Sarwendah Minta Maaf Usai Video Viral, Akui Ucapannya Picu Kegaduhan dan Seruan Boikot

Bagikan artikel:
DigoID, - Selebgram Sarwendah akhirnya buka suara setelah potongan video siaran langsungnya viral di media sosial dan memicu gelombang kritik hingga seruan boikot terhadap produk-produk yang ia promosikan.
Melalui pernyataan yang diunggah di media sosial, Sarwendah mengakui telah bersikap kurang bijak saat berbicara di ruang publik. Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas kegaduhan yang ditimbulkan.
"Saya menyadari potongan video yang beredar tersebut sudah membuat kegaduhan di media sosial," kata Sarwendah.
Mantan istri Ruben Onsu itu mengakui ucapannya dalam video tersebut tidak mencerminkan sikap yang baik maupun rendah hati.
"Saya menyadari bahwa kata-kata saya tersebut tidak menunjukkan kebaikan maupun kerendahan hati," ujarnya.
Sarwendah mengatakan kejadian tersebut menjadi pelajaran penting baginya untuk lebih memahami dampak dari setiap ucapan yang disampaikan kepada publik.
"Kedepan saya perlu lebih bijak lagi, lebih mengenal dampak yang bisa saya perbuat di ruang publik," katanya.
Dalam pernyataan yang sama, Sarwendah juga meminta masyarakat memberikan ruang untuk menyelesaikan persoalan pribadinya secara kekeluargaan.
"Saya mohon kepada semua untuk memberikan ruang dan waktu bagi saya menyelesaikan urusan pribadi saya ini dengan lebih baik secara kekeluargaan dan penuh kedewasaan," ucapnya.
Kontroversi bermula dari potongan video live shopping yang memperlihatkan Sarwendah sedang siaran bersama kekasihnya, Giorgio Antonio. Dalam video yang beredar luas, Sarwendah terdengar menyinggung nominal nafkah sebesar Rp200 juta yang dikaitkan dengan mantan suaminya, Ruben Onsu.
"Rp200 juta itu berapa kali live sih, oh my God. Rp200 juta apa sih, berapa sih Rp200 juta," ucap Sarwendah dalam video tersebut.
Video itu kemudian memicu reaksi keras dari warganet. Kritik semakin meluas setelah Sarwendah juga menyinggung isu orientasi seksual dan melontarkan kata-kata kasar saat siaran berlangsung.
Ucapan tersebut dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial dan menuai kecaman. Sejumlah pengguna internet menilai pernyataan Sarwendah tidak pantas disampaikan di ruang publik, terlebih sebagai figur publik yang memiliki jutaan pengikut.
Dampaknya, muncul seruan boikot terhadap berbagai produk yang dipromosikan Sarwendah. Tagar dan unggahan yang mengajak publik menghentikan dukungan terhadap endorsement maupun aktivitas komersialnya ramai bermunculan di media sosial.
Hingga kini, Sarwendah belum memberikan penjelasan lebih rinci terkait konteks lengkap percakapan dalam video viral tersebut. Namun ia menegaskan telah menyadari kesalahannya dan meminta maaf kepada seluruh pihak yang terdampak.
Artikel Terkait
Baca juga artikel menarik lainnya





