal-awal-masuk-kantor-bikin-erat-kekeluargaan

WFH Skip Dulu! Halal Bihalal Awal Masuk Kantor Bikin Erat Kekeluargaan

Eh, tau nggak, ternyata Halal Bihalal ini punya cerita sendiri di Indonesia, lho. Ini tradisi asli d...

pasca-lebaran-pintu-awal-bagi-perantau

Pasca Lebaran, Pintu Awal Bagi Perantau?

Terus, yang nggak kalah seru, masalah finansial. Merantau itu nggak murah, bro. Mulai dari sewa kos,...