digoNEWS

Heboh! Oknum Dosen UPI Diduga Menipu, Pinjam Rp100 Juta dengan Alasan Riset

Rabu, 15 Juli 2026 pukul 09.00 WIB
47 views
Heboh! Oknum Dosen UPI Diduga Menipu, Pinjam Rp100 Juta dengan Alasan Riset

Bagikan artikel:

DigoID, - Nama Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menjadi perbincangan di media sosial setelah muncul unggahan yang menarasikan dugaan penipuan oleh seorang dosen berinisial DS. Dosen bergelar doktor itu diduga meminjam uang sekitar Rp100 juta kepada seorang perempuan dengan alasan untuk keperluan riset, namun hingga kini disebut belum mengembalikan pinjaman tersebut.

Unggahan itu viral dan menyebar luas di berbagai platform media sosial. Dalam narasi yang beredar, korban mengaku kesulitan menghubungi DS dan meminta bantuan warganet untuk melacak keberadaan dosen yang disebut mengajar di UPI tersebut.

Kasus ini memicu perhatian publik karena melibatkan sosok akademisi dari salah satu perguruan tinggi ternama di Jawa Barat. Sejumlah netizen mempertanyakan kebenaran informasi yang beredar, sementara sebagian lainnya meminta pihak kampus segera memberikan penjelasan.

Menanggapi viralnya unggahan tersebut, Kepala Kantor Komunikasi Informasi dan Pelayanan Publik UPI, Vidi Sukmayadi, mengatakan pihak universitas telah menerima informasi yang beredar dan segera meneruskannya kepada pimpinan kampus.

Menurut Vidi, UPI akan menangani persoalan tersebut melalui mekanisme internal yang berlaku sambil tetap menjunjung asas praduga tak bersalah.

"UPI berkomitmen menjunjung tinggi prinsip akuntabilitas, transparansi, dan keadilan, sekaligus menghormati hak seluruh pihak yang berkaitan dengan perkara, termasuk penerapan asas praduga tak bersalah sampai terdapat hasil pemeriksaan yang dapat dipertanggungjawabkan," kata Vidi dalam keterangan tertulis, Selasa (14/7/2026).

UPI juga mengimbau masyarakat dan sivitas akademika agar tidak terburu-buru mengambil kesimpulan. Kampus meminta publik tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi karena dikhawatirkan dapat memicu kesalahpahaman dan mengganggu proses penanganan yang sedang berjalan.

Hingga Selasa malam, belum ada pernyataan dari DS terkait tuduhan yang dialamatkan kepadanya. Belum diketahui pula apakah perkara tersebut telah dilaporkan secara resmi kepada aparat penegak hukum.