Jokowi Disebut Segera Terima Jaket PSI, Penegasan Tak Lagi Bersama PDIP?

Bagikan artikel:
DigoID, – Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) disebut akan segera menerima jaket Partai Solidaritas Indonesia (PSI) secara resmi. Penyematan itu dinilai bukan sekadar seremoni, melainkan simbol penegasan arah politik Jokowi yang disebut sudah tidak lagi bersama PDI Perjuangan (PDIP).
Ketua DPP PSI, Bestari Barus, mengatakan proses penyematan jaket kini tinggal menunggu keputusan Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep.
Menurut Bestari, Jokowi sebenarnya sudah pernah mengenakan jaket PSI dalam pertemuan dengan pengurus partai. Namun, momen itu belum dilakukan secara formal.
"Bahkan kalau melihat ke belakang itu pernah sudah, kawan-kawan dari DPP itu datang, ya tidak formal tapi menyematkan jaket juga sudah pernah dan dipakai oleh Pak Jokowi," kata Bestari, Sabtu (13/6).
Bestari menilai penyematan resmi nanti akan menjadi pesan politik yang mudah dipahami publik terkait posisi Jokowi saat ini.
"Kalau simbolis daripada itu diharapkan sebagai satu permakluman bagi seluruh masyarakat republik kita ini, ya nanti Ketua Umum yang akan menyematkan itu pada waktu dan tempat yang nanti diputuskan oleh Ketua Umum," ujarnya.
PSI bahkan mengklaim Jokowi telah menjadi bagian dari partai tersebut sejak lama. Bestari menyebut dirinya berulang kali menyampaikan hal itu kepada publik.
"Pak Jokowi sudah bersama kita di PSI. Tinggal nanti Ketua Umum yang akan mengumumkan secara langsung posisi beliau dan juga mungkin nanti hal-hal lainnya," katanya.
Pernyataan itu memperkuat spekulasi mengenai masa depan politik Jokowi setelah hubungannya dengan PDIP merenggang dalam beberapa waktu terakhir. Hingga kini, belum ada pernyataan langsung dari Jokowi terkait status keanggotaannya di PSI.
Bestari juga menyinggung pidato Jokowi dalam Kongres PSI yang menyatakan akan memberikan dukungan penuh kepada partai berlambang mawar tersebut. Menurutnya, sikap itu menjadi petunjuk kuat mengenai kedekatan politik Jokowi dengan PSI.
"Saya akan mendukung full PSI dan saya akan bekerja keras untuk PSI. Tidak mungkin kader dari partai lain menyatakan itu," ujar Bestari mengutip pernyataan Jokowi.
PSI berharap agenda safari Jokowi ke sejumlah daerah dalam waktu dekat bisa menjadi panggung bagi mantan presiden itu untuk menyampaikan langsung pilihan politiknya kepada publik.
"Kita harapkan Pak Jokowi menyampaikan posisi politiknya bahwa sudah tidak lagi di PDIP tapi sudah ada di PSI bersama kawan-kawan semua yang dikunjungi itu," kata Bestari.
Jika penyematan jaket itu benar terjadi, langkah tersebut berpotensi menjadi babak baru dalam peta politik nasional. Jokowi, yang selama dua periode identik dengan PDIP, akan secara terbuka dikaitkan dengan PSI yang kini dipimpin putra bungsunya, Kaesang Pangarep.
Artikel Terkait
Baca juga artikel menarik lainnya





