Distan Kab. Bandung Serahkan Bantuan KWT Terdampak Inflasi

Rabu, 28 Desember 2022 17:39

Reporter : Siti Ninu Nugraha

top-news

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bandung, Tisna Umaran memberikan bantuan. Dok. Humas Pemkab Bandung

KABUPATEN BANDUNG -- Dinas Pertanian Kabupaten Bandung menyerahkan bantuan berupa 600 paket sembako kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) di seluruh Kecamatan di Kabupaten Bandung. Melalui Program bantuan sosial bagi kelompok wanita tani (Boskita), bantuan diberikan kepada perwakilan KWT di Gedung Oryza Sativa Dinas Pertanian Kabupaten Bandung, pada Selasa, 27 Desember 2022.


Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian Kabupaten Bandung, Yayan Agustian mengatakan, bantuan sosial untuk KWT merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan launching bansos serentak yang dilaksanakan Bupati Bandung. Sebanyak 120 KWT mewakili hadir untuk menerima bantuan tersebut.


"Saat ini sebanyak 600 paket sembako yang didistribusikan kepada para KWT yang ada di Kabupaten Bandung. Sebanyak 120 orang dari sejumlah KWT yang mewakili 600 orang turut hadir dalam penyerahan bansos tersebut," ujar Yayan dalam rilis yang diterima digo id, Rabu, 28 Desember 2022.


Yayan mengatakan, bantuan sosial yang diberikan kepada masing-masing KWT berisi 200 kg beras, 20 kg daging ayam segar, 10 kg telur, dan 10 kg bawang merah. Menurutnya, kegiatan ini memiliki tujuan membantu para petani dan peternak.


Prosesnya, menurut Yayan, Pemerintah Kabupaten Bandung membeli terlebih dahulu hasil produksi pertanian dan peternakan dari KWT kemudian membagikannya secara gratis. Ia berharap bantuan ini dapat meringankan KWT yang terdampak inflasi.


"Kita membeli hasil produksi pertanian dan peternakan mereka, kemudian dibagikan lagi secara gratis kepada KWT yang terdampak inflasi dengan harapan bisa meringankan KWT dengan adanya program bansos ini," lanjut Yayan.


Yayan berharap program ini bisa membantu mencegah stunting di Kabupaten Bandung. Sebagaimana program Pemkab Bandung dalam upaya menurunkan angka stunting di Kabupaten Bandung.


Di sisi lain, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bandung, Tisna Umaran mengatakan, kegiatan KWT seharusnya mengarah kepada aspek bisnis. Menurutnya, hal tersebut dilakukan agar KWT memiliki sifat berkelanjutan dan kemandirian.


"Kalau tidak ada aspek bisnisnya, pasti ketergantungan ke pemerintah. Misalnya, saat ada program kemudian dilaksanakan dan selesai," ujar Tisna.


Tisna menyebut dalam KWT terdapat unsur bisnis, maka kedepannya KWT bisa menyuplai produksi hasil pertanian. Tisna akan mendukung agar KWT bisa berkomunikasi dengan pengelola pasar tani untuk mengambil produk hasil pertanian dari KWT.


"Saya akan mendorong agar KWT ada komunikasi dengan pengelola pasar tani. Jadi pasar tani mengambil produksi hasil pertanian dari KWT," lanjut Tisna.


Menurut Tisna, Pemerintah Kabupaten Bandung akan membantu dari sisi anggaran untuk mewujudkan rencana tersebut. Sehingga kedepannya bisa menguntungkan KWT dan tidak bergantung kepada pemerintah.


"Bantuan stimulan juga berbentuk bisnis atau ekonomi nanti bisa berlanjut. Apalagi kalau menguntungkan bagi KWT, sehingga akan diteruskan, kalau tidak menguntungkan tentunya akan bergantung pada kita," ujar Tisna.


Tisna berharap, setelah ini KWT bisa mandiri secara bisnis. Menurutnya, keberadaan KWT berperan penting dalam penanganan stunting, lingkungan dan lainnya.


"Mandiri dalam bidang bisnis, dari sosial dan ekonominya KWT harus terus berkembang dan ada kemandirian ekonomi dan organisasi," lanjut Tisna.

Redaktur : Hartifiany Praisra

Berita Terkait


peringati-hari-bumi-fkpdas-kota-tasikmalaya-gelar-aksi-tanam-pohon-serentak-bersama-walikota-tasikmalaya

Peringati Hari Bumi, FKPDAS Kota Tasikmalaya Gelar Aksi Tanam Pohon Serentak Bersama Walikota Tasikmalaya

Dalam rangka memperingati Hari Bumi yang jatuh pada 22 April, Forum Koordinasi Pengelolaan Daerah Al...

rangkaian-program-csr-pik-2-mendukung-generasi-emas-indonesia

Rangkaian Program CSR PIK 2: Mendukung Generasi Emas Indonesia

PT Pantai Indah Kapuk Dua, Tbk (PIK 2) kembali membuktikan komitmennya dalam mendukung pembangunan m...

csr-pik-2-dorong-ketahanan-pangan-lewat-budidaya-ikan-teluknaga

CSR PIK 2 Dorong Ketahanan Pangan Lewat Budidaya Ikan Teluknaga

Teluknaga, Tangerang – Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Re...

jalan-dakwah-bersama-ustaz-hilman-fauzi-di-masjid-al-khairiyah-menara-syariah-pik-2

Jalan Dakwah Bersama Ustaz Hilman Fauzi di Masjid Al-Khairiyah, Menara Syariah PIK 2

Tangerang, Banten – PIK 2 kembali menjadi pusat perhatian dengan diselenggarakannya acara Jalan Dakw...

pik-2-gelar-pelatihan-pik-craft-class-untuk-tingkatkan-keterampilan-ibu-ibu-di-teluknaga

PIK 2 Gelar Pelatihan PIK-Craft Class untuk Tingkatkan Keterampilan Ibu-Ibu di Teluknaga

Dalam upaya meningkatkan keterampilan dan memberdayakan masyarakat sekitar, Community Development PI...

satrio-sugeng-prayitno-maestro-pembuat-jalan-di-perbatasan-indonesia

Satrio Sugeng Prayitno, Maestro Pembuat Jalan di Perbatasan Indonesia

Semasa mengabdi untuk negara di Kementerian PUPR, hampir semua waktu Ir. Satrio Sugeng Prayitno, M.M...

pusat-data-nasional-kena-sabotase-netizen-peringatkan-rencana-teror

Pusat Data Nasional Kena Sabotase, Netizen Peringatkan Rencana Teror!

Alfons Tanujaya bilang kalau Kemenkominfo sama BSSN tuh harusnya dipimpin sama orang yang bener-bene...

kapolda-sumbar-bantah-afif-meninggal-dianiaya-polisi-pihak-yang-viralkan-langsung-dicari

Kapolda Sumbar Bantah Afif Meninggal Dianiaya Polisi, Pihak Yang Viralkan Langsung Dicari!

Kapolda Sumbar, Irjen Suharyono, membantah jika Afif Maulana (13), seorang siswa SMP meninggal karen...

hbd-jokowi-kepuasan-publik-sebesar-756-persen-jadi-kado-spesial

HBD Jokowi! Kepuasan Publik Sebesar 75,6 Persen Jadi Kado Spesial

Hari ini ada yang spesial banget nih, Presiden Jokowi ulang tahun yang ke-63