digoNEWS

7 Peraturan Aneh di Dunia yang Nggak Ada di Indonesia, Jangan Sampai Kena Sanksi!

Selasa, 14 Juli 2026 pukul 19.03 WIB
18 views
7 Peraturan Aneh di Dunia yang Nggak Ada di Indonesia, Jangan Sampai Kena Sanksi!

Bagikan artikel:

DigoID – Setiap negara punya budaya dan aturan yang berbeda. Hal yang dianggap biasa di Indonesia, ternyata bisa berujung denda bahkan proses hukum di negara lain.

Kalau kamu berencana liburan ke luar negeri, jangan cuma cari tempat wisata. Kenali juga aturan setempat agar perjalanan tetap aman dan bebas masalah.

1. Thailand: Jangan Injak Uang Baht

Semua uang Baht bergambar Raja Thailand. Menginjak atau memperlakukan uang secara tidak hormat dapat dianggap sebagai penghinaan terhadap simbol kerajaan dan berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum.

2. Singapura: Permen Karet Dilarang Dijual

Singapura melarang penjualan dan impor permen karet, kecuali untuk kebutuhan medis atau kesehatan tertentu. Kebijakan ini diterapkan untuk menjaga kebersihan fasilitas umum dan transportasi publik.

3. Yunani: Dilarang Pakai High Heels di Situs Bersejarah

Wisatawan tidak diperbolehkan memakai sepatu hak tinggi di sejumlah situs arkeologi karena dikhawatirkan merusak batu-batu kuno yang menjadi warisan sejarah.

4. Italia: Jangan Kasih Makan Merpati di Venesia

Memberi makan merpati di kawasan wisata seperti Piazza San Marco, Venesia, dilarang karena dianggap merusak bangunan bersejarah dan mengganggu kebersihan kota.

5. Jerman: Kehabisan Bensin di Autobahn Bisa Kena Sanksi

Di jalan bebas hambatan (Autobahn), kehabisan bahan bakar dianggap sebagai kelalaian yang sebenarnya bisa dicegah. Pengemudi dapat dikenai sanksi karena membahayakan pengguna jalan lain.

6. Sri Lanka: Jangan Selfie Membelakangi Patung Buddha

Berfoto dengan membelakangi patung Buddha dianggap tidak menghormati simbol keagamaan. Dalam beberapa kasus, wisatawan dapat dikenai tindakan hukum atau deportasi.

7. Uni Emirat Arab (UEA): Jangan Sembarangan Memaki

Mengucapkan kata-kata kasar, menghina orang lain, atau membuat gestur yang dianggap ofensif, termasuk melalui media sosial, dapat berujung pada sanksi hukum di UEA.

Peraturan-peraturan tersebut mungkin terdengar tidak biasa bagi sebagian orang. Namun, aturan itu dibuat berdasarkan nilai budaya, sejarah, keamanan, atau ketertiban yang dijunjung tinggi di masing-masing negara.

Karena itu, sebelum bepergian ke luar negeri, pastikan kamu memahami aturan lokal agar liburan tetap menyenangkan tanpa berurusan dengan hukum.