Karang Taruna Asoka Ciwidey Tembus Prestasi Nasional, Ruli Yuliana Dorong Karang Taruna Jadi Solusi Masalah Sosial

Bagikan artikel:
DigoID, – Karang Taruna Asoka Desa Ciwidey, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, meraih juara harapan I dalam lomba Karang Taruna berprestasi tingkat nasional 2026. Capaian ini diharapkan menjadi pemicu bagi organisasi kepemudaan di Kabupaten Bandung untuk memperluas kontribusi dalam menyelesaikan persoalan sosial di masyarakat.
Ketua Karang Taruna Kabupaten Bandung, Ruli Yuliana, menyebut keberhasilan Asoka Ciwidey sebagai pencapaian yang patut diapresiasi. Menurut dia, prestasi tersebut membuktikan Karang Taruna tingkat desa mampu bersaing di tingkat nasional sekaligus menjadi inspirasi bagi organisasi sejenis di daerah lain.
“Ini sebuah prestasi di luar ekspektasi kita. Kita sangat bersyukur karena teman-teman Asoka Desa Ciwidey sudah masuk di tataran elite nasional dan menjadi role model Karang Taruna bagi Kementerian Sosial dan Pengurus Nasional Karang Taruna se-Indonesia,” ujar Ruli dalam kegiatan Bulan Bakti Nasional Karang Taruna 2026 di Yogyakarta.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bandung Ningning Hendasah, unsur asisten daerah, serta pengurus Karang Taruna tingkat kecamatan dan desa.
Ruli mengatakan, penghargaan yang diraih Asoka Ciwidey tidak boleh membuat organisasi berpuas diri. Sebaliknya, capaian itu harus menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan dan memastikan Karang Taruna menjalankan fungsi sosial secara konsisten.
Ia berharap dukungan pemerintah daerah terhadap Karang Taruna terus berlanjut agar organisasi tersebut mampu menghadirkan program yang menjawab kebutuhan masyarakat, terutama dalam penanganan berbagai persoalan sosial di tingkat desa.
Ruli juga mengapresiasi Bupati Bandung Dadang Supriatna yang dinilai memberikan dukungan terhadap pengembangan Karang Taruna. Dalam kegiatan yang sama, Dadang menerima penghargaan dari Kementerian Sosial atas peran dan dukungannya dalam meningkatkan kontribusi Karang Taruna di Kabupaten Bandung.
Bulan Bakti Nasional Karang Taruna 2026 juga diisi dengan diskusi perempuan Karang Taruna untuk mendorong keterlibatan perempuan dalam organisasi. Sejumlah kegiatan sosial turut dijadwalkan berlangsung di Bantul, sementara Karang Taruna Fest digelar di Alun-Alun Sleman.
Bagi Ruli, ukuran keberhasilan Karang Taruna bukan terletak pada besarnya organisasi atau atribut yang dikenakan pengurus, melainkan pada dampak nyata bagi masyarakat.
“Kehadiran Karang Taruna bukan hanya pengurusnya banyak, bajunya bagus, tetapi betul-betul memberikan manfaat dan menjadi solusi dari setiap permasalahan sosial di wilayah kita masing-masing,” katanya.
Artikel Terkait
Baca juga artikel menarik lainnya






