Amazon Dikabarkan Akan PHK Sekitar 10 Ribu Karyawannya
Rabu, 16 November 2022 10:30
Reporter : Siti Ninu Nugraha
Amazon dikabarkan akan memberhentikan sekitar 10 ribu karyawannya. (Dok. Reuters)
BANDUNG -- Amazon dikabarkan akan memberhentikan sekitar 10 ribu karyawannya mulai pekan ini. Hal ini disampaikan oleh seseorang yang mengetahui informasi tersebut, Senin 14 November 2022.
Dilansir Reuters, berdasarkan yang dilaporkan New York Times, Amazon akan memberhentikan sekitar 3 persen dari staf perusahaan tersebut. Untuk jumlah pastinya, Amazon akan meninjau dari prioritas pegawai.
Dikabarkan pula, Amazon akan memberhentikan organisasi perangkatnya (seperti asisten suaranya Alexa). Selain itu, Amazon juga kabarnya bakal memutus hubungan kerja para pegawai dari divisi sumber daya manusia dan ritelnya. Tetapi hingga kini keterangan dari Amazon masih belum jelas.
Pemecatan tersebut berkaitan dengan lingkungan makroekonomi yang tidak pasti. Saat ini hal tersebut sedang dialami Amazon dan perusahaan lainnya.
PHK besar-besaran ini terjadi di seluruh sektor teknologi yang waspada terhadap resesi. Minggu lalu juga Facebook Meta Platforms Inc (META.0) mengeluakan lebih dari 11 ribu tenaga kerja atau sekitar 13 persen dari keseluruhan wartawan untuk mengendalikan biaya.
Amazon memperkirakan adanya perlambatan penjualan setelah biasanya pada musim liburan hasil laporannya menguntungkan. Chief Financial Officer, Brian Olsavsky mengatakan agar anggaran belanja rumah tangga harus lebih ketat dan terus bergulat dengan inflasi tinggi dan biaya energi.
Beberapa tahun terakhir, Amazon mengalami kerugian operasional tahunan lebih dari lima miliar Dolar Amerika Serikat. Jumlah karyawan Amazon sendiri lebih dari 1,5 juta per 30 September 2022.
Adanya pemberhentian pekerja akan direncanakan berjumlah kurang dari satu persen dari tenaga kerja hariannya.
Lebih lanjut, saham Amazon turun sebesar 40 persen pada tahun ini. Amazon turun 1,1 persen pada 99,67 dolar Amerika Serikat pada Senin, 14 November 2022.
