digoNEWS

Menteri LH Jumhur Minta Seluruh Kepala Daerah Siaga, Kebakaran TPA Jadi Alarm Nasional

Senin, 6 Juli 2026 pukul 07.03 WIB
33 views
Menteri LH Jumhur Minta Seluruh Kepala Daerah Siaga, Kebakaran TPA Jadi Alarm Nasional

Bagikan artikel:

DigoID, - Setelah enam hari berjibaku melawan kobaran api, tim gabungan akhirnya berhasil mengendalikan kebakaran besar di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang. Area yang semula terbakar hingga sekitar 70 persen kini menyisakan sekitar 3,6 persen yang masih dalam proses pemadaman.

Meski kondisi terus membaik, pemerintah mengingatkan ancaman belum benar-benar berakhir. Cuaca panas selama musim kemarau masih berpotensi memicu api kembali menyala jika pengawasan di lokasi melemah.

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Moh Jumhur Hidayat, turun langsung meninjau lokasi pada Minggu (5/7/2026). Ia memastikan proses penanganan berjalan sesuai rencana sekaligus mengecek dampak lingkungan akibat kebakaran yang berlangsung hampir sepekan.

"Alhamdulillah, ini hari keenam dan berkat kerja keras semua pihak, mulai dari BNPB, Pemerintah Kabupaten Tangerang, Kementerian Kehutanan melalui Manggala Agni, Dinas Kesehatan, hingga dukungan berbagai kementerian, kondisi kebakaran terus membaik. Dari sekitar 70 persen area yang semula terbakar, kini tinggal sekitar 3,6 persen. Mudah-mudahan sore atau besok bisa benar-benar tuntas," kata Jumhur.

Penanganan dilakukan secara bersamaan melalui berbagai metode. Selain water bombing menggunakan helikopter, tim di darat terus menyiram dan menginjeksikan air ke lapisan bawah timbunan sampah yang masih menyimpan bara api. Cara ini dinilai efektif karena kebakaran di TPA umumnya terjadi hingga ke bagian dalam tumpukan sampah sehingga sulit dipadamkan hanya dari permukaan.

Pemerintah juga masih berupaya menambah dukungan armada helikopter agar proses pendinginan bisa dipercepat hingga seluruh titik api benar-benar padam.

Meski optimistis api segera dapat dipadamkan, Jumhur meminta seluruh pemerintah daerah tidak lengah. Ia menegaskan pengelolaan TPA harus memasuki fase siaga karena musim kemarau berpotensi meningkatkan risiko kebakaran di berbagai daerah.

"Saya meminta seluruh bupati dan wali kota yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan sampah agar memastikan kesiapsiagaan menghadapi El Nino atau kemarau panjang. Pastikan tidak ada aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran di sekitar TPA, siapkan sumber air, dekatkan sarana pemadam kebakaran, dan lakukan mitigasi sejak dini," tegasnya.

Sebagai langkah pencegahan secara nasional, Kementerian Lingkungan Hidup telah menerbitkan Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup Nomor 11 Tahun 2026 tentang Kesiapsiagaan dan Antisipasi Kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir pada Kondisi Cuaca Panas Ekstrem. Surat edaran tersebut menjadi acuan bagi pemerintah daerah untuk memperkuat sistem pencegahan sebelum kebakaran terjadi.

Sementara itu, Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Budi Irawan, mengatakan operasi pemadaman belum dihentikan. Selain water bombing dan injeksi air, BNPB juga menyiapkan opsi modifikasi cuaca apabila kondisi atmosfer mendukung.

"Untuk modifikasi cuaca kami masih menunggu terbentuknya awan yang memenuhi syarat. Berdasarkan informasi BMKG, dalam sekitar enam hingga tujuh hari ke depan terdapat potensi awan sehingga akan segera kami manfaatkan. Sementara itu, water bombing tetap dilaksanakan dan pemadaman dari bawah dilakukan menggunakan metode injeksi air ke dalam timbunan sampah," ujarnya.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Tangerang memastikan dampak kebakaran terhadap warga terus dipantau. Posko kesehatan masih beroperasi untuk melayani masyarakat yang terdampak asap maupun petugas yang bekerja di lapangan.

Bupati Tangerang Maesyal Rasyid mengatakan keselamatan warga dan petugas menjadi prioritas selama operasi berlangsung. Menurutnya, hingga saat ini belum ada warga terdampak yang harus dirujuk ke rumah sakit.

"Sesuai arahan Bapak Menteri, yang utama adalah memastikan keselamatan petugas dan masyarakat. Dinas Kesehatan terus siaga di posko-posko pengungsian sejak hari pertama. Masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan telah ditangani dan sampai saat ini tidak ada yang harus dirujuk ke rumah sakit," kata Maesyal.

KLH/BPLH menegaskan pengawasan di TPA Jatiwaringin akan terus dilakukan hingga seluruh bara api dipastikan padam. Pemerintah juga menjadikan peristiwa ini sebagai peringatan bagi daerah lain untuk memperkuat mitigasi kebakaran di tempat pemrosesan sampah sebelum puncak musim kemarau tiba.

Sumber : Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup