digoNEWS

3.019 Lowongan Kerja Dibuka, Tapi Kenapa Cari Kerja Masih Sesusah Itu?

Rabu, 19 Agustus 2026 pukul 17.06 WIB
6 views
3.019 Lowongan Kerja Dibuka, Tapi Kenapa Cari Kerja Masih Sesusah Itu?

Bagikan artikel:

DIGO.ID – Ribuan lowongan kerja tersedia di Bandung. Tapi buat banyak pencari kerja, mendapatkan pekerjaan tetap belum otomatis menjadi perkara mudah.

Lewat Job Fair Future Connect 2026, Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung menyediakan 3.019 lowongan dari 30 perusahaan. Kesempatan tersebut terbuka untuk berbagai jenjang pendidikan, mulai dari lulusan SMP, SMA/SMK, Diploma, S1, hingga S2.

Sekilas, angkanya terlihat besar.

Tapi pertanyaannya:

Kenapa banyak orang masih merasa susah mendapatkan kerja?

Lowongan Ada, Tapi Belum Tentu Cocok

Masalah pertama adalah mismatch.

Perusahaan bisa punya lowongan, tetapi kandidat yang datang belum tentu memiliki skill yang dibutuhkan. Sebaliknya, pencari kerja juga bisa punya kemampuan, tetapi posisi yang tersedia belum tentu sesuai dengan latar belakang maupun ekspektasinya.

Jadi persoalannya bukan cuma:

“Ada lowongan atau tidak?”

Tetapi juga:

“Apakah lowongannya cocok dengan skill yang dimiliki?”

Fresh Graduate Kena Masalah Klasik

Banyak lulusan baru juga menghadapi lingkaran yang cukup bikin frustrasi:

Butuh pengalaman untuk dapat kerja.
Tapi butuh kerja untuk dapat pengalaman.

Tidak sedikit perusahaan memasang persyaratan pengalaman, bahkan untuk posisi yang terlihat sebagai pekerjaan level awal.

Pada akhirnya, fresh graduate harus bersaing bukan hanya dengan sesama lulusan baru, tetapi juga dengan kandidat yang sudah memiliki pengalaman kerja.

Ijazah Saja Makin Tidak Cukup

Pasar kerja juga terus berubah.

Perusahaan semakin melihat kemampuan praktis seperti komunikasi, digital skills, problem solving, kemampuan menggunakan teknologi, hingga kemampuan beradaptasi.

Karena itu, punya ijazah bukan lagi satu-satunya tiket masuk dunia kerja.

Yang dicari perusahaan semakin bergeser ke pertanyaan:

“Kamu bisa melakukan apa?”

Bandung Sudah Coba Mendekatkan Perusahaan dan Pencari Kerja

Disnaker Kota Bandung sendiri mengubah pola penyelenggaraan job fair pada 2026 dengan membuat kegiatan lebih sering dan tersebar di berbagai wilayah.

Tujuannya agar pencari kerja tidak hanya menunggu lowongan muncul di internet, tetapi bisa bertemu langsung dengan perusahaan dan memahami kebutuhan industri.

Selain job fair luring, Disnaker Bandung juga menggelar bursa kerja daring yang pada Juni 2026 menyediakan 2.595 lowongan.

Artinya, peluang memang terus dibuka.

Jadi, Apa Masalahnya?

Angka 3.019 lowongan menunjukkan bahwa kesempatan kerja tetap ada.

Tetapi kesempatan tersebut belum tentu otomatis berubah menjadi pekerjaan bagi semua orang.

Ada persoalan skill, pengalaman, lokasi, jenis pekerjaan, ekspektasi gaji, hingga kebutuhan industri yang membuat proses mencari kerja tetap panjang.

Dan ini bukan cuma persoalan Bandung.

Ini menggambarkan tantangan yang dihadapi banyak anak muda saat masuk ke dunia kerja:

Pendidikan selesai.
CV sudah dikirim.
Interview sudah berkali-kali.
Tapi email “selamat, Anda diterima” belum juga datang.

Jadi, mungkin masalahnya bukan karena lowongan kerja tidak ada.

Melainkan karena dunia kerja bergerak lebih cepat daripada kemampuan kita beradaptasi dengannya.

Sumber: Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung, ANTARA, dan detikJabar.