Rajiv Klaim Sudah Sambangi 555 Titik di Dapil Jabar II, Soroti Keluhan Desil dan Infrastruktur Petani

Bagikan artikel:
DigoID, – Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Rajiv, mengklaim telah menjangkau sedikitnya 555 titik kegiatan dan pertemuan dengan masyarakat di daerah pemilihan (Dapil) Jawa Barat II yang meliputi Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat.
Rajiv menyebut intensitas turun ke masyarakat tersebut sebagai bentuk komitmennya menjaga komunikasi dengan konstituen sekaligus menyerap berbagai persoalan yang perlu diperjuangkan di tingkat pusat.
Hal itu disampaikannya saat menggelar kegiatan jalan bersama masyarakat dan relawan di kawasan Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (31/10/2026). Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 dan menyambut HUT ke-15 Partai NasDem.
"Ini momentum yang tepat bagi saya untuk kembali melakukan konsolidasi dan mempererat silaturahmi. Ini juga bentuk komitmen saya kepada masyarakat saat kampanye. Saya berjanji akan selalu ada bersama mereka, tidak akan pernah melupakan mereka, dan akan terus bersama rakyat," kata Rajiv.
Ia menegaskan, hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat tidak boleh hanya terjalin menjelang pemilihan umum. Menurutnya, kehadiran seorang legislator harus dibuktikan selama menjalankan amanah, bukan sekadar ketika membutuhkan dukungan suara.
Bahkan, Rajiv mengingatkan kembali pernyataannya saat kampanye bahwa masyarakat tidak perlu memilihnya kembali apabila dirinya sampai melupakan rakyat.
"Dulu saat kampanye saya bilang, kalau saya lupa kepada masyarakat, tidak usah pilih saya lagi. Karena bagi saya, kerja politik bukan pekerjaan jangka pendek, tetapi kerja jangka panjang. Tidak bisa hanya turun ketika mau kampanye saja," tegasnya.
Dari berbagai kunjungan tersebut, Rajiv mengaku menemukan sejumlah persoalan yang masih dikeluhkan masyarakat. Salah satu yang belakangan banyak disampaikan warga adalah pengelompokan desil kesejahteraan yang menjadi salah satu acuan dalam pendataan dan penentuan sasaran program bantuan sosial.
Selain itu, persoalan sektor pertanian juga menjadi perhatian, terutama terkait keterbatasan infrastruktur penunjang aktivitas petani.
Sebagai anggota Komisi IV DPR RI yang membidangi pertanian, pangan, kehutanan, kelautan, dan perikanan, Rajiv menyebut pembangunan jalan usaha tani menjadi salah satu kebutuhan yang terus diperjuangkan.
Menurutnya, akses jalan usaha tani berperan penting dalam memperlancar distribusi sarana produksi maupun pengangkutan hasil panen. Terlebih, kebijakan efisiensi anggaran membuat kemampuan pemerintah daerah dalam membiayai pembangunan semakin terbatas.
"Yang paling banyak dikeluhkan belakangan ini salah satunya soal desil. Kemudian persoalan para petani. Kalau untuk pertanian, itu memang menjadi bidang kerja komisi saya. Jalan usaha tani kita bantu, kebutuhan petani kita perjuangkan. Apalagi sekarang ada efisiensi anggaran di mana-mana, sehingga kemampuan pemerintah kabupaten juga terbatas," ungkapnya.
Rajiv mengatakan, berbagai keluhan tersebut diupayakan penyelesaiannya secara bertahap. Ia mengakui tidak semua persoalan masyarakat bisa dituntaskan sekaligus, tetapi aspirasi yang diterima harus tetap diperjuangkan melalui kewenangan yang dimilikinya.
"Keluhan masyarakat itu satu per satu kita upayakan penyelesaiannya. Memang tidak bisa semuanya sekaligus. Tetapi pelan-pelan saya usahakan, sebelum periode berikutnya, paling tidak saya bisa mengurangi beban masyarakat dengan kemampuan yang saya miliki," katanya.
Di sisi lain, Rajiv menilai kegiatan jalan bersama tersebut tidak hanya menjadi ajang olahraga dan silaturahmi, tetapi juga sarana memperkuat konsolidasi relawan dan masyarakat di wilayah dapilnya.
Ia mengaku antusiasme warga yang hadir bahkan melampaui perkiraan awal. Partisipasi tersebut, menurutnya, menjadi dorongan sekaligus tanggung jawab untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat Jawa Barat II.
Mengaitkan kegiatan tersebut dengan peringatan Sumpah Pemuda, Rajiv juga menyoroti pentingnya keterlibatan generasi muda dalam kehidupan politik. Ia ingin menunjukkan bahwa anak muda tidak cukup hanya hadir dalam kontestasi politik, tetapi harus mampu membuktikan keberpihakan melalui kerja nyata.
"Kegiatan ini bagian dari menyambut HUT Partai NasDem sekaligus memperingati Sumpah Pemuda. Karena saya anak muda, saya ingin menunjukkan bahwa di Jawa Barat II masih ada anak muda bernama Rajiv yang terus hadir bersama rakyat," tandasnya.
Rajiv berharap komunikasi dengan masyarakat dan relawan tetap terjaga selama masa jabatannya. Ia menegaskan, kepercayaan publik harus dijawab dengan konsistensi hadir di tengah masyarakat serta memperjuangkan persoalan yang mereka hadapi.
Artikel Terkait
Baca juga artikel menarik lainnya






