digoNEWS

Jelang Muktamar NU, PKB Kabupaten Bandung Gelar Tirakat Politik

Minggu, 23 Agustus 2026 pukul 14.10 WIB
46 views
Jelang Muktamar NU, PKB Kabupaten Bandung Gelar Tirakat Politik

Bagikan artikel:

DigoID, — Menjelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bandung menggelar mujahadah dan tirakat politik. Ratusan kader dikumpulkan untuk berdoa sekaligus memohon agar forum tertinggi NU tersebut terhindar dari berbagai kepentingan yang dapat mengganggu jalannya organisasi.

Mujahadah digelar di kantor DPC PKB Kabupaten Bandung, Sabtu malam. Kegiatan diikuti pengurus, kader, dan simpatisan PKB dari sejumlah kecamatan.

Rangkaian acara dimulai dengan tahlil, mujahadah dan pembacaan sholawat. Istighotsah Hadlratus Syaikh Hasyim ‘Asy’ari kemudian dipimpin Ketua Dewan Syuro DPC PKB Kabupaten Bandung KH Wawan Sofwan.

Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal mengatakan doa bersama tersebut menjadi bagian dari ikhtiar agar kader PKB tetap memegang nilai Ahlussunnah wal Jamaah serta tidak kehilangan arah dalam menjalankan politik.

“Yang kami mohon bukan sekadar kelancaran agenda, tetapi juga kejernihan bagi para ulama dan masyayikh yang akan menjalankan muktamar. Jangan sampai ada kepentingan yang justru mengganggu persatuan NU,” kata Cucun.

Menurut dia, politik yang dijalankan kader PKB harus tetap memiliki pijakan moral. Karena itu, kekuatan spiritual dinilai sama pentingnya dengan kekuatan organisasi dan elektoral.

“Melalui mujahadah ini kami memohon agar kader PKB istiqomah mengabdi kepada rakyat, memperjuangkan nilai-nilai ahlussunnah wal jamaah, dan menjalankan politik yang santun serta berpihak kepada kaum dhuafa,” ujarnya.

Dalam doa bersama itu, peserta juga mengingatkan pentingnya tirakat yang diwariskan para ulama terdahulu. Tirakat dipandang sebagai bentuk ikhtiar batin untuk mencapai tujuan, dengan tetap menyandarkan hasil akhirnya kepada Allah SWT.

Peserta mengamalkan Sholawat Asyghil. Doa tersebut antara lain ditujukan agar pihak-pihak yang berpotensi mengganggu pelaksanaan Muktamar ke-35 NU tidak memiliki ruang untuk memengaruhi proses pengambilan keputusan para ulama.

Cucun menilai Muktamar ke-35 NU harus menjadi momentum untuk memperkuat peran NU sebagai organisasi yang mampu menjaga persatuan umat sekaligus persatuan bangsa.

Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung, Dr H M Dadang Supriatna, mengatakan tirakat politik bukan sekadar kegiatan ritual. Menurutnya, mujahadah menjadi bagian dari upaya membangun kejernihan berpikir dan kebijaksanaan kader ketika menjalankan aktivitas politik.

“Kader jangan hanya kuat secara politik, tetapi juga harus memiliki kekuatan batin. Itu yang kami ikhtiarkan melalui mujahadah dan tirakat ini,” kata Dadang.

Selain doa bersama, kegiatan tersebut menjadi ruang konsolidasi bagi pengurus PKB hingga tingkat DPAC dan ranting. Nilai-nilai perjuangan KH Hasyim Asy’ari kembali ditekankan sebagai pijakan dalam menjalankan politik.

Mujahadah berlangsung dengan pembacaan tahlil, sholawat dan istighotsah hingga doa penutup. PKB Kabupaten Bandung berharap Muktamar ke-35 NU berlangsung lancar dan menghasilkan keputusan yang memperkuat persatuan umat serta bangsa.