Kasus Pembunuhan Imam Maskur: Berkas Dilimpahkan ke Peradilan Militer, Tuntutan Terhadap Oknum TNI Akan Berat

Senin, 23 Oktober 2023 17:51

Reporter : Tim Digo.id

top-news

Foto dari Instagram Adrianus Agal

Jakarta, DIGO.ID – Berkas kasus pembunuhan Imam Masykur, yang diduga melibatkan oknum TNI, terutama oknum Paspampres, telah resmi dilimpahkan ke peradilan militer sesuai dengan hukum yang berlaku. Menurut Adrianus Agal SH, MH, seorang praktisi hukum, dasar hukum yang mengatur peradilan militer adalah Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1996 tentang peradilan militer.





Dalam kasus ini, tersangka pelaku pembunuhan akan dihadapkan pada tuntutan hukum yang sangat berat, mengingat pelaku diduga melakukan penganiayaan yang mengakibatkan kematian. Hal ini tentu menjadi perhatian serius, mengingat kasus tersebut telah mencoreng citra dan institusi TNI.


Adrianus Agal SH, MH, juga menyampaikan tuntutannya agar proses persidangan kasus ini berlangsung secara terbuka dan transparan untuk umum. Tidak boleh ada upaya untuk menyembunyikan fakta-fakta penting dalam kasus ini, sehingga keadilan bisa ditegakkan. Selain itu, ia juga berharap bahwa para pelaku dari warga sipil akan diproses di peradilan umum sesuai ketentuan hukum yang berlaku.




Panglima TNI diminta untuk memberikan perhatian khusus terhadap perkembangan kasus ini, sehingga masyarakat dapat memantau dan mempercayai proses persidangan yang berjalan. Penanganan yang adil dan transparan akan menjadi langkah penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi TNI.


Pembaca diingatkan bahwa berita ini mencerminkan pandangan dan tuntutan dari Adrianus Agal SH, MH, sebagai seorang praktisi hukum, dan penanganan kasus tersebut akan mengikuti prosedur hukum yang berlaku.

Redaktur :

TOP NEWS

Berita Terkait


pusat-data-nasional-kena-sabotase-netizen-peringatkan-rencana-teror

Pusat Data Nasional Kena Sabotase, Netizen Peringatkan Rencana Teror!

Alfons Tanujaya bilang kalau Kemenkominfo sama BSSN tuh harusnya dipimpin sama orang yang bener-bene...

kapolda-sumbar-bantah-afif-meninggal-dianiaya-polisi-pihak-yang-viralkan-langsung-dicari

Kapolda Sumbar Bantah Afif Meninggal Dianiaya Polisi, Pihak Yang Viralkan Langsung Dicari!

Kapolda Sumbar, Irjen Suharyono, membantah jika Afif Maulana (13), seorang siswa SMP meninggal karen...

hbd-jokowi-kepuasan-publik-sebesar-756-persen-jadi-kado-spesial

HBD Jokowi! Kepuasan Publik Sebesar 75,6 Persen Jadi Kado Spesial

Hari ini ada yang spesial banget nih, Presiden Jokowi ulang tahun yang ke-63

misi-putin-satukan-aliansi-sampai-ke-vietnam-amerika-serikat-dan-nato-meradang

Misi Putin Satukan Aliansi Sampai ke Vietnam, Amerika Serikat dan NATO Meradang!

Vladimir Putin, baru aja mendarat di Vietnam sekaligus jadi destinasi terakhir dalam tur Asia-nya

dicecar-habis-oleh-kpk-hingga-minta-ganti-penyidik-kusnadi-mengaku-pernah-bertemu-harun-masiku

Dicecar Habis Oleh KPK Hingga Minta Ganti Penyidik, Kusnadi Mengaku Pernah Bertemu Harun Masiku

Sudah lebih dari seminggu setelah KPK bilang telah tahu posisi Harun Masiku, staf Hasto dicecar oleh...

ketua-pbnu-jawab-kritik-cak-imin-soal-fasilitas-jamaah-haji-dari-indonesia

Ketua PBNU Jawab Kritik Cak Imin Soal Fasilitas Jamaah Haji Dari Indonesia

Gus Fahrur bilang kalau pelayanan haji 2024 oleh Kementerian Agama udah lebih bagus dan juga angka k...

ada-kelompok-masyarakat-miskin-baru-karena-judi-online-mereka-berhak-dapat-bansos

Ada Kelompok Masyarakat Miskin Baru Karena Judi Online, Mereka Berhak Dapat Bansos?

Menteri PMK, Muhadjir Effendy memasukkan nama-nama korban judi online ke dalam Data Terpadu Kesejaht...

setidaknya-sudah-ada-37202-nyawa-menghilang-akibat-agresi-israel-pbb-bilang-ini-salah-hamas

Setidaknya Sudah Ada 37.202 Nyawa Menghilang Akibat Agresi Israel, PBB Bilang Ini Salah Hamas

COI anggap Israel berupaya memusnahkan Gaza dengan korban 37.202 nyawa telah menghilang namun PBB be...

nadiem-makarim-minta-kenaikan-anggaran-sebesar-25-triliun-dpr-pertanyakan-dana-daerah-untuk-apa

Nadiem Makarim Minta Kenaikan Anggaran Sebesar 25 Triliun, DPR Pertanyakan Dana Daerah Untuk Apa?

Kemendikbudristek meminta tambahan anggaran sebesar RP 25 triliun ke DPR setelah sebelumnya disepaka...