Tanggal Tua Bukan Lagi Drama, Gen Z dan Milenial Pilih Bekal, Promo, hingga Stop PayLater

Bagikan artikel:
DigoID, - Tanggal tua tak lagi identik dengan keluhan di media sosial. Banyak Gen Z dan milenial kini mengubah cara mengelola uang dengan menerapkan gaya hidup hemat atau frugal living demi menjaga kondisi keuangan tetap aman hingga gajian berikutnya.
Perubahan itu terlihat dari kebiasaan sehari-hari. Nongkrong di kafe mulai dikurangi, makan di luar diganti membawa bekal atau memasak sendiri, sementara belanja lebih banyak dilakukan saat ada promo, cashback, atau voucher dari aplikasi digital.
Pola tersebut muncul sebagai respons terhadap meningkatnya biaya hidup dan keinginan anak muda agar tidak terjebak utang konsumtif, terutama menjelang akhir bulan ketika isi dompet mulai menipis.
Selain berburu diskon, banyak anak muda juga memangkas pengeluaran rutin. Layanan hiburan berbayar mulai dihentikan sementara, penggunaan kendaraan pribadi dikurangi dengan beralih ke transportasi umum, hingga membatasi pengeluaran yang dianggap tidak mendesak.
Cara lain yang banyak diterapkan adalah membagi sisa uang ke dalam pos pengeluaran mingguan. Sistem ini dinilai membantu menjaga arus kas sehingga pengeluaran tidak habis dalam beberapa hari setelah menerima gaji.
Tak sedikit pula yang mulai lebih berhati-hati menggunakan fasilitas PayLater. Layanan tersebut hanya dipakai untuk kebutuhan penting, bahkan sebagian memilih menghindarinya sama sekali agar tidak terbebani cicilan pada bulan berikutnya.
Pengelolaan keuangan juga mulai dilakukan dengan membuat anggaran yang lebih disiplin. Salah satu metode yang banyak digunakan adalah pembagian dana menjadi 50 persen untuk kebutuhan pokok, 30 persen untuk tabungan atau investasi, dan 20 persen untuk hiburan atau kebutuhan pribadi.
Di sisi lain, anak muda juga mulai mencari sumber penghasilan tambahan agar tidak hanya bergantung pada gaji bulanan. Mengikuti kursus daring, mempelajari keterampilan digital, hingga membuka pekerjaan sampingan menjadi pilihan untuk meningkatkan pemasukan.
Perubahan kebiasaan tersebut menunjukkan bahwa frugal living kini bukan sekadar tren di media sosial. Bagi banyak Gen Z dan milenial, hidup hemat menjadi strategi untuk menjaga kesehatan finansial, menghindari utang konsumtif, dan membangun kondisi keuangan yang lebih stabil di tengah tekanan biaya hidup yang terus meningkat.
Artikel Terkait
Baca juga artikel menarik lainnya






