Detik-detik Penumpang Ryanair Nyaris Tersedot Keluar Pesawat, Istri Bertahan Pegangi Kakinya 5 Menit

Bagikan artikel:
DigoID, - Seorang penumpang pesawat Ryanair nyaris tersedot keluar kabin setelah jendela di samping kursinya terlepas saat pesawat mengudara. Insiden mengerikan itu terjadi dalam penerbangan dari Thessaloniki, Yunani, menuju Memmingen, Jerman, Jumat (10/7) pagi waktu setempat.
Data pelacakan penerbangan menunjukkan pesawat baru sekitar 10 menit mengudara ketika mendadak turun dari ketinggian sekitar 9.000 kaki. Sesaat sebelumnya, para penumpang mengaku mendengar suara ledakan yang diikuti dekompresi di dalam kabin.
Situasi berubah panik. Masker oksigen langsung jatuh dari langit-langit kabin, sementara seorang pria yang duduk di dekat jendela hampir tersedot keluar pesawat.
"Istrinya memegang kakinya selama sekitar lima menit untuk mencegahnya tersedot keluar," kata Presiden Federasi Karyawan Rumah Sakit Umum Panhellenik, Michalis Giannakos.
Pria berusia 61 tahun asal Serbia itu mengalami luka bakar akibat gesekan dan syok. Meski sempat beberapa kali kehilangan kesadaran, kondisinya dilaporkan tetap sadar saat menjalani perawatan di rumah sakit.
Kesaksian para penumpang menggambarkan kepanikan yang terjadi di dalam kabin. Christina, salah satu penumpang, mengatakan mereka langsung menyadari telah terjadi dekompresi setelah mendengar suara keras.
"Terdengar teriakan di mana-mana. Kepala dan bahu seorang penumpang sudah berada di luar jendela. Untungnya dia masih mengenakan sabuk pengaman," ujarnya kepada Radio Thessaloniki.
Ia juga mengaku sempat mengira pintu darurat terbuka karena tekanan udara berubah drastis. Selain masker oksigen yang keluar otomatis, kabin dipenuhi bau menyengat.
Penumpang lain bernama Sofia mengaku tidak tahu apakah seluruh penumpang akan selamat.
"Kami pikir pesawat akan jatuh. Dekompresinya sangat ekstrem. Rasanya kami tidak bisa bernapas. Pria itu mengalami pendarahan dan beberapa kali kehilangan kesadaran, kemungkinan karena kekurangan oksigen dan syok," katanya.
Ryanair membenarkan pesawat kembali ke Bandara Thessaloniki tidak lama setelah lepas landas karena jendela penumpang terlepas saat penerbangan.
"Pesawat mendarat dengan normal dan seluruh penumpang kembali ke terminal. Seorang penumpang meminta bantuan medis dan telah mendapat penanganan di darat," demikian pernyataan maskapai.
Sejumlah penumpang menduga jendela pecah akibat serpihan mesin jet. Namun hingga kini Ryanair belum memberikan penjelasan mengenai penyebab dugaan tersebut.
Pesawat yang dioperasikan Malta Air, anak perusahaan Ryanair, diketahui telah berusia sekitar 18 tahun.
Operator Bandara Thessaloniki, Fraport Greece, menyatakan penyebab insiden kini diselidiki Otoritas Investigasi Keselamatan Udara dan Kereta Api Yunani. Otoritas Penerbangan Irlandia (IAA) juga menyatakan siap membantu proses investigasi.
Mantan pilot maskapai, Chris Brady, menilai insiden itu bisa berakhir jauh lebih fatal apabila korban tidak mengenakan sabuk pengaman.
"Selalu kenakan sabuk pengaman selama penerbangan, meski lampu tanda sabuk pengaman sudah dimatikan. Kondisi seperti ini atau turbulensi bisa terjadi kapan saja," ujarnya.
Artikel Terkait
Baca juga artikel menarik lainnya






